Dina Fikri Hayati, Kadunci Kadunci, Titik Purwinarti
{"title":"ANALISIS FUNGSI PENGAWASAN COMPLIANCE RISK MANAGEMENT MELALUI APPROWEB TERHADAP PENERIMAAN PAJAK BADAN KPP PRATAMA JAKARTA CAKUNG","authors":"Dina Fikri Hayati, Kadunci Kadunci, Titik Purwinarti","doi":"10.32722/epi.v19i2.4891","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan mekanisme penerepan model Compliance Risk Manangement fungsi pengawasan dan tingkat keberhasilannya terhadap penerimaan pajak badan di KPP Pratama Jakarta Cakung. Lingkungan DJP hingga setiap wilayah KPP terus melakukan peningkatan pengawasan, dengan salah satunya penyempurnaan alat bantu bernama Compliance Risk Management dengan Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor SE-39/PJ/2021. Dalam meningkatkan penerimaan pajak, fungsi pengawasan penting untuk mengetahui lebih dalam Wajib Pajak yang perlu diteliti. Maka dari itu, dibutuhkan sebuah gambaran Peta Risiko Kepatuhan yang menampilkan keseluruhan WP Badan dengan mengkategorikannya kedalam beberapa tingkat risikonya. Hal ini diharapkan dapat memberikan keadilan dan pemerataan fungsi pengawasan yang dilakukan oleh petugas pajak terhadap seluruh Wajib Pajaknya. Teknik pengumpulan data menggunakan 3 (tiga metode yaitu wawancara mendalam semi struktur, observasi nonpartisipatif, dan dokumentasi. Intrepretasi data dilakukan secara bertahap mulai dari mengumpulkan data, mereduksi data, hingga kesimpulan akhir. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan CRM dilingkungan KPP Pratama Jakarta Cakung memberikan dampak kemudahan terutama dalam melaksanakan fungsi pengawasan secara maksimal bagi petugas pajak. namun di sisi lain, penerimaan pajak sejak tahun 2020 hingga 2021 masih jauh mencapai target penerimaan yang diharapkan. Hal ini menunjukan perlunya pengkajian ulang mengenai permasalahan yang terus dihadapi KPP Pratama Jakarta Cakung, dan meningkatkan fungsi CRM lainnya untuk dapat berjalan secara seimbang dan menghasilkan hasil yang lebih baik.","PeriodicalId":255238,"journal":{"name":"EPIGRAM (e-journal)","volume":"87 16 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-10-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"EPIGRAM (e-journal)","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.32722/epi.v19i2.4891","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan mekanisme penerepan model Compliance Risk Manangement fungsi pengawasan dan tingkat keberhasilannya terhadap penerimaan pajak badan di KPP Pratama Jakarta Cakung. Lingkungan DJP hingga setiap wilayah KPP terus melakukan peningkatan pengawasan, dengan salah satunya penyempurnaan alat bantu bernama Compliance Risk Management dengan Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor SE-39/PJ/2021. Dalam meningkatkan penerimaan pajak, fungsi pengawasan penting untuk mengetahui lebih dalam Wajib Pajak yang perlu diteliti. Maka dari itu, dibutuhkan sebuah gambaran Peta Risiko Kepatuhan yang menampilkan keseluruhan WP Badan dengan mengkategorikannya kedalam beberapa tingkat risikonya. Hal ini diharapkan dapat memberikan keadilan dan pemerataan fungsi pengawasan yang dilakukan oleh petugas pajak terhadap seluruh Wajib Pajaknya. Teknik pengumpulan data menggunakan 3 (tiga metode yaitu wawancara mendalam semi struktur, observasi nonpartisipatif, dan dokumentasi. Intrepretasi data dilakukan secara bertahap mulai dari mengumpulkan data, mereduksi data, hingga kesimpulan akhir. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan CRM dilingkungan KPP Pratama Jakarta Cakung memberikan dampak kemudahan terutama dalam melaksanakan fungsi pengawasan secara maksimal bagi petugas pajak. namun di sisi lain, penerimaan pajak sejak tahun 2020 hingga 2021 masih jauh mencapai target penerimaan yang diharapkan. Hal ini menunjukan perlunya pengkajian ulang mengenai permasalahan yang terus dihadapi KPP Pratama Jakarta Cakung, dan meningkatkan fungsi CRM lainnya untuk dapat berjalan secara seimbang dan menghasilkan hasil yang lebih baik.