Analisis Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Bidang Perkebunan Dan Wisata Di Desa Payung Kabupaten Majalengka

Dede Abdurohman
{"title":"Analisis Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Bidang Perkebunan Dan Wisata Di Desa Payung Kabupaten Majalengka","authors":"Dede Abdurohman","doi":"10.47453/etos.v1i2.202","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"This research was conducted by observing the location to see how the community looks for alternative policies that can help solve the problem of limited development funds in the surrounding environment, and finally to explore and understand sewu-sewu activities as a way to generate community-based development funds. This study used a survey method with direct observation, structured interviews and tested the validity of the data using source triangulation. The results showed that the provision of public goods (public facilities) can be realized through mutual cooperation which is reflected in sewu-sewu activities. This activity includes regulation and management in which there is a money collection process, distribution process and a process of managing sewu-sewu collection. The implementation of this activity is carried out in RW. 4 villages of Karang Asem, Luwemunding District, Majalengka Regency. Through the implementation of this activity, it can increase the independence of a community to be able to provide community needs, one of which is in the form of physical development through community self-help. \nAbstrak \nPemberdayaan     ekonomi masyarakat di pedesaan menjadi hal yang penting mengingat potensi yang ada di masyarakat sangat banyak khususnya di Desa Payung Kec. Rajagaluh Kab. Majalengka Jawa Barat. Secara administrative desa payung terbagi menjadi empat dusun, dan setiap dusun kurang lebih memiliki jumlah penduduk 1.000. sehingga jumlah total pendududk desa payung ± 4.000 jiwa. Lembaga masyarakat yang ada di desa payung yaitu remaja masjid, kelompok tani, pengajian ibu-ibu dan rebana. Potensi pemberdayaan ekonomi masyarkat desa payung dari sisi petani salah satunya yaitu perkebunan teh dan wisata Cikadongdong River Tubing (CRT). Teh petani desa payung saat ini sedang vakum/tidak menghasilkan uang bagi masyarakat karena keterbatasn kemampuan dalam mengolah hasil panen teh. Sedangkan obyek wisata CRT dikelola/diperdayakan oleh masayrakat desa payung secara porfesional. Oleh karena itu penulis mengharapkan adanya perpaduan antara perkebunan hasi teh dan obyek wisata sehingga akan sama-sama berjalan dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan cara kerja filed Research ini akan memudahkan menemukan data-data yang ada di lapangan. skripsi ini akan mendiskripsikan dan menguraikan data-data yang diperoleh dari lapangan dengan metode observasi, wawancara, serta dokumentasi yang kemudian dilakukan analisis data melalui proses reduksi data, penyajian data dan verivikasi.  Dari proses penelitian tersebut diperoleh kesimpulan sebagai berikut:  mengingat saat ini pabrik di desa payung tidak beroperasi lagi. Maka untuk memanfaatkan hasil panen teh, untuk meningkatkan pemberdaaan ekonomi masyarakat dibidang teh diperlukan adanya upaya peatihan kepada para petani agar dapat mengelola secara mandiri. Sedangkan untuk pemberdayaan ekonomi melalui wisata CRT secara umum sudah berjalan dengan baik, hanya saja perlu adanya penambahan fasilitas yakni tempat ibadah/mushala. Konsep pemberdayaan yang terintegrasi antara hasil teh dengan obyek wisata yaitu hasil pengolahan teh yang siap untuk disajikan baik itu teh tradisional (tubruk) maupun teh clup disalurkan melalui obyek wisata yang ada di desa payung. Sehingga petani teh tidak bergantung kepada orang lain (pabrik) melainkan obyek wisata yang ada di desa setempat. Dengan demikian teh dapat termanfaatkan dengan baik, bahkan bisa menjadi oleh-oleh wisatawan yang berkunjung ke desa payung. Bahkan tidak hanya sebegai oleh-oleh tapi menjadi minuman teh khas desa payung.","PeriodicalId":230873,"journal":{"name":"Etos : Jurnal Pengabdian Masyarakat","volume":"2 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-10-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Etos : Jurnal Pengabdian Masyarakat","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.47453/etos.v1i2.202","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

This research was conducted by observing the location to see how the community looks for alternative policies that can help solve the problem of limited development funds in the surrounding environment, and finally to explore and understand sewu-sewu activities as a way to generate community-based development funds. This study used a survey method with direct observation, structured interviews and tested the validity of the data using source triangulation. The results showed that the provision of public goods (public facilities) can be realized through mutual cooperation which is reflected in sewu-sewu activities. This activity includes regulation and management in which there is a money collection process, distribution process and a process of managing sewu-sewu collection. The implementation of this activity is carried out in RW. 4 villages of Karang Asem, Luwemunding District, Majalengka Regency. Through the implementation of this activity, it can increase the independence of a community to be able to provide community needs, one of which is in the form of physical development through community self-help. Abstrak Pemberdayaan     ekonomi masyarakat di pedesaan menjadi hal yang penting mengingat potensi yang ada di masyarakat sangat banyak khususnya di Desa Payung Kec. Rajagaluh Kab. Majalengka Jawa Barat. Secara administrative desa payung terbagi menjadi empat dusun, dan setiap dusun kurang lebih memiliki jumlah penduduk 1.000. sehingga jumlah total pendududk desa payung ± 4.000 jiwa. Lembaga masyarakat yang ada di desa payung yaitu remaja masjid, kelompok tani, pengajian ibu-ibu dan rebana. Potensi pemberdayaan ekonomi masyarkat desa payung dari sisi petani salah satunya yaitu perkebunan teh dan wisata Cikadongdong River Tubing (CRT). Teh petani desa payung saat ini sedang vakum/tidak menghasilkan uang bagi masyarakat karena keterbatasn kemampuan dalam mengolah hasil panen teh. Sedangkan obyek wisata CRT dikelola/diperdayakan oleh masayrakat desa payung secara porfesional. Oleh karena itu penulis mengharapkan adanya perpaduan antara perkebunan hasi teh dan obyek wisata sehingga akan sama-sama berjalan dalam meningkatkan ekonomi masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif, dengan cara kerja filed Research ini akan memudahkan menemukan data-data yang ada di lapangan. skripsi ini akan mendiskripsikan dan menguraikan data-data yang diperoleh dari lapangan dengan metode observasi, wawancara, serta dokumentasi yang kemudian dilakukan analisis data melalui proses reduksi data, penyajian data dan verivikasi.  Dari proses penelitian tersebut diperoleh kesimpulan sebagai berikut:  mengingat saat ini pabrik di desa payung tidak beroperasi lagi. Maka untuk memanfaatkan hasil panen teh, untuk meningkatkan pemberdaaan ekonomi masyarakat dibidang teh diperlukan adanya upaya peatihan kepada para petani agar dapat mengelola secara mandiri. Sedangkan untuk pemberdayaan ekonomi melalui wisata CRT secara umum sudah berjalan dengan baik, hanya saja perlu adanya penambahan fasilitas yakni tempat ibadah/mushala. Konsep pemberdayaan yang terintegrasi antara hasil teh dengan obyek wisata yaitu hasil pengolahan teh yang siap untuk disajikan baik itu teh tradisional (tubruk) maupun teh clup disalurkan melalui obyek wisata yang ada di desa payung. Sehingga petani teh tidak bergantung kepada orang lain (pabrik) melainkan obyek wisata yang ada di desa setempat. Dengan demikian teh dapat termanfaatkan dengan baik, bahkan bisa menjadi oleh-oleh wisatawan yang berkunjung ke desa payung. Bahkan tidak hanya sebegai oleh-oleh tapi menjadi minuman teh khas desa payung.
查看原文
分享 分享
微信好友 朋友圈 QQ好友 复制链接
本刊更多论文
马加伦卡伞区社区经济赋权分析和旅游
本研究通过观察地点,了解社区如何寻找替代政策,以帮助解决周边环境中发展资金有限的问题,并最终探索和理解sewu-sewu活动作为产生社区发展资金的一种方式。本研究采用直接观察、结构化访谈的调查方法,并采用源三角测量法检验数据的有效性。结果表明,公共产品(公共设施)的提供可以通过相互合作来实现,这体现在sewu-sewu活动中。这项活动包括监管和管理,其中有一个资金收集过程,分配过程和管理sewu-sewu收集的过程。这项活动的实施是在RW进行的。Majalengka摄政区luwenmunding区Karang Asem 4个村。通过这一活动的实施,可以增加一个社区的独立性,从而能够提供社区的需求,其中一种形式是通过社区自助进行物质发展。【摘要】彭达阳经济,彭达阳经济,彭达阳经济,彭达阳经济,彭达阳经济,彭达阳经济,彭达阳经济,彭达阳经济,彭达阳经济。Rajagaluh出租车。Majalengka Jawa Barat。政务司务务司务务司务务司务务司务务司务务司务务司务务司务务司务务司务务司务务司务务司务务司务务司务务司务务司务务司务务司务务司务务司务务司务务司务务司务务司。赛兴加jumlah总pendududk desa为±4.000吉瓦。Lembaga masyarakat yang ada di desa payung yitremaja masjid, kelompok tani, pengajian ibu-ibu dan rebana。潜在的经济增长和经济增长将会导致经济增长和经济增长,从而导致经济增长和经济增长。这是我的第一个生日,我的第一个生日,我的第一个生日,我的第一个生日。Sedangkan obyek wisata CRT dikelola/diperdayakan oleh masayrakat desa payung secara professional。我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是。彭丽娟,彭丽娟,彭丽娟,彭丽娟,彭丽娟,彭丽娟,彭丽娟,彭丽娟,彭丽娟。Skripsi ini akan mendiskripsikan Dan menguraikan数据-data Yang diperoleh dari lapangan dengan方法observasi, wawancara, serta dokumentasi Yang kemudian dilakukan分析数据melalui处理reduksi数据,penyajian数据Dan verivikasi。达里提出了两种不同的解决方案,但两种解决方案都有可能产生不同的效果。这句话的意思是:“当你想要学习一门新知识时,你就需要学习一门新知识。”我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是,我的意思是。Konsep pemberdayaan yang terintegrasi antara hasil the dengan obyek wisata yitu hasil pengolahan the yang siap untuk disajikan baik itu the traditional (tubruk) maupun the cluster disalurkan melalui obyek wisata yang ada di desa payung。sehinga petani the tidak bergantung kepada oranglain (pabrik) melainkan obyek wisata yang ada di desa sep。登根demikian, the dapat termanfaatkan登根baik, bakan bisa menjadi oleh-oleh wisatwan yang berkunjung ke desa payung。Bahkan tidak hanya sebegai oleh-oleh tapi menjadi minuman the khas desa payung。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 去求助
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
期刊最新文献
Pendampingan Strategi Marketing Digital dalam Mewujudkan Desa Wisata Religi di Desa Pajajar Kecamatan Rajagaluh Kabupaten Majalengka Pengaruh Modernisasi Terhadap Eksistensi dan Keberlangsungan Pengrajin Dandang di Desa Parapatan Kecamatan Sumberjaya Kabupaten Majalengka Meningkatkan Potensi Wisata Religi Ki Buyut Panjang Desa Paningkiran Majalengka Pengaruh Home Industry terhadap Peningkatan Pendapatan Masyarakat Sekitar Pemberdayaan Masyarakat Desa Singawada Melalui Peningkatan Nilai Sampah Plastik dalam Usaha Menyebarkan Kesadaran Akan Pentingnya Kelestarian Lingkungan
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
已复制链接
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
×
扫码分享
扫码分享
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1