{"title":"Analisis hubungan faktor kondisi fisik dominan dengan keterampilan poomsae atlet taekwondo putri Kabupaten Ngawi","authors":"Andy Widhiya Bayu Utomo","doi":"10.25273/JPOS.V1I2.2520","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Upaya pencapaian prestasi olahraga taekwondo dapat dilakukan dengan peningkatan pembinaan di daerah salah satunya yaitu di Kabupaten Ngawi, dimana pencapaian prestasi taekwondo khususnya poomsae masih rendah. Salah satu upaya peningkatan pencapaian prestasi dapat dilakukan dengan meningkatkan kondisi fisik atlet. Kondisi fisik yang baik akan menghasilkan keterampilan yang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor kondisi fisik dominan meliputi fleksibilitas, keseimbangan, koordinasi dan power otot tungkai dengan keterampilan poomsae atlet taekwondo putri serta mengetahui seberapa besar kontribusinya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh atlet taekwondo di Kabupaten Ngawi sebanyak 74 atlet. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan sampel sebanyak 32 orang. Teknik pengumpulan data dengan tes dan pengukuran meliputi data komponen fleksibilitas, keseimbangan, koordinasi, power otot tungkai dan keterampilan poomsae. Analisis data dengan korelasional regresi berganda. Skor fleksibilitas, keseimbangan, koordinasi dan power otot tungkai atlet poomsae putri Kabupaten Ngawi paling banyak yaitu pada kategori sedang. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara fleksibilitas, keseimbangan, koordinasi dan power otot tungkai dengan keterampilan poomsae. Kontribusi masing-masing variabel terhadap keterampilan poomsae yaitu fleksibilitas 30,7%, keseimbangan 16,8 %, koordinasi 68,9 % dan power otot tungkai 42,6 %. Secara simultan fleksibilitas, keseimbangan, koordinasi dan power otot tungkai memberikan kontribusi sebesar 75,9 % terhadap keterampilan poomsae.","PeriodicalId":137285,"journal":{"name":"Journal Power Of Sports","volume":"59 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2018-08-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Journal Power Of Sports","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.25273/JPOS.V1I2.2520","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Abstract
Upaya pencapaian prestasi olahraga taekwondo dapat dilakukan dengan peningkatan pembinaan di daerah salah satunya yaitu di Kabupaten Ngawi, dimana pencapaian prestasi taekwondo khususnya poomsae masih rendah. Salah satu upaya peningkatan pencapaian prestasi dapat dilakukan dengan meningkatkan kondisi fisik atlet. Kondisi fisik yang baik akan menghasilkan keterampilan yang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan faktor kondisi fisik dominan meliputi fleksibilitas, keseimbangan, koordinasi dan power otot tungkai dengan keterampilan poomsae atlet taekwondo putri serta mengetahui seberapa besar kontribusinya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh atlet taekwondo di Kabupaten Ngawi sebanyak 74 atlet. Teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling dengan sampel sebanyak 32 orang. Teknik pengumpulan data dengan tes dan pengukuran meliputi data komponen fleksibilitas, keseimbangan, koordinasi, power otot tungkai dan keterampilan poomsae. Analisis data dengan korelasional regresi berganda. Skor fleksibilitas, keseimbangan, koordinasi dan power otot tungkai atlet poomsae putri Kabupaten Ngawi paling banyak yaitu pada kategori sedang. Terdapat hubungan positif yang signifikan antara fleksibilitas, keseimbangan, koordinasi dan power otot tungkai dengan keterampilan poomsae. Kontribusi masing-masing variabel terhadap keterampilan poomsae yaitu fleksibilitas 30,7%, keseimbangan 16,8 %, koordinasi 68,9 % dan power otot tungkai 42,6 %. Secara simultan fleksibilitas, keseimbangan, koordinasi dan power otot tungkai memberikan kontribusi sebesar 75,9 % terhadap keterampilan poomsae.