Eunike Likuayang, Pemmy Tumewu, Langimanapa S. Demmasabu
{"title":"Effect Of Liquid Organic Fertilizer Kirinyuh (Chromolaena odorata) On Growth And Production Of Green Palm (Brassica juncea L.)","authors":"Eunike Likuayang, Pemmy Tumewu, Langimanapa S. Demmasabu","doi":"10.35791/jat.v4i1.44020","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"The research was carried out in the village of Ranoketang Atas, sub-district. Touluaan, district. Southeast Minahasa which took place on August 11 to October 5, 2021. The study used a factorial completely randomized design (CRD) with factor I being the concentration of liquid organic fertilizer kirinyuh (A) which consisted of 3 treatment levels A1 = liquid organic fertilizel kirinyuh 100 ml /liter of water, A2 = liquid organic fertilizel kirinyuh 150 ml/liter of water, A3 = liquid organic fertilizel kirinyuh 200 ml/liter of water and Factor II is the time of administration of liquid organic fertilizel kirinyuh (B), which consists of 3 levels: B1 = 7 days after transplanting, B2 = 7 and 14 days after transplanting, B3 = 7, 14, 21 days after transplanting. Each treatment was repeated 3 times to obtain 27 experimental units. The variables observed were the increase in plant height and number of leaves at the age of 28 and 56 days after transplanting of mustard greens, leaf length, leaf width, and fresh weight of mustard plants observed at harvest. The results showed that there was no interaction between concentration and time of application of organic fertilizer liquid kirinyuh on all observed variables. The single concentration of kirinyuh liquid organic fertilizer had no effect on the increase in plant height, the addition of organic fertilizer had an effect on the increase in the number of mustard leaves. concentration of kirinyuh 150 ml/liter of water was the best for increasing the number of mustard leaves. Keywords : Green Mustard Plant. POC Kirinyuh. Abstrak Penelitian dilaksanakan di desa Ranoketang Atas, kecamatan. Touluaan, kabupaten. Minahasa tenggara yang berlangsung pada 11 Agustus sampai dengan 5 Oktober 2021. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan faktor I adalah konsentrasi pupuk organik cair (POC) kirinyuh (A) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan A1 = POC Kirinyuh 100 ml/liter air, A2 = POC Kirinyuh 150 ml/liter air, A3 = POC Kirinyuh 200 ml/liter air dan Faktor II adalah waktu pemberian POC Kirinyuh (B), yang terdiri dari 3 taraf : B1 = 7 hari setelah pindah tanam, B2 = 7 dan 14 hari setelah pindah tanam, B3 = 7, 14, 21 hari setelah pindah tanam. Setiap perlakuan diulangi sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Variabel yang diamati adalah Pertambahan tinggi tanaman dan pertambahan jumlah daun pada umur 28 dan 56 hari setelah pindah tanam (HSPT) sawi, panjang daun, lebar daun, dan berat segar tanaman sawi diamati saat panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara konsentrasi dan waktu pemberian pupuk organik cari kirinyuh terhadap semua variabel yang diamati. Secara tunggal konsentrasi pupuk organik cair kirinyuh tidak berpengaruh pada pertambahan tinggi tanaman, pemberian pupuk organik berpengaruh pada pertambahan jumlah daun sawi. Konsentrasi POC kirinyuh 150 ml/Liter air terbaik pada pertambahan jumlah daun tanaman sawi. Kata kunci : Tanaman Sawi Hijau. POC Kirinyuh.","PeriodicalId":408479,"journal":{"name":"Jurnal Agroekoteknologi Terapan","volume":"10 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-01-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Agroekoteknologi Terapan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.35791/jat.v4i1.44020","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
The research was carried out in the village of Ranoketang Atas, sub-district. Touluaan, district. Southeast Minahasa which took place on August 11 to October 5, 2021. The study used a factorial completely randomized design (CRD) with factor I being the concentration of liquid organic fertilizer kirinyuh (A) which consisted of 3 treatment levels A1 = liquid organic fertilizel kirinyuh 100 ml /liter of water, A2 = liquid organic fertilizel kirinyuh 150 ml/liter of water, A3 = liquid organic fertilizel kirinyuh 200 ml/liter of water and Factor II is the time of administration of liquid organic fertilizel kirinyuh (B), which consists of 3 levels: B1 = 7 days after transplanting, B2 = 7 and 14 days after transplanting, B3 = 7, 14, 21 days after transplanting. Each treatment was repeated 3 times to obtain 27 experimental units. The variables observed were the increase in plant height and number of leaves at the age of 28 and 56 days after transplanting of mustard greens, leaf length, leaf width, and fresh weight of mustard plants observed at harvest. The results showed that there was no interaction between concentration and time of application of organic fertilizer liquid kirinyuh on all observed variables. The single concentration of kirinyuh liquid organic fertilizer had no effect on the increase in plant height, the addition of organic fertilizer had an effect on the increase in the number of mustard leaves. concentration of kirinyuh 150 ml/liter of water was the best for increasing the number of mustard leaves. Keywords : Green Mustard Plant. POC Kirinyuh. Abstrak Penelitian dilaksanakan di desa Ranoketang Atas, kecamatan. Touluaan, kabupaten. Minahasa tenggara yang berlangsung pada 11 Agustus sampai dengan 5 Oktober 2021. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) pola faktorial dengan faktor I adalah konsentrasi pupuk organik cair (POC) kirinyuh (A) yang terdiri dari 3 taraf perlakuan A1 = POC Kirinyuh 100 ml/liter air, A2 = POC Kirinyuh 150 ml/liter air, A3 = POC Kirinyuh 200 ml/liter air dan Faktor II adalah waktu pemberian POC Kirinyuh (B), yang terdiri dari 3 taraf : B1 = 7 hari setelah pindah tanam, B2 = 7 dan 14 hari setelah pindah tanam, B3 = 7, 14, 21 hari setelah pindah tanam. Setiap perlakuan diulangi sebanyak 3 kali sehingga diperoleh 27 satuan percobaan. Variabel yang diamati adalah Pertambahan tinggi tanaman dan pertambahan jumlah daun pada umur 28 dan 56 hari setelah pindah tanam (HSPT) sawi, panjang daun, lebar daun, dan berat segar tanaman sawi diamati saat panen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara konsentrasi dan waktu pemberian pupuk organik cari kirinyuh terhadap semua variabel yang diamati. Secara tunggal konsentrasi pupuk organik cair kirinyuh tidak berpengaruh pada pertambahan tinggi tanaman, pemberian pupuk organik berpengaruh pada pertambahan jumlah daun sawi. Konsentrasi POC kirinyuh 150 ml/Liter air terbaik pada pertambahan jumlah daun tanaman sawi. Kata kunci : Tanaman Sawi Hijau. POC Kirinyuh.
这项研究是在Ranoketang Atas村进行的。Touluaan区。东南米纳哈沙,于2021年8月11日至10月5日举行。本研究采用因子完全随机设计(CRD),因子1为液体有机肥料kirinyuh浓度(a),共3个处理水平A1 =液体有机肥料kirinyuh 100 ml/l水,A2 =液体有机肥料kirinyuh 150 ml/l水,A3 =液体有机肥料kirinyuh 200 ml/l水,因子2为液体有机肥料kirinyuh (B)施用时间,共3个处理水平:B1 =移栽后7天,B2 =移栽后7、14天,B3 =移栽后7、14、21天。每个处理重复3次,得到27个实验单位。观察到的变量是在移栽后28天和56天芥菜植株的株高和叶片数量的增加,收获时观察到的芥菜植株的叶长、叶宽和鲜重。结果表明,在所有观测变量上,基林柳液有机肥施用浓度与施用时间之间不存在交互作用。单一浓度的麒麟柳液体有机肥对株高的增加没有影响,添加有机肥对芥菜叶数的增加有影响。以150 ml/l的浓度对芥菜叶的增殖效果最好。关键词:芥菜;POC Kirinyuh。摘要:Penelitian dilaksanakan di desa Ranoketang Atas, kecamatan。Touluaan,县。11 Agustus sampai dengan 2021年10月5日。Penelitian menggunakan Rancangan Acak Lengkap(、)普拉faktorial dengan faktor我adalah konsentrasi pupuk organik以下简称(POC) kirinyuh (A)杨terdiri达里语3 taraf日报perlakuan A1 = POC kirinyuh 100 ml /升空气,A2 = POC kirinyuh 150毫升/升空气,A3 = POC kirinyuh 200毫升/升空气丹faktor II adalah waktu pemberian POC kirinyuh (B),杨terdiri达里语3 taraf日报:B1 = 7哈里setelah pindah tanam, B2 = 7丹14哈里setelah pindah tanam, B3 = 7、14、21哈里setelah pindah tanam。Setiap perlakuan diulangi sebanyak 3 kali seingga diperoleh 27 satuan percobaan。变量yang diamati adalah Pertambahan tinggi tanaman dan Pertambahan jumlah daan paada umur 28 dan 56 hari setelah pindah tanam (HSPT) sawi, panjang dan, lebar dan, danberat segar tanaman sawi diamati saat panen。Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat interaksi antara konsentrasi danwaktu pemberian pupuk organik cari kirinyuh terhadap semua variabel yang diamati。我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说,我是说。Konsentrasi POC kirinyuh 150毫升/升空气terbaik pada pertambahan jumlah daan tanaman sawi。Kata kunci: Tanaman Sawi Hijau。POC Kirinyuh。