Ely Yulianus Musa Limbu, Detty Siti Nurdiati, Agung Dewanto
{"title":"Perbandingan Luaran Ibu dan Bayi pada Khamilan dengan DM Gestasional dan DM Pregestasional di RSUP Dr.Sardjito","authors":"Ely Yulianus Musa Limbu, Detty Siti Nurdiati, Agung Dewanto","doi":"10.22146/JKR.63114","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Latar Belakang: Diabetes mellitus dapat terjadi pada 3-5% dari seluruh kehamilan. Hiperglikemia pada saat konsepsi dan pada awal kehamilan secara khusus selama organogenesis mengakibatkan enam kali lipat peningkatan risiko kecacatan pada perkembangan embrio. Bahkan peningkatan kadar glukosa yang ringan selama kehamilan dapat mempengaruhi ibu dan janin. Tujuan: Mengetahui gambaran dan prevalensi kehamilan dengan DM pregestasional dan DM gestasional di RSUP Sardjito. Membandingkan luaran ibu dan bayi pada kehamilan dengan DM pregestasional dan DM gestasional di RSUP Sardjito Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kohort retrospektif. Data diambil dari rekam medis, subyek penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data penelitian dikumpulkan, diolah dan dianalisis dengan menggunakan SPSS 23. Dilakukan analisis data univariat, bivariat dan multivariat untuk mengetahui pengaruh antar variabel Hasil: Penelitian ini melibatkan 74 subyek. Terdapat luaran ibu dengan ketoasidosis sebanyak 35 orang (47,30%), luaran bayi dengan makrosomia 15 kasus (20,27%), kelainan jantung 7 kasus (9,46%), dan mortalitas neonatal sebanyak 6 kasus (8,11%). Riwayat ANC < 4 kali berpengaruh secara signifikan terhadap kejadian mortalitas neonatal (OR 10,548; 95% CI 1,700-65,437; p = 0.011).\\ Kesimpulan: Angka kejadian PGDM sebesar 44 kasus (59,46%) sedikit lebih tinggi dibandingkan GDM sebesar 30 kasus (40,54%) yang melakukan persalinan di RSUP Sardjito selama 5 tahun dari total 8857 kasus persalinan. KAD yang merupakan luaran ibu kejadiannya sebesar 47,30%, dan luaran bayi yang berupa makrosomia sebesar 20,27%, kelainan jantung pada bayi 9,46%, serta mortalitas neonatal 8,11%. Luaran ibu dan luaran bayi pada kehamilan dengan pregestasional diabetes yang dibandingkan dengan gestasional diabetes tidak berbeda bermakna pada penelitian ini. Kata kunci: pregestasional diabetes mellitus, gestasional diabetes mellitus, ketoasidosis diabetik, makrosomia, mortalitas neonatal, kelainan jantung pada bayi.","PeriodicalId":103177,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan Reproduksi","volume":"9 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-01-22","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Kesehatan Reproduksi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.22146/JKR.63114","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Latar Belakang: Diabetes mellitus dapat terjadi pada 3-5% dari seluruh kehamilan. Hiperglikemia pada saat konsepsi dan pada awal kehamilan secara khusus selama organogenesis mengakibatkan enam kali lipat peningkatan risiko kecacatan pada perkembangan embrio. Bahkan peningkatan kadar glukosa yang ringan selama kehamilan dapat mempengaruhi ibu dan janin. Tujuan: Mengetahui gambaran dan prevalensi kehamilan dengan DM pregestasional dan DM gestasional di RSUP Sardjito. Membandingkan luaran ibu dan bayi pada kehamilan dengan DM pregestasional dan DM gestasional di RSUP Sardjito Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian kohort retrospektif. Data diambil dari rekam medis, subyek penelitian yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Data penelitian dikumpulkan, diolah dan dianalisis dengan menggunakan SPSS 23. Dilakukan analisis data univariat, bivariat dan multivariat untuk mengetahui pengaruh antar variabel Hasil: Penelitian ini melibatkan 74 subyek. Terdapat luaran ibu dengan ketoasidosis sebanyak 35 orang (47,30%), luaran bayi dengan makrosomia 15 kasus (20,27%), kelainan jantung 7 kasus (9,46%), dan mortalitas neonatal sebanyak 6 kasus (8,11%). Riwayat ANC < 4 kali berpengaruh secara signifikan terhadap kejadian mortalitas neonatal (OR 10,548; 95% CI 1,700-65,437; p = 0.011).\ Kesimpulan: Angka kejadian PGDM sebesar 44 kasus (59,46%) sedikit lebih tinggi dibandingkan GDM sebesar 30 kasus (40,54%) yang melakukan persalinan di RSUP Sardjito selama 5 tahun dari total 8857 kasus persalinan. KAD yang merupakan luaran ibu kejadiannya sebesar 47,30%, dan luaran bayi yang berupa makrosomia sebesar 20,27%, kelainan jantung pada bayi 9,46%, serta mortalitas neonatal 8,11%. Luaran ibu dan luaran bayi pada kehamilan dengan pregestasional diabetes yang dibandingkan dengan gestasional diabetes tidak berbeda bermakna pada penelitian ini. Kata kunci: pregestasional diabetes mellitus, gestasional diabetes mellitus, ketoasidosis diabetik, makrosomia, mortalitas neonatal, kelainan jantung pada bayi.