{"title":"PENGARUH KOMPETENSI DAN INDEPENDENSI AUDITOR TERHADAP KUALITAS AUDIT DENGAN ETIKA AUDITOR SEBAGAI VARIABEL MODERASI","authors":"I. Mutiara","doi":"10.35141/JRAJ.V1I2.60","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah pengaruh kompetensi auditor danindependensi auditor terhadap kualitas audit dengan etika auditor sebagai variabel moderasipada 9 Kantor Akuntan Publik yang ada di Kota Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui seberapa besar kompetensi auditor dan independensi auditor terhadapkualitas auditor dengan dimoderasi oleh etika auditor pada Kantor Akuntan Publik di KotaBandung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptifasosiatif dengan pendekatan survey, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengancara menyebarkan kuesioner kepada responden yang bekerja di 9 Kantor Akuntan Publik diKota Bandung. Teknik pengambilan sampel menggunakan Proportionate Stratified RandomSampling. Uji validitas danreliabilitas angket menggunakan korelasi Pearson Product Moment dan Alpha Cronbach’s. \nUntuk menguji ada tidaknya pengaruh kompetensi auditor terhadap kualitas audit, digunakan korelasi pearson product moment sebesar= 0,684 Untuk menguji hipotesis tersebutdigunakan uji t dimana thitung sebesar= 4,958, sedangkan nilai ttabel pada tingkat signifikansi 5% adalah 2,048,sehingga pada tingkat kekeliruan 5% diputuskan untuk menolak Ho dan menerima Ha yangberarti kompetensi auditor secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit pada9 Kantor Akuntan Publik di Kota Bandung. Berdasarkan hasil perhitungan, nilai koefisien determinasi diketahui bahwakompetensi auditor secara parsial hanya memberikan pengaruh sebesar 46,7% terhadapkualitas audit pada 9 Kantor Akuntan Publik yang ada di Kota Bandung, sedangkan sisanyayaitu 53,3% merupakan pengaruh faktor-faktor lain yang tidak diteliti.","PeriodicalId":205516,"journal":{"name":"JURNAL RISET AKUNTANSI JAMBI","volume":"4 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2018-12-13","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"10","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"JURNAL RISET AKUNTANSI JAMBI","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.35141/JRAJ.V1I2.60","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 10
Abstract
Masalah yang diteliti dalam penelitian ini adalah pengaruh kompetensi auditor danindependensi auditor terhadap kualitas audit dengan etika auditor sebagai variabel moderasipada 9 Kantor Akuntan Publik yang ada di Kota Bandung. Tujuan dari penelitian ini adalahuntuk mengetahui seberapa besar kompetensi auditor dan independensi auditor terhadapkualitas auditor dengan dimoderasi oleh etika auditor pada Kantor Akuntan Publik di KotaBandung. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptifasosiatif dengan pendekatan survey, sedangkan teknik pengumpulan data dilakukan dengancara menyebarkan kuesioner kepada responden yang bekerja di 9 Kantor Akuntan Publik diKota Bandung. Teknik pengambilan sampel menggunakan Proportionate Stratified RandomSampling. Uji validitas danreliabilitas angket menggunakan korelasi Pearson Product Moment dan Alpha Cronbach’s.
Untuk menguji ada tidaknya pengaruh kompetensi auditor terhadap kualitas audit, digunakan korelasi pearson product moment sebesar= 0,684 Untuk menguji hipotesis tersebutdigunakan uji t dimana thitung sebesar= 4,958, sedangkan nilai ttabel pada tingkat signifikansi 5% adalah 2,048,sehingga pada tingkat kekeliruan 5% diputuskan untuk menolak Ho dan menerima Ha yangberarti kompetensi auditor secara parsial berpengaruh signifikan terhadap kualitas audit pada9 Kantor Akuntan Publik di Kota Bandung. Berdasarkan hasil perhitungan, nilai koefisien determinasi diketahui bahwakompetensi auditor secara parsial hanya memberikan pengaruh sebesar 46,7% terhadapkualitas audit pada 9 Kantor Akuntan Publik yang ada di Kota Bandung, sedangkan sisanyayaitu 53,3% merupakan pengaruh faktor-faktor lain yang tidak diteliti.