{"title":"用STEM集成PJBL学习解决学生问题的能力概况","authors":"U. Usman, M. Hendriyani, Ika Rifqiawati","doi":"10.31849/bl.v9i2.11177","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah mahasiswa melalui pembelajaran PjBL yang diintegrasikan dengan STEM. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kualitatif. Sampel penelitian yaitu mahasiswa yang mengambil MK Anfisman, yang dipilih dengan cara purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu tes kemampuan pemecahan masalah berupa soal essay. Hasil penelitian menunjukkan nilai kemampuan pemecahan masalah mahasiswa terdapat 19% termasuk kategori cukup, 29% kategori kurang dan 57% kategori sangat kurang. Berdasarkan hasil analisis tersebut diperoleh kesimpulan bahwa kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa ketika mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan kemampuan pemecahan masalah biologi adalah kesalahan mentransformasikan informasi, kesalahan keterampilan proses, dan kesalahan memahami soal.","PeriodicalId":265386,"journal":{"name":"Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi","volume":"101 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-10-26","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"PROFIL KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MAHASISWA MELALUI PEMBELAJARAN PJBL TERINTEGRASI STEM\",\"authors\":\"U. Usman, M. Hendriyani, Ika Rifqiawati\",\"doi\":\"10.31849/bl.v9i2.11177\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah mahasiswa melalui pembelajaran PjBL yang diintegrasikan dengan STEM. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kualitatif. Sampel penelitian yaitu mahasiswa yang mengambil MK Anfisman, yang dipilih dengan cara purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu tes kemampuan pemecahan masalah berupa soal essay. Hasil penelitian menunjukkan nilai kemampuan pemecahan masalah mahasiswa terdapat 19% termasuk kategori cukup, 29% kategori kurang dan 57% kategori sangat kurang. Berdasarkan hasil analisis tersebut diperoleh kesimpulan bahwa kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa ketika mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan kemampuan pemecahan masalah biologi adalah kesalahan mentransformasikan informasi, kesalahan keterampilan proses, dan kesalahan memahami soal.\",\"PeriodicalId\":265386,\"journal\":{\"name\":\"Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi\",\"volume\":\"101 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2022-10-26\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.31849/bl.v9i2.11177\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Bio-Lectura : Jurnal Pendidikan Biologi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31849/bl.v9i2.11177","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
PROFIL KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MAHASISWA MELALUI PEMBELAJARAN PJBL TERINTEGRASI STEM
Penelitian ini bertujuan untuk mengukur kemampuan pemecahan masalah mahasiswa melalui pembelajaran PjBL yang diintegrasikan dengan STEM. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif kualitatif. Sampel penelitian yaitu mahasiswa yang mengambil MK Anfisman, yang dipilih dengan cara purposive sampling. Instrumen yang digunakan yaitu tes kemampuan pemecahan masalah berupa soal essay. Hasil penelitian menunjukkan nilai kemampuan pemecahan masalah mahasiswa terdapat 19% termasuk kategori cukup, 29% kategori kurang dan 57% kategori sangat kurang. Berdasarkan hasil analisis tersebut diperoleh kesimpulan bahwa kesalahan-kesalahan yang dilakukan oleh mahasiswa ketika mengerjakan soal-soal yang berkaitan dengan kemampuan pemecahan masalah biologi adalah kesalahan mentransformasikan informasi, kesalahan keterampilan proses, dan kesalahan memahami soal.