{"title":"GCG的实施阶段对PDAM得鲁梭","authors":"Dewiyanti Sangkek","doi":"10.52644/joeb.v12i5.613","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Identifikasi faktor-faktor risiko dominan dalam investasi pada PDAM Tirta Remu Sorong dilakukan melalui survey responden dengan metode kuisioner yang sampel penelitiannya meliputi unsur PDAM Tirta Remu Sorong, pemerintah, dan swasta. Sedangkan dalam penentuan risiko-risiko dominan tersebut didasarkan pada ranking nilai total masing-masing faktor menggunakan metode kecenderungan maksimum. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat lima faktor risiko yang dipersepsikan oleh responden sebagai faktor risiko yang paling berpengaruh dalam investasi pada PDAM Tirta Remu Sorong, yaitu a) air tidak terbayar/ kehilangan air, b) pembengkakan biaya konstruksi, c) tingkat pelayanan air minum, d) gangguan teknis dalam kegiatan operasi dan e) tingkat suku bunga. Hambatan yang dihadapi oleh PDAM Tirta Remu Kota Sorong adalah: a) Hambatan Sumber Daya yang terdiri dari Sumber Daya Manusia dan Fasilitas, b) Hambatan Disposisi (Sikap Pelaksana), c) Hambatan Struktur Birokrasi (Fragmentasi), dan d) Hambatan Lingkungan Politik. Adapun upaya yang dapat dilakukan oleh para pemangku kepentingan dalam memitigasi risiko adalah a) Upaya Sumber Daya yang terdiri dari Sumber Daya Manusia dan Fasilitas. b) Upaya Disposisi (Sikap Pelaksana) dan c) Upaya Struktur Birokrasi (Fragmentasi).","PeriodicalId":31457,"journal":{"name":"Journal of Economics Business Accountancy","volume":"38 3","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-10-25","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Tahapan Implementasi GCG pada Prusahan PDAM Tirta Remu Sorong\",\"authors\":\"Dewiyanti Sangkek\",\"doi\":\"10.52644/joeb.v12i5.613\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Identifikasi faktor-faktor risiko dominan dalam investasi pada PDAM Tirta Remu Sorong dilakukan melalui survey responden dengan metode kuisioner yang sampel penelitiannya meliputi unsur PDAM Tirta Remu Sorong, pemerintah, dan swasta. Sedangkan dalam penentuan risiko-risiko dominan tersebut didasarkan pada ranking nilai total masing-masing faktor menggunakan metode kecenderungan maksimum. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat lima faktor risiko yang dipersepsikan oleh responden sebagai faktor risiko yang paling berpengaruh dalam investasi pada PDAM Tirta Remu Sorong, yaitu a) air tidak terbayar/ kehilangan air, b) pembengkakan biaya konstruksi, c) tingkat pelayanan air minum, d) gangguan teknis dalam kegiatan operasi dan e) tingkat suku bunga. Hambatan yang dihadapi oleh PDAM Tirta Remu Kota Sorong adalah: a) Hambatan Sumber Daya yang terdiri dari Sumber Daya Manusia dan Fasilitas, b) Hambatan Disposisi (Sikap Pelaksana), c) Hambatan Struktur Birokrasi (Fragmentasi), dan d) Hambatan Lingkungan Politik. Adapun upaya yang dapat dilakukan oleh para pemangku kepentingan dalam memitigasi risiko adalah a) Upaya Sumber Daya yang terdiri dari Sumber Daya Manusia dan Fasilitas. b) Upaya Disposisi (Sikap Pelaksana) dan c) Upaya Struktur Birokrasi (Fragmentasi).\",\"PeriodicalId\":31457,\"journal\":{\"name\":\"Journal of Economics Business Accountancy\",\"volume\":\"38 3\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2023-10-25\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Journal of Economics Business Accountancy\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.52644/joeb.v12i5.613\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Journal of Economics Business Accountancy","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.52644/joeb.v12i5.613","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Tahapan Implementasi GCG pada Prusahan PDAM Tirta Remu Sorong
Identifikasi faktor-faktor risiko dominan dalam investasi pada PDAM Tirta Remu Sorong dilakukan melalui survey responden dengan metode kuisioner yang sampel penelitiannya meliputi unsur PDAM Tirta Remu Sorong, pemerintah, dan swasta. Sedangkan dalam penentuan risiko-risiko dominan tersebut didasarkan pada ranking nilai total masing-masing faktor menggunakan metode kecenderungan maksimum. Hasil dari penelitian ini menunjukkan terdapat lima faktor risiko yang dipersepsikan oleh responden sebagai faktor risiko yang paling berpengaruh dalam investasi pada PDAM Tirta Remu Sorong, yaitu a) air tidak terbayar/ kehilangan air, b) pembengkakan biaya konstruksi, c) tingkat pelayanan air minum, d) gangguan teknis dalam kegiatan operasi dan e) tingkat suku bunga. Hambatan yang dihadapi oleh PDAM Tirta Remu Kota Sorong adalah: a) Hambatan Sumber Daya yang terdiri dari Sumber Daya Manusia dan Fasilitas, b) Hambatan Disposisi (Sikap Pelaksana), c) Hambatan Struktur Birokrasi (Fragmentasi), dan d) Hambatan Lingkungan Politik. Adapun upaya yang dapat dilakukan oleh para pemangku kepentingan dalam memitigasi risiko adalah a) Upaya Sumber Daya yang terdiri dari Sumber Daya Manusia dan Fasilitas. b) Upaya Disposisi (Sikap Pelaksana) dan c) Upaya Struktur Birokrasi (Fragmentasi).