{"title":"Diagnosis kesulitan belajar siswa dari keluarga broken home (studi kasus pada MAN 4 Aceh)","authors":"Mery Fajriyati, Said Nurdin, Z. Nelissa","doi":"10.26539/teraputik.61890","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Keluarga merupakan lingkungan terdekat untuk membesarkan dan mendewasakan, di dalamnya siswa mendapat pendidikan pertama kali. Keluarga juga memiliki peranan penting dalam tumbuh kembang siswa, k arena lingkungan yang baik akan membawa dampak yang positif terhadap perkembangan siswa. Begitu juga sebaliknya, lingkungan yang kurang baik maka juga akan berpengaruh negatif pada pertumbuhan dan perkembangan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor permasalahan belajar anak dengan latar belakang keluarga broken home di MAN 4 Aceh Besar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data menggunakan wawancara semi-struktur. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII sebanyak 6 responden dan sebagai pendukung dalam penelitian wali kelas dan guru BK di MAN 4 Aceh Besar. Hasil yang diperoleh adalah faktor yang menyebabkan masalah belajar yang terdiri dari faktor internal yaitu perhatian, minat, bakat, motif, kematangan,dan kesiapan, dan faktor kelelahan. Kemudian faktor eksternalnya adalah cara mendidik orangtua, relasi antar keluarga, suasana rumah, keadaan ekonomi, dan latar belakang kebudayaan. Lalu didukung oleh faktor dari sekolah yang meliputi kurikulum, metode mengajar, dan interaksi guru-siswa, dan sarana-prasarana sekolah","PeriodicalId":32066,"journal":{"name":"Teraputik Jurnal Bimbingan dan Konseling","volume":" ","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Teraputik Jurnal Bimbingan dan Konseling","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.26539/teraputik.61890","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Abstract
Keluarga merupakan lingkungan terdekat untuk membesarkan dan mendewasakan, di dalamnya siswa mendapat pendidikan pertama kali. Keluarga juga memiliki peranan penting dalam tumbuh kembang siswa, k arena lingkungan yang baik akan membawa dampak yang positif terhadap perkembangan siswa. Begitu juga sebaliknya, lingkungan yang kurang baik maka juga akan berpengaruh negatif pada pertumbuhan dan perkembangan siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor permasalahan belajar anak dengan latar belakang keluarga broken home di MAN 4 Aceh Besar. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan metode studi kasus. Pengumpulan data menggunakan wawancara semi-struktur. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa kelas VIII sebanyak 6 responden dan sebagai pendukung dalam penelitian wali kelas dan guru BK di MAN 4 Aceh Besar. Hasil yang diperoleh adalah faktor yang menyebabkan masalah belajar yang terdiri dari faktor internal yaitu perhatian, minat, bakat, motif, kematangan,dan kesiapan, dan faktor kelelahan. Kemudian faktor eksternalnya adalah cara mendidik orangtua, relasi antar keluarga, suasana rumah, keadaan ekonomi, dan latar belakang kebudayaan. Lalu didukung oleh faktor dari sekolah yang meliputi kurikulum, metode mengajar, dan interaksi guru-siswa, dan sarana-prasarana sekolah
家庭是最接近成长和成长的环境,学生在这里接受第一次教育。家庭在学生发展中也发挥着重要作用,良好的环境将对学生发展产生积极影响。另一方面,不太好的环境也会对学生的成长和发展产生负面影响。本研究旨在找出MAN 4 Big Aceh家庭背景破碎的儿童学习的问题因素。所使用的方法是描述性的、定性的和案例研究的方法。使用半结构化访谈的数据收集。本研究的受试者是一名八年级学生,有六名响应者,并作为MAN 4 Aceh Great小学和BK研究的支持者。结果表明,造成学习问题的因素包括注意力、兴趣、天赋、动机、技能和准备以及疲劳因素。外部因素是父母受教育程度、家庭关系、住房条件、经济条件和文化背景。然后由学校的因素支持,包括课程、教学方法、师生互动和学校提示