Galih Pratama Sulaeman, Ibrahim Ibrahim, Dian Budhi Santoso
{"title":"Analisis Catu Daya No Break System Perangkat Telekomunikasi","authors":"Galih Pratama Sulaeman, Ibrahim Ibrahim, Dian Budhi Santoso","doi":"10.37905/JJEEE.V3I2.10318","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Abstrak--Pasokan daya adalah jantung energi fundamental untuk sistem telekomunikasi secara keseluruhan. Jika jantung energi utama dari daya ini tidak bekerja, maka jika suplai daya utama mati, perangkat mati dan bantuan akan berhenti. Karena itu, perusahaan telekomunikasi, termasuk Telkom, harus memiliki sistem catu daya yang dapat mendukung No Break System (Layanan tanpa putus) agar layanan terus aktif (Always on). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis cara kerja perangkat catu daya, khususnya yang berkaitan dengan SOP (Standard Operasional Procedur) dan SMP (Standard Maintenance Procedure), dalam menjamin kehandalan dan keberlanjutan layanan no-break system agar layanan terus aktif (Always on). Metode yang penulis terapkan dalam penelitian ini adalah studi literatur, observasi dan wawancara. Dalam meningkatkan pelayanan dan kepuasan pelanggan, Telkom memiliki catu daya yang bersumber utama dari PLN dengan sistem yang bekerja selama 24 jam sehingga layanan telekomunikasi tidak terputus. Saat terdapat kendala yang menyebabkan aliran listrik terhambat atau terhenti sehingga catu daya pada PLN padam atau terpaksa harus dipadamkan, maka Genset dapat dipakai sebagai sumber daya pengganti. Ditambah dengan baterai yang bisa dipakai sebagai catu daya cadangan saat pengalihan. Sebagai contoh, pengalihan dari catu daya PLN ke Genset memakan waktu 30 detik sampai 10 menit. Saat catu daya diganti, untuk tetap mengaktifkan aliran listrik, maka digunakanlah baterai sebagai catu daya sementara sampai penggantian selesai. Selain itu, Telkom memiliki sistem catu daya yang didukung oleh layanan tanpa putus atau No Break System yang menyokong layanan agar tetap aktif (Always On)). Abstract--The power supply is the main energy heart for the total telecommunication system. If the main energy heart of this electricity does not work when the main power supply, the device turns off and service will stop. Therefore, telecommunication companies, including Telkom, must have a power supply system that can support the No Break System (continuous service) so that the service continues to be active (Always on). The purpose of this research is to analyze the workings of the power supply devices, especially those related to the Standard Operational Procedure SOP and the SMP (Standard Maintenance Procedure), in ensuring the reliability and sustainability of the no-break system service so that the service continues to be active (Always on). The method that the writer applies in this research is literature study, observation and interview. In improving customer service and satisfaction, Telkom has a power supply system that works for 24 hours without interruption; this is so that telecommunications services are not interrupted. The power supply used is PLN as the main source, Genset as a source when the power supply at PLN goes out, and Batteries as a backup power supply when changing the power supply from PLN to the Genset which takes 10 to 30 seconds. This power supply system owned by Telkom supports the No Break System so that the service continues to be active (Always on). ","PeriodicalId":292481,"journal":{"name":"Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-07-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.37905/JJEEE.V3I2.10318","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Abstrak--Pasokan daya adalah jantung energi fundamental untuk sistem telekomunikasi secara keseluruhan. Jika jantung energi utama dari daya ini tidak bekerja, maka jika suplai daya utama mati, perangkat mati dan bantuan akan berhenti. Karena itu, perusahaan telekomunikasi, termasuk Telkom, harus memiliki sistem catu daya yang dapat mendukung No Break System (Layanan tanpa putus) agar layanan terus aktif (Always on). Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis cara kerja perangkat catu daya, khususnya yang berkaitan dengan SOP (Standard Operasional Procedur) dan SMP (Standard Maintenance Procedure), dalam menjamin kehandalan dan keberlanjutan layanan no-break system agar layanan terus aktif (Always on). Metode yang penulis terapkan dalam penelitian ini adalah studi literatur, observasi dan wawancara. Dalam meningkatkan pelayanan dan kepuasan pelanggan, Telkom memiliki catu daya yang bersumber utama dari PLN dengan sistem yang bekerja selama 24 jam sehingga layanan telekomunikasi tidak terputus. Saat terdapat kendala yang menyebabkan aliran listrik terhambat atau terhenti sehingga catu daya pada PLN padam atau terpaksa harus dipadamkan, maka Genset dapat dipakai sebagai sumber daya pengganti. Ditambah dengan baterai yang bisa dipakai sebagai catu daya cadangan saat pengalihan. Sebagai contoh, pengalihan dari catu daya PLN ke Genset memakan waktu 30 detik sampai 10 menit. Saat catu daya diganti, untuk tetap mengaktifkan aliran listrik, maka digunakanlah baterai sebagai catu daya sementara sampai penggantian selesai. Selain itu, Telkom memiliki sistem catu daya yang didukung oleh layanan tanpa putus atau No Break System yang menyokong layanan agar tetap aktif (Always On)). Abstract--The power supply is the main energy heart for the total telecommunication system. If the main energy heart of this electricity does not work when the main power supply, the device turns off and service will stop. Therefore, telecommunication companies, including Telkom, must have a power supply system that can support the No Break System (continuous service) so that the service continues to be active (Always on). The purpose of this research is to analyze the workings of the power supply devices, especially those related to the Standard Operational Procedure SOP and the SMP (Standard Maintenance Procedure), in ensuring the reliability and sustainability of the no-break system service so that the service continues to be active (Always on). The method that the writer applies in this research is literature study, observation and interview. In improving customer service and satisfaction, Telkom has a power supply system that works for 24 hours without interruption; this is so that telecommunications services are not interrupted. The power supply used is PLN as the main source, Genset as a source when the power supply at PLN goes out, and Batteries as a backup power supply when changing the power supply from PLN to the Genset which takes 10 to 30 seconds. This power supply system owned by Telkom supports the No Break System so that the service continues to be active (Always on).