ANALISIS KEBUTUHAN RUANG TERBUKA HIJAU BERDASARKAN KEBUTUHAN OKSIGEN DI KOTA BOGOR

Prima Jiwa Osly, Indah Mardiana, Nuryani Tinumbia, Irfan Ihsani
{"title":"ANALISIS KEBUTUHAN RUANG TERBUKA HIJAU BERDASARKAN KEBUTUHAN OKSIGEN DI KOTA BOGOR","authors":"Prima Jiwa Osly, Indah Mardiana, Nuryani Tinumbia, Irfan Ihsani","doi":"10.35814/artesis.v2i1.3763","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Peningkatan jumlah penduduk di Kota Bogor menyebabkan kebutuhan ruang terbangun dari tahun ke tahun semakin meningkat, sehingga hal ini berimbas pada penurunan luas ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Bogor setiap tahunnya. Proporsi penyediaan RTH sesuai UU No 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang pada wilayah perkotaan yaitu 30% dari luas wilayah kota. Kota Bogor memiliki luas wilayah ± 11.850 ha sehingga dibutuhkan 3.555 ha yang terdiri dari 20 % RTH publik ± 2.370 ha dan 10 % RTH privat yaitu ±1.185 ha. Pada tahun mendatang, untuk menghindari perubahan dari ruang terbuka hijau menjadi ruang terbangun yang semakin meningkat, dibutuhkan luasan RTH yang diprioritaskan untuk dipertahankan dengan pemenuhan RTH berdasarkan kebutuhan lainnya. Perhitungan ku6i jebutuhan RTH berdasarkan kebutuhan oksigen dilakukan dengan menggunakan metode Gerarkis 1974 yang dikembangkan oleh Wisesa pada tahun1988 dan dikembangkan kembali oleh Wijayanti pada tahun 2003. Metode analytical hierarchy process (AHP) digunakan sebagai penilaian preferensi masyarakat dalam pertimbangan pengembangan RTH di Kota Bogor, dan alat bantuan analisis yang digunakan yaitu software ArcGIS dan expert choice V.11. Proyeksi jumlah penduduk Kota Bogor pada tahun 2031 adalah 1.178.795 jiwa dan proyeksi kebutuhan RTH-nya seluas 12.809 ha. Dengan luas ruang terbuka hijau eksisting sebesar 2,031 ha, untuk memenuhi syarat minimum 30% ruang terbuka hijau di perkotaan Kota Bogor memerlukan sekitar 1,523 ha atau sekitar 12,86% penambahan ruang terbuka hijau.","PeriodicalId":291008,"journal":{"name":"Jurnal ARTESIS","volume":"10 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-05-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal ARTESIS","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.35814/artesis.v2i1.3763","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Peningkatan jumlah penduduk di Kota Bogor menyebabkan kebutuhan ruang terbangun dari tahun ke tahun semakin meningkat, sehingga hal ini berimbas pada penurunan luas ruang terbuka hijau (RTH) di Kota Bogor setiap tahunnya. Proporsi penyediaan RTH sesuai UU No 26 tahun 2007 tentang Penataan Ruang pada wilayah perkotaan yaitu 30% dari luas wilayah kota. Kota Bogor memiliki luas wilayah ± 11.850 ha sehingga dibutuhkan 3.555 ha yang terdiri dari 20 % RTH publik ± 2.370 ha dan 10 % RTH privat yaitu ±1.185 ha. Pada tahun mendatang, untuk menghindari perubahan dari ruang terbuka hijau menjadi ruang terbangun yang semakin meningkat, dibutuhkan luasan RTH yang diprioritaskan untuk dipertahankan dengan pemenuhan RTH berdasarkan kebutuhan lainnya. Perhitungan ku6i jebutuhan RTH berdasarkan kebutuhan oksigen dilakukan dengan menggunakan metode Gerarkis 1974 yang dikembangkan oleh Wisesa pada tahun1988 dan dikembangkan kembali oleh Wijayanti pada tahun 2003. Metode analytical hierarchy process (AHP) digunakan sebagai penilaian preferensi masyarakat dalam pertimbangan pengembangan RTH di Kota Bogor, dan alat bantuan analisis yang digunakan yaitu software ArcGIS dan expert choice V.11. Proyeksi jumlah penduduk Kota Bogor pada tahun 2031 adalah 1.178.795 jiwa dan proyeksi kebutuhan RTH-nya seluas 12.809 ha. Dengan luas ruang terbuka hijau eksisting sebesar 2,031 ha, untuk memenuhi syarat minimum 30% ruang terbuka hijau di perkotaan Kota Bogor memerlukan sekitar 1,523 ha atau sekitar 12,86% penambahan ruang terbuka hijau.
查看原文
分享 分享
微信好友 朋友圈 QQ好友 复制链接
本刊更多论文
根据茂物市对绿色开放空间的需求进行分析
茂物市人口的增加导致茂物市的需要年复一年地增加,这影响了茂物市每年的绿色开放空间面积的减少。RTH提供的比例是根据2007年第26号法案,即城市区域的空间分布占城市面积的30%。茂物有城市面积±11.850哈哈所以需要3.555公众组成的20 %楼楼顶±2370哈和私人即±10%楼楼顶1.185哈。在未来的一年里,为了避免从绿色的开放空间变成越来越多的觉醒空间,需要优先的扩张来满足其他需求。基于氧需要的ku6i分解氧是使用1988年Wisesa开发的1974年的Gerarkis方法进行的,2003年Wijayanti重新开发。分析过程(AHP)用于考虑茂物城市RTH发展的社区偏好评估,以及ArcGIS软件和V.11专家的分析辅助工具。茂物市2031年的人口预计为1178,795人,rth的人口预计为12809公顷。茂物市区至少有30%的绿色开放空间,约需要1.523公顷(2.86%)的绿色空间。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 去求助
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
期刊最新文献
ANALISIS ABILITY TO PAY (ATP) DAN WILLINGNESS TO PAY (WTP) PADA RENCANA PENGEMBANGAN SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM (SPAM) SUMBER AIR WENDIT ANALISIS KELAYAKAN INVESTASI PENGEMBANGAN BISNIS KONSTRUKSI DENGAN PENDEKATAN LIFE CYCLE CONSTRUCTION PENGARUH PERLINTASAN SEBIDANG KERETA API TERHADAP KARAKTERISTIK LALU LINTAS PENGARUH SERAT TEBU TERHADAP SIFAT MEKANIS ANALISIS PERCEPATAN WAKTU PENYELESAIAN PROYEK MENGGUNAKAN METODE FAST TRACK DAN CRASH PROGRAM
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
已复制链接
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
×
扫码分享
扫码分享
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1