KOREOGRAFI ASMARASIH KARYA UMIYATI SRI WARSINI

Indah Ayu Saputri
{"title":"KOREOGRAFI ASMARASIH KARYA UMIYATI SRI WARSINI","authors":"Indah Ayu Saputri","doi":"10.33153/grt.v17i1.2293","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Tari Asmarasih merupakan tari berpasangan yang ditarikan oleh dua penari (laki-laki dan perempuan) dan bertemakan percintaan. Tari ini disusun oleh Umiyati Sri Warsini tahun 1989 di Pura Mangkunegaran. Disusun untuk mengisi keperluan resepsi pernikahan, selain itu tari ini juga dapat di pentaskan dalam acara lain yang tujuannya sebagai hiburan. Penelitian ini menggunakan teori bentuk yang dikemukakan oleh Suzane K. Langer, dan sebagai model analisis untuk mendeskripsikan koreografi Asmarasih, menggunakan teori dari Janet Adshead tentang komponen koreografi. Selanjutnya menggunakan landasan teori garap yang dikemukakan oleh Rahayu Supanggah, untuk menganalisis mengenai garap tari Asmarasih. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan pendekatan etnografi tari. Hasil penelitian ini dapat diperoleh tentang koreografi Asmarasih yang tidak terlepas dari elemen-elemen pembentuknya, saling berkaitan seperti penari, gerak, tata visual dan elemen suara. Tari Asmarasih juga diketahui merupakan satu-satunya tari pasihan atau percintaan, yang terdapat di Pura Mangkunegaran. Garap gerak maupun garap gendhing secara kreatif menggunakan aturan-aturan yang berada di lingkungan Pura Mangkunegaran. Dengan demikian walaupun terdapat gerak dan gendhing gaya Yogyakarta dan Surakarta, maka bisa dikatakan sebagai gaya Mangkunegaran. Penelitian ini juga mengungkapkan kesenimanan Umiyati Sri Warsini yang merupakan satu-satunya generasi seniman wanita abdi dalem yang ada di Pura Mangkunegaran, setelah era Nyi Bei Mardusari (alm.), yang memiliki kemampuan multitalenta (penari, pesindhen, pengeprak, dan guru tari). Kata kunci : Tari Asmarasih, Umiyati Sri Warsini, koreografi, garap.","PeriodicalId":234292,"journal":{"name":"Greget: Jurnal Pengetahuan dan Penciptaan Tari","volume":"34 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2018-01-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Greget: Jurnal Pengetahuan dan Penciptaan Tari","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.33153/grt.v17i1.2293","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Tari Asmarasih merupakan tari berpasangan yang ditarikan oleh dua penari (laki-laki dan perempuan) dan bertemakan percintaan. Tari ini disusun oleh Umiyati Sri Warsini tahun 1989 di Pura Mangkunegaran. Disusun untuk mengisi keperluan resepsi pernikahan, selain itu tari ini juga dapat di pentaskan dalam acara lain yang tujuannya sebagai hiburan. Penelitian ini menggunakan teori bentuk yang dikemukakan oleh Suzane K. Langer, dan sebagai model analisis untuk mendeskripsikan koreografi Asmarasih, menggunakan teori dari Janet Adshead tentang komponen koreografi. Selanjutnya menggunakan landasan teori garap yang dikemukakan oleh Rahayu Supanggah, untuk menganalisis mengenai garap tari Asmarasih. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan pendekatan etnografi tari. Hasil penelitian ini dapat diperoleh tentang koreografi Asmarasih yang tidak terlepas dari elemen-elemen pembentuknya, saling berkaitan seperti penari, gerak, tata visual dan elemen suara. Tari Asmarasih juga diketahui merupakan satu-satunya tari pasihan atau percintaan, yang terdapat di Pura Mangkunegaran. Garap gerak maupun garap gendhing secara kreatif menggunakan aturan-aturan yang berada di lingkungan Pura Mangkunegaran. Dengan demikian walaupun terdapat gerak dan gendhing gaya Yogyakarta dan Surakarta, maka bisa dikatakan sebagai gaya Mangkunegaran. Penelitian ini juga mengungkapkan kesenimanan Umiyati Sri Warsini yang merupakan satu-satunya generasi seniman wanita abdi dalem yang ada di Pura Mangkunegaran, setelah era Nyi Bei Mardusari (alm.), yang memiliki kemampuan multitalenta (penari, pesindhen, pengeprak, dan guru tari). Kata kunci : Tari Asmarasih, Umiyati Sri Warsini, koreografi, garap.
查看原文
分享 分享
微信好友 朋友圈 QQ好友 复制链接
本刊更多论文
浪漫是由两位舞者(男男女女)拉着的成对的舞蹈,有着浪漫的主题。舞蹈是1989年Umiyati Sri Warsini在Pura Mangkunegaran组织的。为了填补婚宴的空缺,它还可以在娱乐目的的其他活动中表演。这项研究使用suane K. Langer提出的形状理论,作为分析模型来描述Asmarasih的舞蹈,使用Janet Adshead关于舞蹈成分的理论。接下来,使用Rahayu Supanggah提出的关于浪漫舞蹈的基础理论来分析。本研究采用的方法是定性方法,采用舞蹈民族志的方法。这项研究可以找到浪漫主义编排,它不脱离其组成元素,包括舞蹈、手势、视觉和声音元素。浪漫舞蹈也被认为是位于普拉芒格里的唯一一种和平或浪漫舞蹈。运动和园艺都巧妙地使用了普拉贡贡加兰附近的规则。因此,尽管日惹和日惹的运动和宪兵式是日惹和日惹的风格,但它可以被称为Mangkunegaran。这项研究还揭示了Umiyati Sri Warsini的独创性,这是自Nyi Bei Mardusari时代(alm)之后,巴布亚Mangkunegaran (Nyi Bei Mardusari)唯一一代才华横溢的女艺术家。关键词:浪漫舞蹈,Umiyati Sri Warsini,编排,garap。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 去求助
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
期刊最新文献
KOREOGRAFI KRIDHA MANGGALA KARYA DWI MARYANI GARAP DAN STRUKTUR TARI ANOMAN CAKIL SUSUNAN DIDIK BAMBANG WAHYUDI ANALISIS GERAK TARI MERAK SUBAL KARYA S. MARIDI PADA SANGGAR SOERYO SOEMIRAT DI SURAKARTA PERKEMBANGAN REOG CING PO LING PAGUYUBAN PONCO MANUNGGAL JATI DI DESA JATIREJO, KECAMATAN KALIGESING, KABUPATEN PURWOREJO KEPENARIAN GULU DALAM TARI SRIMPI LUDIRAMADU GAYA SURAKARTA
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
已复制链接
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
×
扫码分享
扫码分享
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1