{"title":"Pengaruh Kemampuan Membaca Pemahaman dan Minat Belajar terhadap Kemampuan Menulis Cerita Pendek","authors":"Marinan Marinan","doi":"10.30998/diskursus.v1i02.5293","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh kemampuan membaca pemahaman dan minat belajar terhadap Kemampuan Menulis cerita pendek. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode survey deskriptif yaitu suatu metoda penelitian yang mengambil sampel dari suatu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 4 kelas dari 2 sekolah yaitu SMP PGRI 338 dan MTs Daarussalam Kabupaten Tangerang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1). Terdapat pengaruh yang signifikan kemampuan membaca pemahaman dan minat belajar secara bersama-sama terhadap kemampuan menulis cerita pendek siswa SMP Swasta Kabupaten Tangerang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. 0,005 < 0,05 dan Fhitung = 5,744 Secara bersama-sama variabel kemampuan membaca pemahaman dan minat belajar memberikan kontribusi sebesar 13% terhadap variabel kemampuan menulis cerita pendek. (2) terdapat pengaruh yang signifikan kemampuan membaca pemahaman terhadap kemampuan menulis cerita pendek siswa SMP Swasta Kabupaten Tangerang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. 0,010 < 0,05 dan thitung = 2,645. Kontribusi yang diberikan variabel membaca pemahaman terhadap kemampuan menulis cerita pendek sebesar 7,24 %. (3) terdapat pengaruh yang signifikan minat belajar terhadap kemampuan menulis cerita pendek siswa SMP Swasta Kabupaten Tangerang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. 0,019 < 0,05 dan thitung = 2,387. Variabel minat belajar ini memberikan kontribusi kepada peningkatkan kemampuan menulis cerita pendek siswa sebesar 5,74%. Kata Kunci: membaca pemahaman siswa, minat belajar, dan menulis cerita pendek","PeriodicalId":317864,"journal":{"name":"Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia","volume":"39 ","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-11-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Diskursus: Jurnal Pendidikan Bahasa Indonesia","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.30998/diskursus.v1i02.5293","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui Pengaruh kemampuan membaca pemahaman dan minat belajar terhadap Kemampuan Menulis cerita pendek. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode survey deskriptif yaitu suatu metoda penelitian yang mengambil sampel dari suatu populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Jumlah sampel yang diambil sebanyak 4 kelas dari 2 sekolah yaitu SMP PGRI 338 dan MTs Daarussalam Kabupaten Tangerang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: 1). Terdapat pengaruh yang signifikan kemampuan membaca pemahaman dan minat belajar secara bersama-sama terhadap kemampuan menulis cerita pendek siswa SMP Swasta Kabupaten Tangerang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. 0,005 < 0,05 dan Fhitung = 5,744 Secara bersama-sama variabel kemampuan membaca pemahaman dan minat belajar memberikan kontribusi sebesar 13% terhadap variabel kemampuan menulis cerita pendek. (2) terdapat pengaruh yang signifikan kemampuan membaca pemahaman terhadap kemampuan menulis cerita pendek siswa SMP Swasta Kabupaten Tangerang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. 0,010 < 0,05 dan thitung = 2,645. Kontribusi yang diberikan variabel membaca pemahaman terhadap kemampuan menulis cerita pendek sebesar 7,24 %. (3) terdapat pengaruh yang signifikan minat belajar terhadap kemampuan menulis cerita pendek siswa SMP Swasta Kabupaten Tangerang. Hal ini dibuktikan dengan perolehan nilai Sig. 0,019 < 0,05 dan thitung = 2,387. Variabel minat belajar ini memberikan kontribusi kepada peningkatkan kemampuan menulis cerita pendek siswa sebesar 5,74%. Kata Kunci: membaca pemahaman siswa, minat belajar, dan menulis cerita pendek