{"title":"Upaya Peningkatan Retensi Nitrogen dan Penurunan Kadar Amonia Eksreta Ayam Petelur melalui Implementasi Probiotik Lactobacillus salivarius","authors":"Brahmadhita Pratama Mahardhika, Nisa’us Sholikah, Umi Kalsum, Dedi Suryanto, Dian Eka Darmayani","doi":"10.21776/ub.jnt.2023.006.02.7","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengevaluasi penggunaan probiotik Lactobacillus salivarius terhadap retensi nitrogen, kualitas eksreta dan ammonia eksreta ayam petelur serta mencari hubungan antara retensi nitogen, dan kualitas ekskreta terhadap kadar ammonia ekskreta. Ternak yang digunakan dalam penelitian ini adalah ayam petelur fase layer sebanyak 25 ekor yang didistribusikan ke dalam 5 perlakuan dan 5 ulangan. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap. Analisis data yang digunakan adalah analisis of variance. Data yang berbeda nyata dianalisa menggunakan uji Duncan. Perlakuan pada penelitian ini adalah P0: Kontrol (Ayam Petelur yang diberi pakan basal dan air minum tanpa probiotik), P1: Pemberian AGP Zinc Bacitracin dalam Pakan, P2: Pemberian Probiotik Lactobacillus salivarius 103 CFU, P3: Pemberian Probiotik Lactobacillus salivarius 105 CFU, P4: Pemberian Probiotik Lactobacillus salivarius 107 CFU. Penggunaan probiotik Lactobacillus salivarius berpengaruh nyata (P<0.01) meningkatan konsumsi protein kasar dan retensi nitrogen, menurunkan konsumsi pakan, konsumsi nitrogen, eksresi nitrogen, kadar air, kualitas eksreta dan ammonia ekskreta ayam petelur. Terdapat hubungan yang kuat antara retensi nitogen, dan kualitas eksreta terhadap kadar amonia eksreta.","PeriodicalId":236849,"journal":{"name":"Jurnal Nutrisi Ternak Tropis","volume":"17 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Nutrisi Ternak Tropis","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.21776/ub.jnt.2023.006.02.7","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Tujuan dilakukan penelitian ini untuk mengevaluasi penggunaan probiotik Lactobacillus salivarius terhadap retensi nitrogen, kualitas eksreta dan ammonia eksreta ayam petelur serta mencari hubungan antara retensi nitogen, dan kualitas ekskreta terhadap kadar ammonia ekskreta. Ternak yang digunakan dalam penelitian ini adalah ayam petelur fase layer sebanyak 25 ekor yang didistribusikan ke dalam 5 perlakuan dan 5 ulangan. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah rancangan acak lengkap. Analisis data yang digunakan adalah analisis of variance. Data yang berbeda nyata dianalisa menggunakan uji Duncan. Perlakuan pada penelitian ini adalah P0: Kontrol (Ayam Petelur yang diberi pakan basal dan air minum tanpa probiotik), P1: Pemberian AGP Zinc Bacitracin dalam Pakan, P2: Pemberian Probiotik Lactobacillus salivarius 103 CFU, P3: Pemberian Probiotik Lactobacillus salivarius 105 CFU, P4: Pemberian Probiotik Lactobacillus salivarius 107 CFU. Penggunaan probiotik Lactobacillus salivarius berpengaruh nyata (P<0.01) meningkatan konsumsi protein kasar dan retensi nitrogen, menurunkan konsumsi pakan, konsumsi nitrogen, eksresi nitrogen, kadar air, kualitas eksreta dan ammonia ekskreta ayam petelur. Terdapat hubungan yang kuat antara retensi nitogen, dan kualitas eksreta terhadap kadar amonia eksreta.