{"title":"Kreativitas Guru dalam Mengatasi Kekurangan Sarana dan Prasarana Pembelajaran Fikih","authors":"Jelita Dalimunthe, Sapri Sapri","doi":"10.37985/jer.v4i3.311","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kreativitas seorang guru dapat mengatasi kekurangan sarana dan prasarana pembelajaran fikih di MAS Raudhatul Akmal Batang Kuis, serta keadaan Sarana dan Prasarana Pembelajaran fikih pada MAS Raudhatul Akmal Batang Kuis. Untuk mendukung pendidikan, sarana dan prasarana sangat penting. Mendukung keberhasilan mempelajari fikih, berbagai elemen pendukung yang sangat penting. Salah satunya ialah dengan bantuan buku teks fikih, dengan adanya buku teks fikih guru terbantu dalam pengembangan bahan ajar dan memungkinkan siswa untuk berpartisipasi penuh dalam pembelajaran mereka. Apabila buku teks pembelajaran fikih tidak mencukupi, maka guru diharapkan dapat secara kreatif mengatasi permasalahan tersebut agar proses pembelajaran dapat berhasil dan siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran fkihnya. Adapun pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian field research (penelitian lapangan). Dalam penelitian ini, penulis mengambil studi kasus MAS Raudhatul Akmal Batang Kuis. Sedangkan pendekatan pada penelitian ini adalah pendekatan deskriftip kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini ialah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Guru MAS Raudhatul Akmal Batang Kuis termasuk guru yang kreatif dalam mengatasi kekurangan sarana dan prasarana pembelajaran fikih. 2) Guru MAS Raudhatul Akmal Batang Kuis termasuk guru yang kreatif dalam melihat masalah. 3) Kondisi sarana dan prasarana pembelajaran fikih MAS Raudhatul Akmal Batang Kuis kurang memadai.","PeriodicalId":55682,"journal":{"name":"Journal of AviationAerospace Education Research","volume":"102 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-08-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Journal of AviationAerospace Education Research","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.37985/jer.v4i3.311","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kreativitas seorang guru dapat mengatasi kekurangan sarana dan prasarana pembelajaran fikih di MAS Raudhatul Akmal Batang Kuis, serta keadaan Sarana dan Prasarana Pembelajaran fikih pada MAS Raudhatul Akmal Batang Kuis. Untuk mendukung pendidikan, sarana dan prasarana sangat penting. Mendukung keberhasilan mempelajari fikih, berbagai elemen pendukung yang sangat penting. Salah satunya ialah dengan bantuan buku teks fikih, dengan adanya buku teks fikih guru terbantu dalam pengembangan bahan ajar dan memungkinkan siswa untuk berpartisipasi penuh dalam pembelajaran mereka. Apabila buku teks pembelajaran fikih tidak mencukupi, maka guru diharapkan dapat secara kreatif mengatasi permasalahan tersebut agar proses pembelajaran dapat berhasil dan siswa dapat mencapai tujuan pembelajaran fkihnya. Adapun pendekatan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian field research (penelitian lapangan). Dalam penelitian ini, penulis mengambil studi kasus MAS Raudhatul Akmal Batang Kuis. Sedangkan pendekatan pada penelitian ini adalah pendekatan deskriftip kualitatif. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini ialah wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan: 1) Guru MAS Raudhatul Akmal Batang Kuis termasuk guru yang kreatif dalam mengatasi kekurangan sarana dan prasarana pembelajaran fikih. 2) Guru MAS Raudhatul Akmal Batang Kuis termasuk guru yang kreatif dalam melihat masalah. 3) Kondisi sarana dan prasarana pembelajaran fikih MAS Raudhatul Akmal Batang Kuis kurang memadai.