{"title":"Implementasi Algoritma K-Nearest Neighbour dalam Menganalisis Sentimen Terhadap Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)","authors":"Dewi Sartika","doi":"10.24002/jbi.v14i01.7178","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"K-Nearest Neighbor Algorithm Implementation in sentiment analysis towards Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Program. Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) is a program that supports students to improve their skills by having direct experience in the work environment to prepare for competition and a future career. MBKM program has been implemented by Indonesia's Ministry of Education, Culture, Research, and Technology (Kemendikbudristek) since 2020. Every policy needs to be evaluated; a simple evaluation can be done through sentiment analysis to determine public responses to the MBKM program. The results are used as suggestions for program improvement. Sentiment analysis is done by applying the Natural Language Processing (NLP) algorithm to process crawled data from Twitter, then classified using the K-NN Algorithm. Based on the results, the sentiment is neutral. This illustrates that people are only partially interested in the MBKM program policy. The accuracy of the classification model using the K-NN algorithm is 95%, and an F1-score value of 0.96 for the classification model with a ratio of 80% training data and 20% test data.Keywords: MBKM, NLP, K-NN, F1-Score\n \nProgram Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan suatu kebijakan dalam mendukung pemberian kebebasan terhadap mahasiswa untuk mengasah kemampuan dengan merasakan langsung pengalaman di dunia kerja sebagai bekal untuk menghadapi persaingan dan persiapan berkarir di masa mendatang. Program MBKM mulai diberlakukan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia sejak tahun 2020. Setiap kebijakan tentunya perlu dievaluasi, evalusi sederhana dapat dilakukan melalui analisis sentimen untuk mengetahui tanggapan masyarakat mengenai program MBKM. Hasilnya digunakan sebagai saran perbaikan untuk pengembangan program. Analisis sentimen dilakukan dengan menerapkan algoritma Natural Language Processing (NLP) untuk memproses data hasil crawling dari Twitter, selanjutnya diklasifikasikan menggunakan algoritma K-NN. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa sentimen masyarakat bersifat netral. Hal ini menggambarkan bahwa masyarakat tidak sepenuhnya tertarik terhadap kebijakan program MBKM, sedangkan untuk tingkat akurasi model klasifikasi menggunakan algoritma K-NN sebesar 95% dan nilai F1-score sebesar 0,96 untuk model klasifikasi dengan perbandingan 80% data latih dan 20% data uji.Kata Kunci: MBKM, NLP, K-NN, F1-Score","PeriodicalId":381749,"journal":{"name":"Jurnal Buana Informatika","volume":"71 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-04-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Buana Informatika","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24002/jbi.v14i01.7178","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
摘要
Merdeka (MBKM)程序情感分析中的k -最近邻算法实现。Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)是一个支持学生通过在工作环境中获得直接经验来提高技能的项目,为竞争和未来的职业生涯做好准备。印尼教育、文化、研究和技术部(Kemendikbudristek)自2020年起实施MBKM项目。每一项政策都需要评估;一个简单的评价可以通过情绪分析来确定公众对MBKM计划的反应。结果被用作程序改进的建议。情感分析是通过应用自然语言处理(NLP)算法处理从Twitter抓取的数据,然后使用K-NN算法进行分类来完成的。从结果来看,市场情绪为中性。这说明人们对MBKM计划政策只是部分感兴趣。使用K-NN算法的分类模型准确率为95%,当训练数据占80%,测试数据占20%时,分类模型的f1得分值为0.96。关键词:MBKM, NLP, K-NN, F1-Score Program, Merdeka Belajar Kampus, Merdeka (MBKM), merupakan suatu kebijakan dalam mendukung, pemberian kebebasan terhadap, mahasiswa untuk mengasah, kemampuan, dengan, merasakan, langsung, pengalaman, dunia, kerja, sebagai, bekal untuk menghaapi, persakir di masa mendatang。计划MBKM mulai diberlakukan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan技术(Kemendikbudristek)印度尼西亚共和国2020年12月1日。Setiap kebijakan tentunya perlu dievaluasi, evalusi sederhana dapat dilakukan melalui分析情感untuk mengetahui tanggapan masyarakat mengenai程序MBKM。Hasilnya digunakan sebagai saran perbaikan untuk pengembangan计划。自然语言处理(Natural Language Processing, NLP)处理数据的方法有:抓取微博、推特、K-NN算法。Berdasarkan分析师表示,该股情绪为中性。Hal ini menggambarkan bahwa masyarakat tidak sepenuhnya tertarik terhadap kebijakan程序MBKM, sedangkan untuk tingkat akurasi模型klisfikasi menggunakan算法K-NN sebesar 95% dan nilai F1-score sebesar 0.96 untuk模型klisfikasi dengan perbandan 80%数据latih和20%数据uji。Kata Kunci: MBKM, NLP, K-NN, F1-Score
Implementasi Algoritma K-Nearest Neighbour dalam Menganalisis Sentimen Terhadap Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)
K-Nearest Neighbor Algorithm Implementation in sentiment analysis towards Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Program. Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) is a program that supports students to improve their skills by having direct experience in the work environment to prepare for competition and a future career. MBKM program has been implemented by Indonesia's Ministry of Education, Culture, Research, and Technology (Kemendikbudristek) since 2020. Every policy needs to be evaluated; a simple evaluation can be done through sentiment analysis to determine public responses to the MBKM program. The results are used as suggestions for program improvement. Sentiment analysis is done by applying the Natural Language Processing (NLP) algorithm to process crawled data from Twitter, then classified using the K-NN Algorithm. Based on the results, the sentiment is neutral. This illustrates that people are only partially interested in the MBKM program policy. The accuracy of the classification model using the K-NN algorithm is 95%, and an F1-score value of 0.96 for the classification model with a ratio of 80% training data and 20% test data.Keywords: MBKM, NLP, K-NN, F1-Score
Program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) merupakan suatu kebijakan dalam mendukung pemberian kebebasan terhadap mahasiswa untuk mengasah kemampuan dengan merasakan langsung pengalaman di dunia kerja sebagai bekal untuk menghadapi persaingan dan persiapan berkarir di masa mendatang. Program MBKM mulai diberlakukan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia sejak tahun 2020. Setiap kebijakan tentunya perlu dievaluasi, evalusi sederhana dapat dilakukan melalui analisis sentimen untuk mengetahui tanggapan masyarakat mengenai program MBKM. Hasilnya digunakan sebagai saran perbaikan untuk pengembangan program. Analisis sentimen dilakukan dengan menerapkan algoritma Natural Language Processing (NLP) untuk memproses data hasil crawling dari Twitter, selanjutnya diklasifikasikan menggunakan algoritma K-NN. Berdasarkan hasil analisis diperoleh bahwa sentimen masyarakat bersifat netral. Hal ini menggambarkan bahwa masyarakat tidak sepenuhnya tertarik terhadap kebijakan program MBKM, sedangkan untuk tingkat akurasi model klasifikasi menggunakan algoritma K-NN sebesar 95% dan nilai F1-score sebesar 0,96 untuk model klasifikasi dengan perbandingan 80% data latih dan 20% data uji.Kata Kunci: MBKM, NLP, K-NN, F1-Score