{"title":"Pengaruh Pemberian Alkohol Peroral Terhadap Nilai Mean Corpuscular Volume, Morfologi Eritrosit Darah Tepi dan Normoblas Sumsum Tulang","authors":"Rodhi Hartono, Soewono Soewono, Triana Ratnaningsih","doi":"10.31983/JLM.V1I1.5161","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni laboratorium pre-post test group control design. Subyek penelitian berupa 36 ekor tikus putih jantan dewasa (strain wistar Rattus norvegicus) berumur 10 minggu dengan BB 200-250 gram. Sebelum perlakuan, tikus diambil darahnya 1.5 cc untuk diukur nilai MCV dan morfologi eritrosit darah tepi. Kemudian sampel dibagi menjadi 6 kelompok diberikan perlakuan selama 45 hari dengan pemberian alkohol peroral secara terus menerus. Sesudah perlakuan, tikus diambil darahnya untuk diukur nilai MCV dan morfologi eritrosit darah tepi serta diambil femur kanan untuk pemeriksaan morfologi dan diameter normoblas sumsum tulang. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan nilai MCV sesudah perlakuan selaras dengan semakin tingginya konsentrasi alkohol yang diberikan (p 0.000 0.05) tetapi ada kecenderungan peningkatan diameter normoblas. Pengamatan kualitatif terhadap gambaran normoblas menunjukkan hanya kelompok kontrol yang mempunyai ciri-ciri morfologi normoblas normal, sedangkan kelompok perlakuan telah mengalami perubahan morfologi sel. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian alkohol peroral secara terus menerus menyebabkan peningkatan nilai MCV tikus, perubahan morfologi eritrosit darah tepi dan normoblas sumsum tulang serta terjadi kecenderungan peningkatan diameter normoblas.","PeriodicalId":232833,"journal":{"name":"Jaringan Laboratorium Medis","volume":"20 10","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-05-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"3","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jaringan Laboratorium Medis","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31983/JLM.V1I1.5161","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 3
Abstract
Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental murni laboratorium pre-post test group control design. Subyek penelitian berupa 36 ekor tikus putih jantan dewasa (strain wistar Rattus norvegicus) berumur 10 minggu dengan BB 200-250 gram. Sebelum perlakuan, tikus diambil darahnya 1.5 cc untuk diukur nilai MCV dan morfologi eritrosit darah tepi. Kemudian sampel dibagi menjadi 6 kelompok diberikan perlakuan selama 45 hari dengan pemberian alkohol peroral secara terus menerus. Sesudah perlakuan, tikus diambil darahnya untuk diukur nilai MCV dan morfologi eritrosit darah tepi serta diambil femur kanan untuk pemeriksaan morfologi dan diameter normoblas sumsum tulang. Hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan nilai MCV sesudah perlakuan selaras dengan semakin tingginya konsentrasi alkohol yang diberikan (p 0.000 0.05) tetapi ada kecenderungan peningkatan diameter normoblas. Pengamatan kualitatif terhadap gambaran normoblas menunjukkan hanya kelompok kontrol yang mempunyai ciri-ciri morfologi normoblas normal, sedangkan kelompok perlakuan telah mengalami perubahan morfologi sel. Kesimpulan dari penelitian ini adalah pemberian alkohol peroral secara terus menerus menyebabkan peningkatan nilai MCV tikus, perubahan morfologi eritrosit darah tepi dan normoblas sumsum tulang serta terjadi kecenderungan peningkatan diameter normoblas.