Keefektifan Penggunaan Media Rekaman Meletusnya Gunung Berapi Krakatau dalam Pembelajaran Menulis Puisi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Lembang, Kabupaten Pinrang
{"title":"Keefektifan Penggunaan Media Rekaman Meletusnya Gunung Berapi Krakatau dalam Pembelajaran Menulis Puisi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Lembang, Kabupaten Pinrang","authors":"Andi Dian Sartika, Nur Khadijah Razak","doi":"10.37985/jer.v4i3.413","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Media pembelajaran sangat penting dalam mengembangkan proses pembelajaran. Minat dan motivasi belajar peserta didik juga meningkat. Seperti yang kita ketahui permasalahan utama dalam proses pembelajaran yakni minat dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keefektifan penggunaan rekaman peristiwa meletusnya gunung berapi Krakatau dalam pembelajaran menulis puisi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Lembang, Kabupaten Pinrang yang berjumlah 245 orang dan terbagi ke dalam 5 kelas. Penarikan sampel dilakukakn dengan menggunakan teknik purposive sampling (sampel purposif), artinya penentuan sampel dilakukan secara sengaja dengan jumlah yang ditentukan sesuai dengan kebutuhan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan siswa dalam menulis puisi dengan menggunakan media rekaman peristiwa meletusnya gunung berapi Krakatau (kelas eksperimen) adalah nilai 9,0 sedangkan nilai rata-rata kemampuan menulis puisi siswa tanpa menggunakan media rekaman rekaman peristiwa meletusnya gunung berapi Krakatau (kelas kontrol) adalah 6,1. Hasil perbandingan koefisien nilai rata-rata siswa (thitung) antara kelas eksperimen (X.4) dan kelas kontrol (X.5) diperoleh sebesar 5,8 lebih besar dari ttabel pada taraf signifikan 0,05, yaitu t.s.0,05=1,66. Oleh karena itu, thitung lebih besar dari ttabel pada taraf signifikan 0,05, maka hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima. Dengan demikian, penggunaan media rekaman peristiwa meletusnya gunung berapi Krakatau dapat meningkatkan pembelajaran menulis puisi siswa kelas X SMA Negeri 1 Lembang, Kabupaten Pinrang.","PeriodicalId":55682,"journal":{"name":"Journal of AviationAerospace Education Research","volume":"117 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-09-27","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Journal of AviationAerospace Education Research","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.37985/jer.v4i3.413","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Media pembelajaran sangat penting dalam mengembangkan proses pembelajaran. Minat dan motivasi belajar peserta didik juga meningkat. Seperti yang kita ketahui permasalahan utama dalam proses pembelajaran yakni minat dan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan keefektifan penggunaan rekaman peristiwa meletusnya gunung berapi Krakatau dalam pembelajaran menulis puisi. Penelitian ini adalah penelitian deskriptif kuantitatif. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA Negeri 1 Lembang, Kabupaten Pinrang yang berjumlah 245 orang dan terbagi ke dalam 5 kelas. Penarikan sampel dilakukakn dengan menggunakan teknik purposive sampling (sampel purposif), artinya penentuan sampel dilakukan secara sengaja dengan jumlah yang ditentukan sesuai dengan kebutuhan analisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata kemampuan siswa dalam menulis puisi dengan menggunakan media rekaman peristiwa meletusnya gunung berapi Krakatau (kelas eksperimen) adalah nilai 9,0 sedangkan nilai rata-rata kemampuan menulis puisi siswa tanpa menggunakan media rekaman rekaman peristiwa meletusnya gunung berapi Krakatau (kelas kontrol) adalah 6,1. Hasil perbandingan koefisien nilai rata-rata siswa (thitung) antara kelas eksperimen (X.4) dan kelas kontrol (X.5) diperoleh sebesar 5,8 lebih besar dari ttabel pada taraf signifikan 0,05, yaitu t.s.0,05=1,66. Oleh karena itu, thitung lebih besar dari ttabel pada taraf signifikan 0,05, maka hipotesis nol (H0) ditolak dan hipotesis alternatif (H1) diterima. Dengan demikian, penggunaan media rekaman peristiwa meletusnya gunung berapi Krakatau dapat meningkatkan pembelajaran menulis puisi siswa kelas X SMA Negeri 1 Lembang, Kabupaten Pinrang.