{"title":"PENGARUH SEDIAAN TOPIKAL SALEP KSTRAK DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava Linn) TERHADAP LUKA INSISI MENCIT DIABETES MELITUS","authors":"D. Palupi, Noor Laili Agustina, Lili Sugiarti","doi":"10.31596/cjp.v6i1.187","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Ulkus kaki diabetik merupakan komplikasi tersering pada pasien diabetes yang tidak terkontrol yang disebabkan oleh pembentukan bekuan darah diarteri yang disebut aterosklerosis. Ulkus diabetik sering muncul di ekstremitas bawah dan gangguan pembuluh darah perifer yang mengakibatkan infeksi, ulserasi, dan/atau kerusakan jaringan kulit lebih dalam pada kaki diabetik (DM). Flavonoid, tanin dan saponin pada daun jambu biji memiliki efek penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas salep ekstrak daun jambu biji (EDJB) terhadap penyembuhan luka pada mencit DM. Penelitian ini menggunakan sampel 24 ekor mencit swiss webster yang diinduksi aloksan, sehingga kadar gula puasa ?126mg/dL, kemudian dilukai punggungnya. Kelompok perlakuan terdiri dari K1, K2, K3 dan K4. K1 kontrol negatif diberi basis salep, K2 kelompok dengan luka diberi salep gentamisin, K3 luka diberi salep ekstrak daun jambu biji 600mg dan K4 luka diberi salep ekstrak daun EDJB dosis 1200mg. Pengamatan kesembuhan luka insisi dilakukan selama 12 hari yaitu pada hari ke 3, 6, 9 dan 12. Hasil pengamatan hari ke-12 kelompok yang diberi salep gentamisin angka kesembuhan 77%, salep EDJB dosis 600 mg dengan angka kesembuhan 60% dan kelompok salep EDJB 1200mg dengan angka kesembuhan 80%. Senyawa aktif pada EDJB adalah flavonoid, tanin, saponin dapat menyembuhkan luka mencit DM. Kesimpulan tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik antara salep EDJB 1200mg dibandingkan salep gentamisin, dengan angka kesembuhan 80%.","PeriodicalId":135893,"journal":{"name":"Cendekia Journal of Pharmacy","volume":"63 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-05-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Cendekia Journal of Pharmacy","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31596/cjp.v6i1.187","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
PENGARUH SEDIAAN TOPIKAL SALEP KSTRAK DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava Linn) TERHADAP LUKA INSISI MENCIT DIABETES MELITUS
Ulkus kaki diabetik merupakan komplikasi tersering pada pasien diabetes yang tidak terkontrol yang disebabkan oleh pembentukan bekuan darah diarteri yang disebut aterosklerosis. Ulkus diabetik sering muncul di ekstremitas bawah dan gangguan pembuluh darah perifer yang mengakibatkan infeksi, ulserasi, dan/atau kerusakan jaringan kulit lebih dalam pada kaki diabetik (DM). Flavonoid, tanin dan saponin pada daun jambu biji memiliki efek penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas salep ekstrak daun jambu biji (EDJB) terhadap penyembuhan luka pada mencit DM. Penelitian ini menggunakan sampel 24 ekor mencit swiss webster yang diinduksi aloksan, sehingga kadar gula puasa ?126mg/dL, kemudian dilukai punggungnya. Kelompok perlakuan terdiri dari K1, K2, K3 dan K4. K1 kontrol negatif diberi basis salep, K2 kelompok dengan luka diberi salep gentamisin, K3 luka diberi salep ekstrak daun jambu biji 600mg dan K4 luka diberi salep ekstrak daun EDJB dosis 1200mg. Pengamatan kesembuhan luka insisi dilakukan selama 12 hari yaitu pada hari ke 3, 6, 9 dan 12. Hasil pengamatan hari ke-12 kelompok yang diberi salep gentamisin angka kesembuhan 77%, salep EDJB dosis 600 mg dengan angka kesembuhan 60% dan kelompok salep EDJB 1200mg dengan angka kesembuhan 80%. Senyawa aktif pada EDJB adalah flavonoid, tanin, saponin dapat menyembuhkan luka mencit DM. Kesimpulan tidak ada perbedaan yang signifikan secara statistik antara salep EDJB 1200mg dibandingkan salep gentamisin, dengan angka kesembuhan 80%.