COMPLIANCE WITH ANTIRETROVIRAL THERAPY AMONG MSM AT CLINIC X, JAKARTA

L. Nafisah
{"title":"COMPLIANCE WITH ANTIRETROVIRAL THERAPY AMONG MSM AT CLINIC X, JAKARTA","authors":"L. Nafisah","doi":"10.22435/KESPRO.V11I2.3728.137-149","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Abstrak \nLatar belakang: Kepatuhan terapeutik di Indonesia masih di bawah 80 persen dan dapat mengakibatkan peningkatan insidensi infeksi usus protozoanal, perkembangan AIDS yang lebih cepat, resistensi obat, kegagalan pengobatan, dan penularan virus ke orang lain. \nTujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan kepatuhan terhadap terapi antiretroviral pada LSL yang mencari pengobatan di klinik swasta dan menyelidiki faktor pendukung dan hambatan untuk retensi ART. \nMetode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Subjek penelitian dipilih dengan menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis isi. \nHasil: Informan berjumlah 7 orang, 4 ODHA, dan 3 petugas kesehatan. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar ODHA patuh dalam menggunakan terapi ARV dan mengikuti saran dokter. Faktor-faktor yang mendukung kepatuhan terhadap terapi ARV meliputi tingkat pendidikan, akses informasi, motivasi internal, hubungan pasien dengan dokter, dan dukungan sosial. Hoax, faktor yang terkait dengan pekerjaan, dan stigma adalah hambatan bagi orang yang hidup dengan HIV dalam mempertahankan kepatuhan terhadap terapi ARV. \nKesimpulan: Kepatuhan optimal terhadap terapi ARV perlu dipertahankan dan ditingkatkan karena dinamis dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Intervensi berbasis teknologi direkomendasikan dalam memantau kepatuhan ODHA dalam terapi ARV. \nKata Kunci: kepatuhan, terapi antiretroviral, hambatan, LSL, ODHA. \nAbstract \nBackground: Therapeutic compliance in Indonesia was still below 80 percent and may resulted in increased incidence of protozoanal intestinal infection, faster AIDS progression, drug resistance, treatment failure, and transmission of the virus to others. \nObjective: The purpose of this study was to describe adherence to antiretroviral therapy among MSM who seek treatment at private clinics and investigate facilitators and barriers to ART retention. \nMethod: This study used qualitative research methods and data collected through in-depth interview. The study subjects were selected using a purposive sampling. Data were analyzed using content analysis. \nResults: The informants were 7 people include 4 PLWHA and 3 health workers. The results showed that most ODHA were compliant in taking ARV therapy and following doctor's advice. Factors supported adherence to ARV therapy include levels of education, access to information, internal motivation, patient relationships with doctors, and social support. Hoaxes, work related factors, and stigma are barriers to people living with HIV in sustaining ARV therapy adherence. \nConclusion: Optimal adherence to ARV therapy needs to be maintained and improved because it is dynamic and influenced by various factors. Technological interventions are recommended in monitoring PLWHA compliance in ARV therapy \nKeywords: adherence, antiretroviral therapy, barriers, MSM, PLWHA.","PeriodicalId":103177,"journal":{"name":"Jurnal Kesehatan Reproduksi","volume":"12 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2020-12-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Kesehatan Reproduksi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.22435/KESPRO.V11I2.3728.137-149","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Abstrak Latar belakang: Kepatuhan terapeutik di Indonesia masih di bawah 80 persen dan dapat mengakibatkan peningkatan insidensi infeksi usus protozoanal, perkembangan AIDS yang lebih cepat, resistensi obat, kegagalan pengobatan, dan penularan virus ke orang lain. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan kepatuhan terhadap terapi antiretroviral pada LSL yang mencari pengobatan di klinik swasta dan menyelidiki faktor pendukung dan hambatan untuk retensi ART. Metode: Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan data yang dikumpulkan melalui wawancara mendalam. Subjek penelitian dipilih dengan menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan analisis isi. Hasil: Informan berjumlah 7 orang, 4 ODHA, dan 3 petugas kesehatan. Hasilnya menunjukkan bahwa sebagian besar ODHA patuh dalam menggunakan terapi ARV dan mengikuti saran dokter. Faktor-faktor yang mendukung kepatuhan terhadap terapi ARV meliputi tingkat pendidikan, akses informasi, motivasi internal, hubungan pasien dengan dokter, dan dukungan sosial. Hoax, faktor yang terkait dengan pekerjaan, dan stigma adalah hambatan bagi orang yang hidup dengan HIV dalam mempertahankan kepatuhan terhadap terapi ARV. Kesimpulan: Kepatuhan optimal terhadap terapi ARV perlu dipertahankan dan ditingkatkan karena dinamis dan dipengaruhi oleh berbagai faktor. Intervensi berbasis teknologi direkomendasikan dalam memantau kepatuhan ODHA dalam terapi ARV. Kata Kunci: kepatuhan, terapi antiretroviral, hambatan, LSL, ODHA. Abstract Background: Therapeutic compliance in Indonesia was still below 80 percent and may resulted in increased incidence of protozoanal intestinal infection, faster AIDS progression, drug resistance, treatment failure, and transmission of the virus to others. Objective: The purpose of this study was to describe adherence to antiretroviral therapy among MSM who seek treatment at private clinics and investigate facilitators and barriers to ART retention. Method: This study used qualitative research methods and data collected through in-depth interview. The study subjects were selected using a purposive sampling. Data were analyzed using content analysis. Results: The informants were 7 people include 4 PLWHA and 3 health workers. The results showed that most ODHA were compliant in taking ARV therapy and following doctor's advice. Factors supported adherence to ARV therapy include levels of education, access to information, internal motivation, patient relationships with doctors, and social support. Hoaxes, work related factors, and stigma are barriers to people living with HIV in sustaining ARV therapy adherence. Conclusion: Optimal adherence to ARV therapy needs to be maintained and improved because it is dynamic and influenced by various factors. Technological interventions are recommended in monitoring PLWHA compliance in ARV therapy Keywords: adherence, antiretroviral therapy, barriers, MSM, PLWHA.
查看原文
分享 分享
微信好友 朋友圈 QQ好友 复制链接
本刊更多论文
雅加达x诊所男男性行为者抗逆转录病毒治疗依从性
摘要背景:印度尼西亚的治疗性服从仍然低于80%,可能导致原生动物肠道感染、艾滋病进展更快、抗药性、治疗失败和病毒传播到他人。目的:本研究的目的是描述LSL在私人诊所寻求治疗,研究艺术保留的支持因素和障碍的抗逆转录病毒治疗。方法:该研究采用定性研究方法和通过深入采访收集的数据。研究对象采用采样方法进行选择。数据通过内容分析进行分析。结果:线人人数为7人,4人,3名卫生工作者。结果表明,ODHA大多数人在使用抗逆转录病毒治疗和听从医生的建议时都是顺从的。支持抗逆转录病毒治疗的因素包括教育水平、信息获取、内部动机、患者与医生的关系和社会支持。欺骗、就业相关因素和耻辱是那些生活在艾滋病毒中的人维持抗逆转录病毒治疗的障碍。结论:由于各种因素的动态和影响,抗逆转录病毒治疗的最佳一致性需要保持和增加。基于技术的干预建议监控ODHA服从的抗逆转录病毒治疗。关键词:服从、抗逆转录病毒治疗、障碍、LSL、ODHA。摘要背景:印度尼西亚的治疗方法仍然低于80人的percent,可能会增加艾滋病进行性、药物抑制、治疗失败和将病毒传给其他人的可能性。这项研究的目的是描述针对私人诊所和技术障碍调查的针对逆转录病毒治疗的建议。本期研究方法:本期研究方法及接受采访的国务院数据收集。研究对象选择使用采样方法。数据是对内容分析的分析。结果:线人包括7人包括4个pl和3个健康工作者。结果表明,接受治疗和遵循医生的建议是最不可能的。教育水平、信息通道、内部激励、病人与医生和社会支持关系的关系。Hoaxes,合作关系因素,和耻辱是艾滋病毒在支持抗逆转录病毒治疗adherence中生活的障碍。结论:对抗逆转录病毒治疗的最佳妥协需要进行研究和培养,因为它被不同种类的因素动态和影响。技术干预正在被重新启动监控转录疗法:adherence, anti逆转录疗法,barriers, MSM, plwhat。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 去求助
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
期刊最新文献
HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP DENGAN PERILAKU PERSONAL HYGIENE MENSTRUASI PADA REMAJA PUTRI DI DENPASAR Early Initiation Breastfeeding Determinant Among Postpartum Mother in Tangerang City PENGETAHUAN KOMPREHENSIF REMAJA TENTANG HIV MENUJU END AIDS 2030 Coaching Method For Pregnant Women To Prevent Stunting Risk In Banyumas Hubungan status gizi dan morbiditas balita pada desa lokus dan non lokus di 13 kabupaten lokus stunting di Indonesia tahun 2019
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
已复制链接
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
×
扫码分享
扫码分享
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1