{"title":"Pemodelan Geographically Weighted Generalized Poisson Regression (GWGPR) pada Jumlah Kematian Ibu Hamil di Jawa Barat Tahun 2021","authors":"Panji Lokajaya Arifa, Nur Azizah Komara Rifai","doi":"10.29313/bcss.v3i2.9459","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Abstract. One method to overcome overdispersion or underdispersion is Generalized Poisson Regression (GPR). The development of GPR that takes into account spatial factors in the form of lattitude and longitude coordinates is Geographically Weighted Generalized Poisson Regression (GWGPR) which produces parameter estimators that are local to each observation location. The number of maternal deaths is the number of women who die during their pregnancy. In this study, the GWGPR method was applied to model the number of maternal deaths in West Java Province. The most pregnant women deaths occurred in Karawang Regency with 57 deaths and the average of pregnant women deaths in West Java was 17.04 deaths with a high variance of 122.2678. Modeling with the GWGPR method has different parameter estimation values for each district/city and shows that the factors that have a significant effect on the number of maternal deaths in all districts/cities in West Java are the percentage of pregnant women who have had K4 visits (X1), the percentage of obstetric complications (X2), the number of poor people (X5) and the percentage of PHBS households (X6). The mapping performed from the GWGPR model produces 3 groups of districts/cities in West Java that have similar variables that have a significant effect on the number of maternal deaths. \nAbstrak. Salah satu metode untuk mengatasi overdispersi atau underdispersi adalah Generalized Poisson Regression (GPR). Pengembangan GPR yang memperhitungkan faktor spasial berupa koordinat lattitude dan longitude adalah Geographically Weighted Generalized Poisson Regression (GWGPR) yang menghasilkan penaksir parameter yang bersifat lokal untuk setiap lokasi pengamatan. Jumlah kematian ibu hamil adalah banyaknya perempuan yang meninggal ketika dalam masa kehamilannya. Dalam penelitian diterapkan metode GWGPR untuk melakukan pemodelan terhadap jumlah kematian ibu hamil di Provinsi Jawa Barat. Kematian ibu hamil terbanyak terjadi di Kabupaten Karawang dengan 57 kematian dan rata-rata dari kematian ibu hamil di Jawa Barat sebesar 17,04 kematian dengan variansi yang tinggi yaitu 122,2678. Pemodelan dengan metode GWGPR memiliki nilai estimasi parameter yang berbeda untuk setiap kabupaten/kota dan menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap jumlah kematian ibu hamil di semua kabupaten/kota di Jawa barat adalah persentase ibu hamil yang pernah melakukan kunjungan K4 (X1), persentase komplikasi kebidanan (X2), jumlah penduduk miskin (X5) dan persentase rumah tangga PHBS (X6). Pemetaan yang dilakukan dari model GWGPR menghasilkan 3 kelompok wilayah kabupaten/kota di Jawa Barat yang memiliki kesamaan variabel yang berpengaruh signifikan terhadap jumlah kematian ibu hamil.","PeriodicalId":337947,"journal":{"name":"Bandung Conference Series: Statistics","volume":"91 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-08-06","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Bandung Conference Series: Statistics","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.29313/bcss.v3i2.9459","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
摘要
摘要。克服过色散或欠色散的一种方法是广义泊松回归(GPR)。以纬度和经度坐标形式考虑空间因素的探地雷达的发展是地理加权广义泊松回归(GWGPR),它产生每个观测位置的局部参数估计量。产妇死亡人数是指在怀孕期间死亡的妇女人数。在这项研究中,采用GWGPR方法对西爪哇省的产妇死亡人数进行建模。孕妇死亡人数最多的是卡拉旺县,有57人死亡,西爪哇的孕妇平均死亡人数为17.04人,方差为122.2678。使用GWGPR方法建模的每个区/市具有不同的参数估计值,并显示对西爪哇所有区/市的孕产妇死亡人数有显著影响的因素是孕妇进行K4就诊的百分比(X1)、产科并发症的百分比(X2)、贫困人口数量(X5)和PHBS家庭的百分比(X6)。根据GWGPR模型绘制的地图在西爪哇产生了三组地区/城市,这些地区/城市具有对孕产妇死亡人数产生重大影响的类似变量。Abstrak。用广义泊松回归(GPR)分析了超分散和欠分散的分布方法。彭邦安GPR杨氏系数空间berupa坐标纬度和经度adala地理加权广义泊松回归杨氏系数(GWGPR)杨氏系数局部untuk设置杨氏系数lokasi pengamatan。这是我的第一个孩子,我的孩子,我的孩子,我的孩子,我的孩子。在爪哇巴拉省,Dalam penelitian diterapkan方法GWGPR untuk melakukan peemodelan terhahadlah kematian。Kematian ibu hamil terbanyak terjadi di Kabupaten Karawang dengan 57 Kematian dan rata-rata dari Kematian ibu hamil di Jawa Barat sebesar 17,04 Kematian dengan varansi yang tinggi yitu 122,2678。Pemodelan dengan方法GWGPR memiliki nilai estimasi参数yang berbeda untuk setiap kabupaten/kota dan menunjukkan bahwa因子-因子yang berpengaruh signifikan terhadap jumlah kematian ibu hamil di semua kabupaten/kota di java barat adalah表征ibu hamil yang pernah melakukan kunjungan K4 (X1),表征ase komplikasi kebidanan (X2),表征lah penduduk miskin (X5)和表征ase rumah tanga PHBS (X6)。Pemetaan yang dilakukan dari模型GWGPR menghasilkan 3 kelompok wilayah kabupaten/kota di Jawa Barat yang memiliki kesamaan variabel yang berpengaruh signikan terhadap jumlah kematian ibu hamil。
Pemodelan Geographically Weighted Generalized Poisson Regression (GWGPR) pada Jumlah Kematian Ibu Hamil di Jawa Barat Tahun 2021
Abstract. One method to overcome overdispersion or underdispersion is Generalized Poisson Regression (GPR). The development of GPR that takes into account spatial factors in the form of lattitude and longitude coordinates is Geographically Weighted Generalized Poisson Regression (GWGPR) which produces parameter estimators that are local to each observation location. The number of maternal deaths is the number of women who die during their pregnancy. In this study, the GWGPR method was applied to model the number of maternal deaths in West Java Province. The most pregnant women deaths occurred in Karawang Regency with 57 deaths and the average of pregnant women deaths in West Java was 17.04 deaths with a high variance of 122.2678. Modeling with the GWGPR method has different parameter estimation values for each district/city and shows that the factors that have a significant effect on the number of maternal deaths in all districts/cities in West Java are the percentage of pregnant women who have had K4 visits (X1), the percentage of obstetric complications (X2), the number of poor people (X5) and the percentage of PHBS households (X6). The mapping performed from the GWGPR model produces 3 groups of districts/cities in West Java that have similar variables that have a significant effect on the number of maternal deaths.
Abstrak. Salah satu metode untuk mengatasi overdispersi atau underdispersi adalah Generalized Poisson Regression (GPR). Pengembangan GPR yang memperhitungkan faktor spasial berupa koordinat lattitude dan longitude adalah Geographically Weighted Generalized Poisson Regression (GWGPR) yang menghasilkan penaksir parameter yang bersifat lokal untuk setiap lokasi pengamatan. Jumlah kematian ibu hamil adalah banyaknya perempuan yang meninggal ketika dalam masa kehamilannya. Dalam penelitian diterapkan metode GWGPR untuk melakukan pemodelan terhadap jumlah kematian ibu hamil di Provinsi Jawa Barat. Kematian ibu hamil terbanyak terjadi di Kabupaten Karawang dengan 57 kematian dan rata-rata dari kematian ibu hamil di Jawa Barat sebesar 17,04 kematian dengan variansi yang tinggi yaitu 122,2678. Pemodelan dengan metode GWGPR memiliki nilai estimasi parameter yang berbeda untuk setiap kabupaten/kota dan menunjukkan bahwa faktor-faktor yang berpengaruh signifikan terhadap jumlah kematian ibu hamil di semua kabupaten/kota di Jawa barat adalah persentase ibu hamil yang pernah melakukan kunjungan K4 (X1), persentase komplikasi kebidanan (X2), jumlah penduduk miskin (X5) dan persentase rumah tangga PHBS (X6). Pemetaan yang dilakukan dari model GWGPR menghasilkan 3 kelompok wilayah kabupaten/kota di Jawa Barat yang memiliki kesamaan variabel yang berpengaruh signifikan terhadap jumlah kematian ibu hamil.