Pengaruh Penambahan Myristic Acid dan Tanin Terkondensasi pada Pakan Lengkap Berbasis Jerami Jagung Terhadap Nilai Degradasi dan Konsentrasi Nh3 Secara In Vitro Produksi Gas
{"title":"Pengaruh Penambahan Myristic Acid dan Tanin Terkondensasi pada Pakan Lengkap Berbasis Jerami Jagung Terhadap Nilai Degradasi dan Konsentrasi Nh3 Secara In Vitro Produksi Gas","authors":"Dhesinta Pangestuti, S. Chuzaemi, M. Mashudi","doi":"10.21776/ub.jnt.2023.006.01.3","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengevaluasi pengaruh suplementasi Myristic acid dan tanin terkondensasi pada pakan lengkap berbasis jerami jagung terhadap nilai degradasi bahan kering (DBK), nilai degradasi bahan organik (DBO), rumen degradable protein (RDP) undegradable protein (UDP), dan konsentrasi NH3 secara in vitro produksi gas. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pakan sumber serat antara lain jerami jagung dan kulit kopi serta konsentrat yang disusun menjadi pakan lengkap (completed feed). Bahan aditif yang digunakan adalah tanin terkondensasi dan Myristic acid. Metode penelitian yang digunakan adalah metode percobaan secara in vitro dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P1: jerami jagung 40% + Konsentrat 60%; P2: jerami jagung 40% + Konsentrat 60% + Tanin Terkondensasi 3% Kg BK + Myristic acid 20 g/kg BK; P3: jerami jagung 40% + Konsentrat 60% + Tanin Terkondensasi 3% Kg BK + Myristic acid 30 g/kg BK; P4: jerami jagung 40% + Konsentrat 60% + Tanin Terkondensasi 3 % Kg BK + Myristic acid 40 g/kg BK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tanin terkondensasi dan myristic acid pada pakan lengkap memberikan pengaruh tidak berbeda nyata (P<0,05) terhadap nilai DBK, DBO, RDP dan UDP serta memberikan pengaruh yang berbeda nyata (P>0,05) terhadap konsentrasi NH3. Dapat disimpulkan bahwa penambahan tannin terkondensasi dan Myristic acid dapat menurunkan nilai DBK, DBO, RDP dan konsentrasi NH3 serta mampu meningkatkan nilai UDP.","PeriodicalId":236849,"journal":{"name":"Jurnal Nutrisi Ternak Tropis","volume":"212 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-03-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Nutrisi Ternak Tropis","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.21776/ub.jnt.2023.006.01.3","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mengevaluasi pengaruh suplementasi Myristic acid dan tanin terkondensasi pada pakan lengkap berbasis jerami jagung terhadap nilai degradasi bahan kering (DBK), nilai degradasi bahan organik (DBO), rumen degradable protein (RDP) undegradable protein (UDP), dan konsentrasi NH3 secara in vitro produksi gas. Materi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pakan sumber serat antara lain jerami jagung dan kulit kopi serta konsentrat yang disusun menjadi pakan lengkap (completed feed). Bahan aditif yang digunakan adalah tanin terkondensasi dan Myristic acid. Metode penelitian yang digunakan adalah metode percobaan secara in vitro dengan menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang terdiri dari empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan dalam penelitian ini adalah P1: jerami jagung 40% + Konsentrat 60%; P2: jerami jagung 40% + Konsentrat 60% + Tanin Terkondensasi 3% Kg BK + Myristic acid 20 g/kg BK; P3: jerami jagung 40% + Konsentrat 60% + Tanin Terkondensasi 3% Kg BK + Myristic acid 30 g/kg BK; P4: jerami jagung 40% + Konsentrat 60% + Tanin Terkondensasi 3 % Kg BK + Myristic acid 40 g/kg BK. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan tanin terkondensasi dan myristic acid pada pakan lengkap memberikan pengaruh tidak berbeda nyata (P<0,05) terhadap nilai DBK, DBO, RDP dan UDP serta memberikan pengaruh yang berbeda nyata (P>0,05) terhadap konsentrasi NH3. Dapat disimpulkan bahwa penambahan tannin terkondensasi dan Myristic acid dapat menurunkan nilai DBK, DBO, RDP dan konsentrasi NH3 serta mampu meningkatkan nilai UDP.