F. A. Prasetyo, N. D. Gianawati, Kusuma Wulandari, Wahyu Mayangsari
{"title":"MANIFESTASI MASALAH PADA REMAJA LAKI-LAKI DAN PEREMPUAN YANG TELAH SEMBUH DARI KUSTA","authors":"F. A. Prasetyo, N. D. Gianawati, Kusuma Wulandari, Wahyu Mayangsari","doi":"10.31595/rehsos.v4i2.707","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Tanda berupa bercak yang disebabkan oleh kusta merupakan kekhasan yang secara umum dapat mempengaruhi remaja laki-laki dan perempuan yang mengalaminya merasakan kecemasan karena khawatir akan menerima perlakuan tidak menyenangkan dari orang lain akibat stigma dan diskriminasi. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manifestasi masalah kusta pada remaja laki-laki dan perempuan yang telah sembuh dari kusta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Indramayu dengan mewawancarai tiga orang remaja laki-laki dan dua orang remaja perempuan yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Beberapa hasil penting yang diperoleh melalui penelitian ini yaitu a) perubahan konsep diri dari yang sebelum kusta merasa diri sebagai sosok remaja yang memiliki daya tarik, menjadi remaja yang cenderung memiliki konsep diri negatif; b) relasi dengan lawan jenis. Terdapat kecenderungan untuk tidak melanjutkan pendekatan kepada lawan jenis yang menarik perhatiannya karena merasa khawatir mendapatkan penolakan akibat pernah mengalami kusta; c) masalah kejiwaan ditandai dengan rendahnya penerimaan atas diri sendiri, cemas dan khawatir. Kesimpulan penelitian ini adalah manifestasi masalah kusta memiliki hubungan saling berkaitan satu sama lain antara konsep diri, relasi dengan lawan jenis, dan masalah sosial yang berpotensi menyebabkan disfungsi sosial.","PeriodicalId":404475,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos)","volume":"202 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-05-10","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Ilmiah Rehabilitasi Sosial (Rehsos)","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31595/rehsos.v4i2.707","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Tanda berupa bercak yang disebabkan oleh kusta merupakan kekhasan yang secara umum dapat mempengaruhi remaja laki-laki dan perempuan yang mengalaminya merasakan kecemasan karena khawatir akan menerima perlakuan tidak menyenangkan dari orang lain akibat stigma dan diskriminasi. Oleh karena itu, tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan manifestasi masalah kusta pada remaja laki-laki dan perempuan yang telah sembuh dari kusta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Penelitian ini dilaksanakan di Kabupaten Indramayu dengan mewawancarai tiga orang remaja laki-laki dan dua orang remaja perempuan yang dipilih berdasarkan teknik purposive sampling. Beberapa hasil penting yang diperoleh melalui penelitian ini yaitu a) perubahan konsep diri dari yang sebelum kusta merasa diri sebagai sosok remaja yang memiliki daya tarik, menjadi remaja yang cenderung memiliki konsep diri negatif; b) relasi dengan lawan jenis. Terdapat kecenderungan untuk tidak melanjutkan pendekatan kepada lawan jenis yang menarik perhatiannya karena merasa khawatir mendapatkan penolakan akibat pernah mengalami kusta; c) masalah kejiwaan ditandai dengan rendahnya penerimaan atas diri sendiri, cemas dan khawatir. Kesimpulan penelitian ini adalah manifestasi masalah kusta memiliki hubungan saling berkaitan satu sama lain antara konsep diri, relasi dengan lawan jenis, dan masalah sosial yang berpotensi menyebabkan disfungsi sosial.