{"title":"PELATIHAN KETERAMPILAN MASTER OF CEREMONY BAGI WARGA RUSUNAWA MUARA BARU, JAKARTA","authors":"Syarief Darmoyo, S. Wijayanti, Dara Arum Hartini","doi":"10.24912/jbmi.v5i2.13456","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"ABSTRACT\nPublic speaking does not just belong to celebrities; it belongs to all of us. Some of us have problems speaking in public, including the Rusunawa Muara Baru, Jakarta residents. The results of our needs analysis found that Rusunawa residents faced several issues related to public speaking. That was feeling anxious, not confident, \"blank,\" stammering, unable to master the audience, etc., and they see the need to acquire speaking skills in front of the audience. For that, we held a community service in a master of ceremony (MC) training as a type of public speaking for the Rusunawa Muara Baru, Jakarta residents. This training applies small group discussion (SGD), role play & simulation, and contextual instruction (CI). The Faculty of Economics and Business lecturers, Atma Jaya Catholic University of Indonesia, act as facilitators. The results of this community service show that after participating in the training, the skills of MC participants are much better than their MC skills before participating in the activity. This condition implies that the trainees have an adequate understanding of the basic principles of being an MC and are skilled in programming and hosting events. In addition, this community service provides great benefits for training participants, such as broadening their horizons and increasing knowledge, equipping them with useful knowledge for educating children, etc\nABSTRAK:\nPublic speaking bukan hanya milik selebriti saja, melainkan milik kita semua. Meski begitu, tidak sedikit dari kita memiliki masalah berbicara di hadapan orang banyak, tidak terkecuali Warga Rusunawa Muara Baru, Jakarta Utara. Hasil analisis kebutuhan kami menemukan sejumlah masalah yang dihadapi Warga Rusunawa terkait public speaking yaitu, merasa cemas, tidak percaya diri, “nge-blank”, terbata-bata, tidak mampu menguasai audiens, dsb., dan mereka memandang perlu memperoleh pelatihan public speaking. Untuk itu, kami mengadakan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan master of ceremony (MC) sebagai salah satu jenis public speaking bagi Warga Rusunawa Muara Baru, Jakarta Utara. Pelatihan ini mengaplikasikan metode diskusi kelompok kecil, bermain peran & simulasi, dan pembelajaran kontekstual, serta yang bertindak sebagai fasilitator adalah dosen-dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa setelah mengikuti pelatihan keterampilan MC peserta jauh lebih baik dibandingkan dengan keterampilan MC mereka sebelum mengikuti pelatihan. Hal ini mengimplikasikan bahwa peserta pelatihan sudah memiliki pemahaman yang memadai tentang prinsip dasar menjadi MC, serta sudah terampil dalam membuat susunan acara dan memandu acara. Selain itu, pengabdian kepada masyarakat ini memberikan manfaat yang besar bagi peserta pelatihan seperti memperluas wawasan dan menambah ilmu mereka, membekali mereka ilmu yang berguna untuk mendidik anak-anaknya, dsb","PeriodicalId":127539,"journal":{"name":"Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia","volume":"271 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-09-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24912/jbmi.v5i2.13456","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
ABSTRACT
Public speaking does not just belong to celebrities; it belongs to all of us. Some of us have problems speaking in public, including the Rusunawa Muara Baru, Jakarta residents. The results of our needs analysis found that Rusunawa residents faced several issues related to public speaking. That was feeling anxious, not confident, "blank," stammering, unable to master the audience, etc., and they see the need to acquire speaking skills in front of the audience. For that, we held a community service in a master of ceremony (MC) training as a type of public speaking for the Rusunawa Muara Baru, Jakarta residents. This training applies small group discussion (SGD), role play & simulation, and contextual instruction (CI). The Faculty of Economics and Business lecturers, Atma Jaya Catholic University of Indonesia, act as facilitators. The results of this community service show that after participating in the training, the skills of MC participants are much better than their MC skills before participating in the activity. This condition implies that the trainees have an adequate understanding of the basic principles of being an MC and are skilled in programming and hosting events. In addition, this community service provides great benefits for training participants, such as broadening their horizons and increasing knowledge, equipping them with useful knowledge for educating children, etc
ABSTRAK:
Public speaking bukan hanya milik selebriti saja, melainkan milik kita semua. Meski begitu, tidak sedikit dari kita memiliki masalah berbicara di hadapan orang banyak, tidak terkecuali Warga Rusunawa Muara Baru, Jakarta Utara. Hasil analisis kebutuhan kami menemukan sejumlah masalah yang dihadapi Warga Rusunawa terkait public speaking yaitu, merasa cemas, tidak percaya diri, “nge-blank”, terbata-bata, tidak mampu menguasai audiens, dsb., dan mereka memandang perlu memperoleh pelatihan public speaking. Untuk itu, kami mengadakan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan master of ceremony (MC) sebagai salah satu jenis public speaking bagi Warga Rusunawa Muara Baru, Jakarta Utara. Pelatihan ini mengaplikasikan metode diskusi kelompok kecil, bermain peran & simulasi, dan pembelajaran kontekstual, serta yang bertindak sebagai fasilitator adalah dosen-dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya. Hasil pengabdian kepada masyarakat ini menunjukkan bahwa setelah mengikuti pelatihan keterampilan MC peserta jauh lebih baik dibandingkan dengan keterampilan MC mereka sebelum mengikuti pelatihan. Hal ini mengimplikasikan bahwa peserta pelatihan sudah memiliki pemahaman yang memadai tentang prinsip dasar menjadi MC, serta sudah terampil dalam membuat susunan acara dan memandu acara. Selain itu, pengabdian kepada masyarakat ini memberikan manfaat yang besar bagi peserta pelatihan seperti memperluas wawasan dan menambah ilmu mereka, membekali mereka ilmu yang berguna untuk mendidik anak-anaknya, dsb
【摘要】演讲并非名人的专利;它属于我们所有人。我们中的一些人在公共场合讲话有困难,包括雅加达居民Rusunawa Muara Baru。我们的需求分析结果发现,鲁苏纳瓦居民面临着几个与公开演讲有关的问题。那就是感到焦虑、不自信、“茫然”、口吃、无法掌握听众等等,他们看到了在听众面前学习演讲技巧的必要性。为此,我们举办了一场社区服务的司仪(MC)培训,作为雅加达居民Rusunawa Muara Baru的一种公开演讲。该培训应用小组讨论(SGD),角色扮演和模拟,以及情境指导(CI)。印度尼西亚Atma Jaya天主教大学经济与商业学院的讲师担任协调员。这次社区服务的结果表明,参加培训后,主持人参与者的技能比参加活动前的技能有了很大的提高。这个条件意味着学员对作为主持人的基本原则有足够的了解,并能熟练地策划和主持活动。此外,这项社区服务还为培训参与者提供了很大的好处,如拓宽视野,增加知识,为他们教育孩子提供有用的知识等。梅斯基开始了,在雅加达,梅斯基开始了,梅斯基开始了,梅斯基开始了,梅斯基开始了,梅斯基开始了,梅斯基开始了。Hasil分析kebutuhan kami menemukan sejumlah masalah yang dihadapi Warga Rusunawa terkait公共演讲yaitu, merasa cemas, tidak peraya diri,“ngeblank”,terbata-bata, tidak mampu menguasai观众,dsb。, Dan mereka memandang perlu memperoleh pelatian公共演讲。Untuk itu, kami mengadakan pengabdian kepada masyarakat dalam bentuk pelatihan仪式司仪(MC) sebagai salah satu jenis公开演讲bagi Warga Rusunawa Muara Baru,雅加达Utara。Pelatihan ini mengaplikasikan方法diskusi kelompok kecil, bermain peran & simulasi, dan pembelajan kontekstual, serta yang bertindak sebagai fasilitator adalas - dodofkultas economi和Bisnis Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya。哈西尔,我的女儿,我的女儿,我的女儿,我的女儿,我的女儿,我的女儿,我的女儿,我的女儿,我的女儿,我的女儿。哈尔尼·孟山都·阿喀西尼亚·巴巴多尼亚·巴巴多尼亚·巴巴多尼亚·巴巴多尼亚·巴巴多尼亚·巴巴多尼亚·巴巴多尼亚·巴巴多尼亚·巴巴多尼亚·巴巴多尼亚·巴巴多尼亚·巴巴多尼亚·巴巴多尼亚·巴巴多尼亚Selain itu, pengabdian kepada masyarakat ini成员manfaat yang besar bagi peratihan成员wawasan dan menambah ilmu mereka,成员mereka ilmu yang berguna untuk mendidik anakakya, dsb