Menuju Indonesia Berkemajuan dalam Studi Peradaban Islam

Analisis Pub Date : 2021-06-30 DOI:10.24042/AJSK.V21I1.7862
Mukran H. Usman, Aswar Aswar, Azwar Iskandar
{"title":"Menuju Indonesia Berkemajuan dalam Studi Peradaban Islam","authors":"Mukran H. Usman, Aswar Aswar, Azwar Iskandar","doi":"10.24042/AJSK.V21I1.7862","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Sejarah telah menjadi saksi akan agungnya bangunan peradaban Islam yang dirintis oleh Rasulullah saw., hingga kemudian berlanjut pada masa Khulafaurasyidin, Khilafah Bani Umayyah dan Bani Abbasiyyah. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat potret peradaban Islam dari  Rasulullah saw., hingga Bani Abbasiyyah, khususnya pada telaah warisan nilai dan konsep yang menandai keagungan peradaban tersebut dan peluang Indonesia sebagai kesatuan bangsa dan negara dalam mencontoh, mengikuti dan mengimplementasikan nilai dan konsep peradaban Islam guna membangun peradabannya di masa mendatang. P enelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe riset kepustakaan (library research) dan teknik analisis konten (content analysis). Selain itu, pendekatan historis diterapkan guna pendalaman kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warisan peradaban Islam di masa Rasulullah saw., Khulafaurasyidin, Khilafah Bani Umayyah dan Bani Abbasiyyah yang membawa nilai dan konsep agama (tauhid), sosial-budaya, hukum, politik, dan ilmu pengetahuan berpeluang besar untuk membawa Indonesia menuju pada peradaban yang agung. Sejak dahulu, telah terjadi akulturasi budaya antara ajaran dan syariat Islam dengan kebudayaan bangsa Indonesia, tidak terkecuali pada aspek bahasa, adat, tradisi, dan sistem hukum (perundang-undangan) pada berbagai suku bangsa di Nusantara. Oleh karena itu, konstruksi masa depan Indonesia agar dapat menjadi bangsa unggul dan memiliki peradaban yang tinggi dalam memimpin dunia, baik dalam bidang agama, sosial, budaya, hukum, politik dan juga ilmu pengetahuan, patut mengambil pelajaran dari warisan peradaban Islam di masa Rasulullah saw., Khulafaurasyidin, Khilafah Bani Umayyah dan Bani Abbasiyyah.","PeriodicalId":33467,"journal":{"name":"Analisis","volume":"29 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Analisis","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24042/AJSK.V21I1.7862","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1

Abstract

Sejarah telah menjadi saksi akan agungnya bangunan peradaban Islam yang dirintis oleh Rasulullah saw., hingga kemudian berlanjut pada masa Khulafaurasyidin, Khilafah Bani Umayyah dan Bani Abbasiyyah. Untuk itu, penelitian ini bertujuan untuk melihat potret peradaban Islam dari  Rasulullah saw., hingga Bani Abbasiyyah, khususnya pada telaah warisan nilai dan konsep yang menandai keagungan peradaban tersebut dan peluang Indonesia sebagai kesatuan bangsa dan negara dalam mencontoh, mengikuti dan mengimplementasikan nilai dan konsep peradaban Islam guna membangun peradabannya di masa mendatang. P enelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe riset kepustakaan (library research) dan teknik analisis konten (content analysis). Selain itu, pendekatan historis diterapkan guna pendalaman kajian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa warisan peradaban Islam di masa Rasulullah saw., Khulafaurasyidin, Khilafah Bani Umayyah dan Bani Abbasiyyah yang membawa nilai dan konsep agama (tauhid), sosial-budaya, hukum, politik, dan ilmu pengetahuan berpeluang besar untuk membawa Indonesia menuju pada peradaban yang agung. Sejak dahulu, telah terjadi akulturasi budaya antara ajaran dan syariat Islam dengan kebudayaan bangsa Indonesia, tidak terkecuali pada aspek bahasa, adat, tradisi, dan sistem hukum (perundang-undangan) pada berbagai suku bangsa di Nusantara. Oleh karena itu, konstruksi masa depan Indonesia agar dapat menjadi bangsa unggul dan memiliki peradaban yang tinggi dalam memimpin dunia, baik dalam bidang agama, sosial, budaya, hukum, politik dan juga ilmu pengetahuan, patut mengambil pelajaran dari warisan peradaban Islam di masa Rasulullah saw., Khulafaurasyidin, Khilafah Bani Umayyah dan Bani Abbasiyyah.
查看原文
分享 分享
微信好友 朋友圈 QQ好友 复制链接
本刊更多论文
历史证明了由先知所开创的伊斯兰文明的伟大建设。直到后来的库拉福拉斯丁、基拉法亚、乌马亚和阿巴斯亚。为此,这项研究的目标是看到伊斯兰文明的伊斯兰教画像。一直到abbayyah家族,特别是对价值遗产和概念的研究,这些价值观和概念标志着印尼作为一个民族和国家的伟大,以及作为一个国家和国家的机会,以效仿、追随和实施伊斯兰文明的概念,以建设其未来的文明。P enelitian采用了定性研究类型的研究和内容分析技术。此外,历史的方法也适用于研究。研究表明,伊斯兰教在先知时期的遗产是可见的。Khulafaurasyidin, Khilafah Bani Umayyah和Abbasiyyah带来了宗教价值观和概念(陶希德),社会文化、法律、政治和科学有机会把印尼带到一个伟大的文明。自古以来,伊斯兰教义和伊斯兰教文化水产养殖与印度尼西亚文化之间的文化融合,在群岛不同民族的语言、习俗、传统和法律体系方面也不例外。因此,为了使印尼未来的建设成为一个在宗教、社会、文化、法律、政治和科学领域都处于领先地位的民族,应该从伊斯兰教的遗产中吸取教训。Khulafaurasyidin, Khilafah, Umayyah和Abbasiyyah。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 去求助
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
8
审稿时长
8 weeks
期刊最新文献
POTENSI DAN TANTANGAN MANAJEMEN PEMASARAN SYARIAH DALAM INDUSTRI MARKETPLACE HALAL DI INDONESIA KUALITAS PRODUK DAN KEPUTUSAN PEMBELIAN: PERAN BIAYA PEMASARAN SEBAGAI PEMODERASI PERAN APLIKASI SISTEM KEUANGAN DESA TERHADAP KINERJA PEMERINTAH DESA DENGAN BUDAYA ORGANISASI SEBAGAI PEMEDIASI ANALISIS PERILAKU KEUANGAN PADA PELAKU USAHA KECIL SALON KECANTIKAN DI KOTA ENDE ANALISIS PENERAPAN MANAJEMEN KONFLIK PADA REMAJA MUSHOLLAH IMANAN BILLAH
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
已复制链接
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
×
扫码分享
扫码分享
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1