{"title":"Pengaruh Pemberian Aroma Terapi Rose dan Akupresur pada Ibu Menyusui Pasca Saesar Caesarea terhadap Kecukupan ASI pada Bayi","authors":"Fepi Susilawati, Abdul Halim","doi":"10.26630/jkep.v14i1.1009","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Proses melahirkan Seccio Caesarrea (SC) menyisakannyeri, cemas dan lain-lain yang dapat menghambat produksi ASI. Aalah satu upaya untuk memperlancar produksi ASIadalah dengan melakukan aroma therapi dan akupresur selain memberikan makanan bergizi. Aroma terapi dan akupresur dapat meningkatkan produksi ASI yaitu meningkatkan produksi oksitocin yang dilakukan dengan cara pemijatan pada titik tertentu. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh relaksasi aroma terapi rose dan akupressur pada ibu menyusui pasca SC terhadap kecukupan ASI bayi usia 1-3 hari yang dirawat di RSD May jend H.M Ryacudu Kotabumi tahun 2017. Jenis penelitian quasi eksperiment, desain one group time series . Populasinya seluruh ibu menyusui pasca SC, Sampel berjumlah 105 orang dengan tehnik incidental dan quota sampling. Uji statistiknya partial dalam analisis regresi (Uji F/Anova). Hasilnya adalah ada pengaruh aroma terapi rose dan akupressur pada ibu menyusui pasca SC terhadap kecukupan ASI bayi umur1-3 hari, derajad kepercayaan 0.05 didapat nilai α 0.00 < 0.05 dan R Square berbeda-beda pada titik akupressur (46,8 di tangan), (38,0 di kaki), 79,8 (leher dan punggung) serta 100 pada tangan, kaki, leher dan punggung.Sarannya hendaklah hasil penelitian dapat diaplikasikan dalam bentuk pemberian tindakan keperawatan sehingga bisa meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan terutama pada perawat komunitas dan praktek mandiri keperawatan.","PeriodicalId":127178,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik","volume":"20 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2018-09-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"2","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Ilmiah Keperawatan Sai Betik","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.26630/jkep.v14i1.1009","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 2
Abstract
Proses melahirkan Seccio Caesarrea (SC) menyisakannyeri, cemas dan lain-lain yang dapat menghambat produksi ASI. Aalah satu upaya untuk memperlancar produksi ASIadalah dengan melakukan aroma therapi dan akupresur selain memberikan makanan bergizi. Aroma terapi dan akupresur dapat meningkatkan produksi ASI yaitu meningkatkan produksi oksitocin yang dilakukan dengan cara pemijatan pada titik tertentu. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh relaksasi aroma terapi rose dan akupressur pada ibu menyusui pasca SC terhadap kecukupan ASI bayi usia 1-3 hari yang dirawat di RSD May jend H.M Ryacudu Kotabumi tahun 2017. Jenis penelitian quasi eksperiment, desain one group time series . Populasinya seluruh ibu menyusui pasca SC, Sampel berjumlah 105 orang dengan tehnik incidental dan quota sampling. Uji statistiknya partial dalam analisis regresi (Uji F/Anova). Hasilnya adalah ada pengaruh aroma terapi rose dan akupressur pada ibu menyusui pasca SC terhadap kecukupan ASI bayi umur1-3 hari, derajad kepercayaan 0.05 didapat nilai α 0.00 < 0.05 dan R Square berbeda-beda pada titik akupressur (46,8 di tangan), (38,0 di kaki), 79,8 (leher dan punggung) serta 100 pada tangan, kaki, leher dan punggung.Sarannya hendaklah hasil penelitian dapat diaplikasikan dalam bentuk pemberian tindakan keperawatan sehingga bisa meningkatkan kualitas pelayanan keperawatan terutama pada perawat komunitas dan praktek mandiri keperawatan.