{"title":"NORMALISASI KAWASAN KUMUH EKS LOKALISASI PUTAT JAYA, KECAMATAN SAWAHAN, KOTA SURABAYA","authors":"Erlangga Zohal Saputro","doi":"10.30659/jkr.v2i1.20602","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"ABSTRAK Normalisasi adalah suatu tindakan mengembalikan fungsi menjadi normal kembali. Gang Dolly adalah salah satu kawasan lokalisasi yang sudah terkenal lama sejak dan termasuk lokalisasi terbesar di Asia Tenggara. Pemerintah kota Surabaya sudah resmi menutup kawasan lokalisasi Gang Dolly pada tahun 2014. Pelaksanaan Normalisasi menjadi aspek penting bagi banyak individu karena yang dahulunya kawasan bersifat negatif kini menjadi normal kembali karena kota merupakan pusat aktivitas penduduk yang dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana sebagai penunjang kebutuhan hidup penduduknya. Semakin hari kota surabaya semakin berkembang seiring dengan pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat. Tak hanya pertumbuhan penduduknya saja, Perkembangan ekonomi semakin berkembang. Mulai banyak bermunculan kawasan kawasan wisata yang positif sehingga menuntut pemerintah kota surabaya untuk terus mengembangkan kotanya menjadi kawasan wisata yang positif. Kelurahan Putat Raya yang dulu terkenal dengan Gang Dolly nya kini sudah berubah 180◦ berbeda dengan dahulu, Kini sudah tidak ada praktek lokalisasi lagi dan ditambah pembangunan sarana dan prasarana nya yang sudah semakin baik dan dikelola baik oleh masyarakat sekitar. Kini sudah tidak terlihat kumuh namun sudah tertata dengan baik dan rapi.Penelitian ini merupakan hasil akhir terhadap kondisi kekumuhan kelurahan Putat Raya. Sehingga metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan melakukan analisa lapangan(primer). Adapun kondisi lapangan yang di analisa menyangkut 7 indikator permukiman kumuh. (Kondisi Jalan,Drainase,Persampahan,sanitasi,air bersih,rumah layak huni,kebencanaan).Kata Kunci : Normalisasi; Lokalisasi ; Surabaya ABSTRACT Normalization is an act of returning the function to normal again. Gang Dolly is one of the localization areas that has been known for a long time and is one of the largest localizations in Southeast Asia. The Surabaya city government has officially closed the Dolly Gang localization area in 2014. The implementation of normalization is an important aspect for many individuals because what was once a negative area has now become normal again because the city is the center of population activity which is equipped with various facilities and infrastructure to support the living needs of its residents. . The city of Surabaya is growing day by day along with the increasing population growth. Not only population growth, economic development is growing. Many positive tourist areas have started to appear, thus demanding the Surabaya city government to continue to develop its city into a positive tourist area.Putat Raya Village, which used to be famous for its Dolly Gang, has now changed 180◦ different from before, Now there is no more localization practice and the construction of facilities and infrastructure is getting better and well managed by the surrounding community. Now it doesn't look shabby, but it's well-organized and neat.This research is the final result of the slum conditions in Putat Raya village. So the method used is a qualitative method by conducting field analysis (primary). The field conditions that are analyzed involve 7 indicators of slum settlements. (road conditions, drainage, solid waste, sanitation, clean water, livable houses, disasters).Keyword: Normalization; localization; Surabaya","PeriodicalId":436096,"journal":{"name":"Jurnal Kajian Ruang","volume":"67 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-03-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Kajian Ruang","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.30659/jkr.v2i1.20602","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
ABSTRAK Normalisasi adalah suatu tindakan mengembalikan fungsi menjadi normal kembali. Gang Dolly adalah salah satu kawasan lokalisasi yang sudah terkenal lama sejak dan termasuk lokalisasi terbesar di Asia Tenggara. Pemerintah kota Surabaya sudah resmi menutup kawasan lokalisasi Gang Dolly pada tahun 2014. Pelaksanaan Normalisasi menjadi aspek penting bagi banyak individu karena yang dahulunya kawasan bersifat negatif kini menjadi normal kembali karena kota merupakan pusat aktivitas penduduk yang dilengkapi dengan berbagai sarana dan prasarana sebagai penunjang kebutuhan hidup penduduknya. Semakin hari kota surabaya semakin berkembang seiring dengan pertumbuhan penduduk yang semakin meningkat. Tak hanya pertumbuhan penduduknya saja, Perkembangan ekonomi semakin berkembang. Mulai banyak bermunculan kawasan kawasan wisata yang positif sehingga menuntut pemerintah kota surabaya untuk terus mengembangkan kotanya menjadi kawasan wisata yang positif. Kelurahan Putat Raya yang dulu terkenal dengan Gang Dolly nya kini sudah berubah 180◦ berbeda dengan dahulu, Kini sudah tidak ada praktek lokalisasi lagi dan ditambah pembangunan sarana dan prasarana nya yang sudah semakin baik dan dikelola baik oleh masyarakat sekitar. Kini sudah tidak terlihat kumuh namun sudah tertata dengan baik dan rapi.Penelitian ini merupakan hasil akhir terhadap kondisi kekumuhan kelurahan Putat Raya. Sehingga metode yang digunakan adalah metode kualitatif dengan melakukan analisa lapangan(primer). Adapun kondisi lapangan yang di analisa menyangkut 7 indikator permukiman kumuh. (Kondisi Jalan,Drainase,Persampahan,sanitasi,air bersih,rumah layak huni,kebencanaan).Kata Kunci : Normalisasi; Lokalisasi ; Surabaya ABSTRACT Normalization is an act of returning the function to normal again. Gang Dolly is one of the localization areas that has been known for a long time and is one of the largest localizations in Southeast Asia. The Surabaya city government has officially closed the Dolly Gang localization area in 2014. The implementation of normalization is an important aspect for many individuals because what was once a negative area has now become normal again because the city is the center of population activity which is equipped with various facilities and infrastructure to support the living needs of its residents. . The city of Surabaya is growing day by day along with the increasing population growth. Not only population growth, economic development is growing. Many positive tourist areas have started to appear, thus demanding the Surabaya city government to continue to develop its city into a positive tourist area.Putat Raya Village, which used to be famous for its Dolly Gang, has now changed 180◦ different from before, Now there is no more localization practice and the construction of facilities and infrastructure is getting better and well managed by the surrounding community. Now it doesn't look shabby, but it's well-organized and neat.This research is the final result of the slum conditions in Putat Raya village. So the method used is a qualitative method by conducting field analysis (primary). The field conditions that are analyzed involve 7 indicators of slum settlements. (road conditions, drainage, solid waste, sanitation, clean water, livable houses, disasters).Keyword: Normalization; localization; Surabaya
抽象正常化是恢复正常功能的一种行为。多莉港是中国最著名的地区之一,也是东南亚最大的妓院之一。2014年,泗水市官方正式关闭了多莉党所在地。正常化对许多人来说是一个重要的方面,因为曾经是一个消极地区的地区现在已经恢复正常,因为城市是一个拥有各种工具和基础设施来支持居民的生活必需品的人口活动中心。随着人口的增长,泗水市日益繁荣。不仅人口增长,经济增长。积极的旅游区迅速增加,导致泗水市继续发展成为一个积极的旅游区。Kelurahan Putat先以小巷多莉的公路现在已经改变了180◦与以往不同的是,现在已经不再有妓院的习俗和另外的工具和基础设施建设已经越来越被社会和管理好身边。它看起来一点也不破旧,但却井然有序。这项研究是重大透明度条件的最终结果。因此,使用的方法是进行现场分析的定性方法。分析涉及7个贫民窟指标的现场情况。道路条件,排水,排水,卫生,淡水,住房,南迦南)。关键词:正常化;妓院;泗水反常现象是一种恢复功能的行为。多莉巷是亚洲东南部最引人注目的地区之一。2014年,泗水市政府正式关闭了多莉港地方区。normalization implementation》是一个重要的aspect很多individuals,因为曾经是a区负什么现在已成为再正常,因为人口活动之城》是中心,这是做好不同facilities和基础设施来支持它的residents之生活需要。。泗水之城与日俱增。经济发展不仅在增长,而且在增长。许多积极的旅游景点开始出现,因此要求泗水市政府继续将其城市奉献给一个积极的旅游景点。Putat村公路,哪种习惯成为著名的for its多莉小巷,现在改变了之前的180◦不同,现在那里已经不再localization实践facilities之建筑和基础设施是越来越好,嗯managed by the surrounding社区。现在看起来不太沙,但它是有序的。这项研究是研究对象流明的最终结果。原来使用的方法是一个稳定场分析的合格方法。进行现场分析的条件是对slum settlements的7个缺口进行分析。(道路条件、排水、固体废物、卫生、清洁水、可居住房屋、灾害)。Keyword: Normalization;localization;泗水