{"title":"用作空气电池阴极的粉煤灰和底灰材料的传导性分析","authors":"A. Pradana, Titik Nurhayati, Satria Pinandita","doi":"10.37905/jjeee.v6i1.23003","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Kegiatan distribusi listrik yang dilakukan PLTU Tanjung Jati B yang berlokasi di Kabupaten Jepara menyisakan limbah hasil pembakaran batubara berupa abu fly ash dan botton ash (FABA), dengan tekstur warna abu-abu dan hitam. Limbah FABA hanya dimanfaatkan 30% untuk campuran semen dan sisanya menumpuk terbengkalai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konduktivitas pada katoda udara menggunakan material limbah batubara FABA sebagai pengganti dari karbon aktif untuk dimanfaatkan sebagai baterai ramah lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian terapan dengan metode eksperimen. Data penelitian diperoleh melalui eksperimen pengujian di Laboratorium Konversi Energi Listrik Universitas Semarang menggunakan FABA yang diperoleh dari PLTU Tanjung Jati B. Penelitian dimulai dengan pengambilan sampel FABA dari PLTU Tanjung Jati B, penyaringan, dan pengujian konduktifitas dengan variasi Carbon dan Graphite. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, ditemukan bahwa baterai udara dengan memanfaatkan fly ash dan grafit dengan tegangan yang dihasilkan sebesar 2,58 V mampu menghidupkan lampu LED selama 4 hari. Untuk meningkatkan besar tegangan yang dihasilkan baterai ditambahkan larutan NaOH dengan perbandingan 1:4:2. (Fly Ash : Grafit : NaOH) Setelah ditambahkan larutan Na2Co3 tegangan meningkat menjadi 2,76 V. Ketiga bahan tersebut (Fly Ash, Grafit, NaOH) direkatkan dengan lem kertas untuk mendapatkan karakteristik kaku, teksturnya halus, cepat kering, luntur, doff, dan dapat menghantarkan listrik. Pengolahan limbah batubara FABA dapat mengatasi permasalahan PLTU Tanjung Jati B dan masyarakat untuk mengurangi penumpukan limbah batubara melalui penciptaan teknologi rekayasa berupa baterai udara.","PeriodicalId":292481,"journal":{"name":"Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering","volume":"58 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2024-01-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Analisa Konduktifitas Material Fly Ash dan Bottom Ash sebagai Katoda pada Baterai Udara\",\"authors\":\"A. Pradana, Titik Nurhayati, Satria Pinandita\",\"doi\":\"10.37905/jjeee.v6i1.23003\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Kegiatan distribusi listrik yang dilakukan PLTU Tanjung Jati B yang berlokasi di Kabupaten Jepara menyisakan limbah hasil pembakaran batubara berupa abu fly ash dan botton ash (FABA), dengan tekstur warna abu-abu dan hitam. Limbah FABA hanya dimanfaatkan 30% untuk campuran semen dan sisanya menumpuk terbengkalai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konduktivitas pada katoda udara menggunakan material limbah batubara FABA sebagai pengganti dari karbon aktif untuk dimanfaatkan sebagai baterai ramah lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian terapan dengan metode eksperimen. Data penelitian diperoleh melalui eksperimen pengujian di Laboratorium Konversi Energi Listrik Universitas Semarang menggunakan FABA yang diperoleh dari PLTU Tanjung Jati B. Penelitian dimulai dengan pengambilan sampel FABA dari PLTU Tanjung Jati B, penyaringan, dan pengujian konduktifitas dengan variasi Carbon dan Graphite. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, ditemukan bahwa baterai udara dengan memanfaatkan fly ash dan grafit dengan tegangan yang dihasilkan sebesar 2,58 V mampu menghidupkan lampu LED selama 4 hari. Untuk meningkatkan besar tegangan yang dihasilkan baterai ditambahkan larutan NaOH dengan perbandingan 1:4:2. (Fly Ash : Grafit : NaOH) Setelah ditambahkan larutan Na2Co3 tegangan meningkat menjadi 2,76 V. Ketiga bahan tersebut (Fly Ash, Grafit, NaOH) direkatkan dengan lem kertas untuk mendapatkan karakteristik kaku, teksturnya halus, cepat kering, luntur, doff, dan dapat menghantarkan listrik. Pengolahan limbah batubara FABA dapat mengatasi permasalahan PLTU Tanjung Jati B dan masyarakat untuk mengurangi penumpukan limbah batubara melalui penciptaan teknologi rekayasa berupa baterai udara.\",\"PeriodicalId\":292481,\"journal\":{\"name\":\"Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering\",\"volume\":\"58 1\",\"pages\":\"\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2024-01-16\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.37905/jjeee.v6i1.23003\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jambura Journal of Electrical and Electronics Engineering","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.37905/jjeee.v6i1.23003","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
摘要
位于哲帕拉县的丹戎加蒂 B 发电厂(Tanjung Jati B power plant)在进行电力配送活动时,会将燃煤产生的废料以飞灰和底灰(FABA)的形式留下,灰的质地为灰色,黑的质地为黑色。飞灰和底灰(FABA)废料仅有 30% 被用于水泥混合物,其余的则被遗弃。本研究旨在分析使用 FABA 煤废料替代活性炭作为环保电池的空气阴极的导电性。本研究是一项采用实验方法的应用研究。研究数据是通过在三宝垄大学电能转换实验室使用从 Tanjung Jati B PLTU 获得的 FABA 进行实验测试获得的。研究首先从丹戎加提 B PLTU 提取 FABA 样品,然后进行过滤,并用碳和石墨变化进行电导率测试。根据测试结果,利用粉煤灰和石墨制成的空气电池所产生的 2.58 V 电压可使 LED 灯亮 4 天。为了提高电池产生的电压,按 1:4:2 的比例加入了 NaOH 溶液。(加入 Na2Co3 溶液后,电压增至 2.76 V。将三种材料(粉煤灰、石墨、NaOH)用纸胶粘合在一起,可获得刚性强、质地光滑、干燥快、不褪色、无光泽、能导电的特点。FABA 煤炭废物处理可以解决 Tanjung Jati B PLTU 和社区的问题,通过创造空气电池形式的工程技术减少煤炭废物的积累。
Analisa Konduktifitas Material Fly Ash dan Bottom Ash sebagai Katoda pada Baterai Udara
Kegiatan distribusi listrik yang dilakukan PLTU Tanjung Jati B yang berlokasi di Kabupaten Jepara menyisakan limbah hasil pembakaran batubara berupa abu fly ash dan botton ash (FABA), dengan tekstur warna abu-abu dan hitam. Limbah FABA hanya dimanfaatkan 30% untuk campuran semen dan sisanya menumpuk terbengkalai. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konduktivitas pada katoda udara menggunakan material limbah batubara FABA sebagai pengganti dari karbon aktif untuk dimanfaatkan sebagai baterai ramah lingkungan. Penelitian ini merupakan penelitian terapan dengan metode eksperimen. Data penelitian diperoleh melalui eksperimen pengujian di Laboratorium Konversi Energi Listrik Universitas Semarang menggunakan FABA yang diperoleh dari PLTU Tanjung Jati B. Penelitian dimulai dengan pengambilan sampel FABA dari PLTU Tanjung Jati B, penyaringan, dan pengujian konduktifitas dengan variasi Carbon dan Graphite. Berdasarkan pengujian yang dilakukan, ditemukan bahwa baterai udara dengan memanfaatkan fly ash dan grafit dengan tegangan yang dihasilkan sebesar 2,58 V mampu menghidupkan lampu LED selama 4 hari. Untuk meningkatkan besar tegangan yang dihasilkan baterai ditambahkan larutan NaOH dengan perbandingan 1:4:2. (Fly Ash : Grafit : NaOH) Setelah ditambahkan larutan Na2Co3 tegangan meningkat menjadi 2,76 V. Ketiga bahan tersebut (Fly Ash, Grafit, NaOH) direkatkan dengan lem kertas untuk mendapatkan karakteristik kaku, teksturnya halus, cepat kering, luntur, doff, dan dapat menghantarkan listrik. Pengolahan limbah batubara FABA dapat mengatasi permasalahan PLTU Tanjung Jati B dan masyarakat untuk mengurangi penumpukan limbah batubara melalui penciptaan teknologi rekayasa berupa baterai udara.