Indra Hardian Mulyadi, Senanjung Prayoga, Rifqi Amalya Fatekha, Hendawan Soebhakti, Eko Rudiawan Jamzuri, L. Siregar, Heru Wijanarko, Eka Mutia Lubis, Ika Karlina Laila Nur Suciningtyas, Vivin Oktowinandi, R. Ridwan, F. Nakul, Budi Sugandi
{"title":"Workshop Teknologi Robotika untuk Anak Usia 8-15 Tahun di Kota Batam","authors":"Indra Hardian Mulyadi, Senanjung Prayoga, Rifqi Amalya Fatekha, Hendawan Soebhakti, Eko Rudiawan Jamzuri, L. Siregar, Heru Wijanarko, Eka Mutia Lubis, Ika Karlina Laila Nur Suciningtyas, Vivin Oktowinandi, R. Ridwan, F. Nakul, Budi Sugandi","doi":"10.30871/abdimaspolibatam.v4i2.4807","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Masa pandemi Covid-19 mengharuskan anak-anak siswa sekolah dasar dan menengah melaksanakan aktivitas pembelajaran secara daring di rumah. Dalam praktiknya, anak-anak menjadi lebih sering berinteraksi dengan gawai, baik pada jam sekolah daring maupun di luar jam tersebut. Hal ini menjadi kekhawatiran sebagian besar masyarakat perumahan Graha Nusa Batam, sebab anak-anak di sana sudah mulai memiliki gejala kecanduan gawai. Dengan latar belakang permasalahan tersebut, tim dari Politeknik Negeri Batam (Polibatam) mengadakan program workshop teknologi robotika untuk anak usia 8-15 tahun. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman anak mengenai teknologi robotika yan meliputi elektronika dan mekanika. Selain tujuan tersebut, kegiatan ini memberikan beberapa manfaat, antara lain sebagai alternatif kegiatan yang menarik bagi anak-anak agar tidak selalu bermain gawai, memberikan pengalaman anak-anak dalam hal problem solving, kreativitas, dan kolaborasi, dan memberikan pengalaman lapangan kepada mahasiswa Polibatam dengan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh melalui Problem Based Learning (PBL) untuk kepentingan masyarakat. Workshop ini dilakukan dalam empat pertemuan (Maret hingga April 2021), bertempat di gedung Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) At Taqwa, perumahan Graha Nusa Batam. Robot yang digunakan adalah line follower analog. Pre-test dan post-test dilakukan untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta terhadap materi. Hasil tes ini menunjukkan bahwa melalui workshop ini pemahaman peserta mengenai teknologi robotika dapat meningkat hingga 25% untuk peserta berusia 8-11 tahun dan 22% untuk peserta berusia 12-15 tahun","PeriodicalId":293808,"journal":{"name":"Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Batam","volume":"44 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-12-09","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Politeknik Negeri Batam","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.30871/abdimaspolibatam.v4i2.4807","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Masa pandemi Covid-19 mengharuskan anak-anak siswa sekolah dasar dan menengah melaksanakan aktivitas pembelajaran secara daring di rumah. Dalam praktiknya, anak-anak menjadi lebih sering berinteraksi dengan gawai, baik pada jam sekolah daring maupun di luar jam tersebut. Hal ini menjadi kekhawatiran sebagian besar masyarakat perumahan Graha Nusa Batam, sebab anak-anak di sana sudah mulai memiliki gejala kecanduan gawai. Dengan latar belakang permasalahan tersebut, tim dari Politeknik Negeri Batam (Polibatam) mengadakan program workshop teknologi robotika untuk anak usia 8-15 tahun. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pemahaman anak mengenai teknologi robotika yan meliputi elektronika dan mekanika. Selain tujuan tersebut, kegiatan ini memberikan beberapa manfaat, antara lain sebagai alternatif kegiatan yang menarik bagi anak-anak agar tidak selalu bermain gawai, memberikan pengalaman anak-anak dalam hal problem solving, kreativitas, dan kolaborasi, dan memberikan pengalaman lapangan kepada mahasiswa Polibatam dengan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh melalui Problem Based Learning (PBL) untuk kepentingan masyarakat. Workshop ini dilakukan dalam empat pertemuan (Maret hingga April 2021), bertempat di gedung Taman Pendidikan Al Qur’an (TPA) At Taqwa, perumahan Graha Nusa Batam. Robot yang digunakan adalah line follower analog. Pre-test dan post-test dilakukan untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta terhadap materi. Hasil tes ini menunjukkan bahwa melalui workshop ini pemahaman peserta mengenai teknologi robotika dapat meningkat hingga 25% untuk peserta berusia 8-11 tahun dan 22% untuk peserta berusia 12-15 tahun