{"title":"Strategi Kepala Sekolah Menengah Atas dalam Menyiapkan Sekolah Penggerak","authors":"Nelson Dowansiba, Hermanto Hermanto","doi":"10.24832/jpnk.v7i2.3060","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memformulasikan strategi kepala sekolah dalam menyiapkan Sekolah Penggerak terkait dengan: 1) penguatan SDM; 2) pembelajaran paradigma baru; dan 3) sarana prasarana. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dan berlokasi di SMAN 1 dan 2 Wonosari, Yogyakarta. Data primer diperoleh dari hasil observasi dan wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen arsip sekolah. Hasil penelitian menunjukkan: 1) strategi yang dilakukan oleh Kepala SMA Negeri 1 dan 2 Wonosari untuk meningkatkan kompetensi SDM adalah dengan mengusung konsep perancangan, pelaksanaan, dan evaluasi (PPE); 2) strategi yang dilakukan oleh Kepala SMA Negeri 1 dan 2 Wonosari untuk mengelola pembelajaran paradigma baru adalah dengan menggunakan konsep student centered learning (SCL); dan 3)strategi yang dilakukan oleh Kepala SMA Negeri 1 dan 2 Wonosari untuk menyediakan sarana dan prasarana adalah dengan konsep 2P atau perencanaan dan pengadaan. Ketiga strategi tersebut dinilai paling efektif untuk menyiapkan Sekolah Penggerak. \n ","PeriodicalId":32523,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-12-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"2","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Pendidikan dan Kebudayaan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24832/jpnk.v7i2.3060","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan memformulasikan strategi kepala sekolah dalam menyiapkan Sekolah Penggerak terkait dengan: 1) penguatan SDM; 2) pembelajaran paradigma baru; dan 3) sarana prasarana. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dan berlokasi di SMAN 1 dan 2 Wonosari, Yogyakarta. Data primer diperoleh dari hasil observasi dan wawancara, sedangkan data sekunder diperoleh dari dokumen-dokumen arsip sekolah. Hasil penelitian menunjukkan: 1) strategi yang dilakukan oleh Kepala SMA Negeri 1 dan 2 Wonosari untuk meningkatkan kompetensi SDM adalah dengan mengusung konsep perancangan, pelaksanaan, dan evaluasi (PPE); 2) strategi yang dilakukan oleh Kepala SMA Negeri 1 dan 2 Wonosari untuk mengelola pembelajaran paradigma baru adalah dengan menggunakan konsep student centered learning (SCL); dan 3)strategi yang dilakukan oleh Kepala SMA Negeri 1 dan 2 Wonosari untuk menyediakan sarana dan prasarana adalah dengan konsep 2P atau perencanaan dan pengadaan. Ketiga strategi tersebut dinilai paling efektif untuk menyiapkan Sekolah Penggerak.