MEMBANGUN SEKOLAH RAMAH ANAK BERWAWASAN ANTI BULLYING, ANTI KEKERASAN SEKSUAL DAN ANTI NARKOBA BERBASIS KEMITRAAN GUNA MENDUKUNG PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DAN SEKOLAH SEHAT DI SMAN 9 BANDARLAMPUNG
{"title":"MEMBANGUN SEKOLAH RAMAH ANAK BERWAWASAN ANTI BULLYING, ANTI KEKERASAN SEKSUAL DAN ANTI NARKOBA BERBASIS KEMITRAAN GUNA MENDUKUNG PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA DAN SEKOLAH SEHAT DI SMAN 9 BANDARLAMPUNG","authors":"Novita Tresiana, Noverman Duadji, Intan Fitri Meutia, L. Krisnawati, Nirwanto Nirwanto, Elizarwati Elizarwati","doi":"10.23960/jss.v8i1.470","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di kalangan remaja dan pelajar seperti tidak pernah usai, mulai dari bullying, kekerasan sosial sampai dengan penyalahgunaan narkoba. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merilis data bahwa sepanjang tahun 2022, setidaknya sudah terdapat lebih dari 226 kasus kekerasan fisik dan psikis, termasuk perundungan yang jumlahnya terus meningkat. Kasus kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia cukup juga tinggi. Penyebab adanya tren tersebut adalah banyak remaja yang terpengaruh lingkungan yang tidak sehat sehingga terlibat kepada pergaulan bebas. Pergaulan bebas dapat menyebabkan penyimpangan norma seperti kekerasan seksual, tawuran dan penyalahgunaan narkoba. Salah satu upaya untuk mencegah dan menanggulangi pergaulan bebas adalah dengan pendidikan karakter. Maka dari itu tujuan PKM ini adalah mensosialisasi dan mendampingi para pelajar khususnya SMAN 9 Bandar Lampung untuk memahami bahayanya pergaulan di lingkungan yang sangat bebas. Kemudian sasaran dari kegiatan ini adalah siswa SMAN 9 Bandar Lampung. Pengabdian ini akan dilaksanakan dengan memberi pemahaman betapa bahayanya pergaulan bebas yang dapat menimbulkan penyimpangan norma seperti kekerasan seksual, tawuran dan penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini juga memberi pelatihan bagaimana siswa SMA dapat menanamkan nilai dan karakter pancasila pada diri masing-masing. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan mengisi kuesioner (tes angket). PKM ini melakukan pre-test dan post test.","PeriodicalId":183566,"journal":{"name":"Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan","volume":"85 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2024-03-21","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.23960/jss.v8i1.470","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Penyimpangan-penyimpangan yang terjadi di kalangan remaja dan pelajar seperti tidak pernah usai, mulai dari bullying, kekerasan sosial sampai dengan penyalahgunaan narkoba. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) merilis data bahwa sepanjang tahun 2022, setidaknya sudah terdapat lebih dari 226 kasus kekerasan fisik dan psikis, termasuk perundungan yang jumlahnya terus meningkat. Kasus kekerasan seksual terhadap anak di Indonesia cukup juga tinggi. Penyebab adanya tren tersebut adalah banyak remaja yang terpengaruh lingkungan yang tidak sehat sehingga terlibat kepada pergaulan bebas. Pergaulan bebas dapat menyebabkan penyimpangan norma seperti kekerasan seksual, tawuran dan penyalahgunaan narkoba. Salah satu upaya untuk mencegah dan menanggulangi pergaulan bebas adalah dengan pendidikan karakter. Maka dari itu tujuan PKM ini adalah mensosialisasi dan mendampingi para pelajar khususnya SMAN 9 Bandar Lampung untuk memahami bahayanya pergaulan di lingkungan yang sangat bebas. Kemudian sasaran dari kegiatan ini adalah siswa SMAN 9 Bandar Lampung. Pengabdian ini akan dilaksanakan dengan memberi pemahaman betapa bahayanya pergaulan bebas yang dapat menimbulkan penyimpangan norma seperti kekerasan seksual, tawuran dan penyalahgunaan narkoba. Kegiatan ini juga memberi pelatihan bagaimana siswa SMA dapat menanamkan nilai dan karakter pancasila pada diri masing-masing. Evaluasi kegiatan dilakukan dengan mengisi kuesioner (tes angket). PKM ini melakukan pre-test dan post test.
青少年和学生中出现的偏差似乎从未停止过,从欺凌、社会暴力到吸毒,不一而足。印度尼西亚儿童保护委员会(KPAI)公布的数据显示,在整个2022年,至少发生了226起包括欺凌在内的身体和心理暴力事件,而且这种情况还在继续增加。印尼针对儿童的性暴力案件也相当高。造成这一趋势的原因是,许多青少年受到不健康环境的影响,开始滥交。滥交会导致规范的偏离,如性暴力、斗殴和吸毒。品德教育是预防和克服滥交的努力之一。因此,本 PKM 的目的是帮助学生,尤其是 SMAN 9 Bandar Lampung 的学生,在一个非常自由的环境中了解滥交的危害。这项活动的目标群体是 Bandar Lampung SMAN 9 的学生。这项服务将通过让学生了解危险的滥交行为会如何导致规范的偏离,如性暴力、斗殴和药物滥用。这项活动还提供培训,让中学生了解如何向自己灌输潘查希拉(Pancasila)价值观和品格。通过填写问卷(问卷测试)对活动进行评估。本次活动进行了前测和后测。