Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui kemampuan inovasi perusahaan dalam mempertahankan bisnis pasca pandemi COVID-19 dengan pendekatan grounded theory. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan grounded theory sebagai model dalam penelitian. Peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan wawancara semi terstruktur, observasi lapangan, analisis dokumen dan studi literatur. Hasil yang didapatkan oleh peneliti adalah Pandemi COVID-19 sangat berdampak kepada ekonomi perusahaan CV Dummy Solid, pandemi COVID-19 menjadi sesuatu yang menekan dan mengancam keberlangsungan hidup perusahaan. Dampak yang dialami oleh perusahaan akibat pandemi COVID-19 di antaranya, kerugian keuangan, pengurangan jumlah karyawan, rolling karyawan, penundaan pemberian bonus, berkurangnya jumlah produksi, dan penghematan bahan baku. Dengan melakukan analisis SWOT dan meneliti dengan pendekatan grounded theory ditemukan penjelasan mengenai Inovasi yang dilakukan perusahaan merupakan strategi perusahaan untuk bertahan dari pandemi COVID-19. Ketika inovasi tersebut berhasil dilakukan oleh CV Dummy Solid maka CV Dummy Solid dianggap memiliki kemampuan inovasi. Dari pendekatan grounded theory ini dapat ditemukan pemahaman baru bahwa “Kemampuan inovasi perusahaan muncul karena adanya tekanan yang berasal dari pandemi COVID-19, yang kemudian karena hal tersebut muncul peluang dan kekuatan dari perusahaan yang dimanfaatkan untuk bertahan di tengah pandemi COVID-19”.
{"title":"KEMAMPUAN INOVASI PERUSAHAAN DI INDUSTRI PERCETAKAN DALAM MEMPERTAHANKAN BISNIS PASCA PANDEMI COVID-19 (STUDI PENDEKATAN GROUNDED THEORY TERHADAP CV DUMMY SOLID)","authors":"Mila Herfina, Azwar Azwar, N. Sofa","doi":"10.32722/epi.v19i2.4921","DOIUrl":"https://doi.org/10.32722/epi.v19i2.4921","url":null,"abstract":"Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui kemampuan inovasi perusahaan dalam mempertahankan bisnis pasca pandemi COVID-19 dengan pendekatan grounded theory. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan grounded theory sebagai model dalam penelitian. Peneliti mengumpulkan data dengan menggunakan wawancara semi terstruktur, observasi lapangan, analisis dokumen dan studi literatur. Hasil yang didapatkan oleh peneliti adalah Pandemi COVID-19 sangat berdampak kepada ekonomi perusahaan CV Dummy Solid, pandemi COVID-19 menjadi sesuatu yang menekan dan mengancam keberlangsungan hidup perusahaan. Dampak yang dialami oleh perusahaan akibat pandemi COVID-19 di antaranya, kerugian keuangan, pengurangan jumlah karyawan, rolling karyawan, penundaan pemberian bonus, berkurangnya jumlah produksi, dan penghematan bahan baku. Dengan melakukan analisis SWOT dan meneliti dengan pendekatan grounded theory ditemukan penjelasan mengenai Inovasi yang dilakukan perusahaan merupakan strategi perusahaan untuk bertahan dari pandemi COVID-19. Ketika inovasi tersebut berhasil dilakukan oleh CV Dummy Solid maka CV Dummy Solid dianggap memiliki kemampuan inovasi. Dari pendekatan grounded theory ini dapat ditemukan pemahaman baru bahwa “Kemampuan inovasi perusahaan muncul karena adanya tekanan yang berasal dari pandemi COVID-19, yang kemudian karena hal tersebut muncul peluang dan kekuatan dari perusahaan yang dimanfaatkan untuk bertahan di tengah pandemi COVID-19”.","PeriodicalId":255238,"journal":{"name":"EPIGRAM (e-journal)","volume":"34 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125209107","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
The difficulty of teaching passive voice has caused several researchers to conduct research on applying various strategies or methods to increase students' understanding of passive voice. Some have succeeded in increasing the effectiveness of passive voice learning although there is still a weakness. This is because the effectiveness of passive voice learning is also influenced by various things, including the level of education of the studied population. Specific strategies may be required for each education level. This study is intended to recapitulate research related to passive voice teaching and analyze the advantages and weaknesses of those methods so that teachers can better adapt to their classroom conditions. This research was conducted by reviewing research journals related to passive voice teaching and analyzing the advantages and disadvantages of the used method. The result of this study is a recapitulation of conducted research regarding passive voice learning for the last 5 five years, completing the advantages and disadvantages of each method. So that, later the English teacher can choose which method is the most appropriate for their students. On the other hand, other researchers can also choose which method needs further research.
{"title":"A REVIEW OF TEACHING PASSIVE VOICE STRATEGY","authors":"Salma Putri Islamy, Nita Kaniadewi","doi":"10.32722/epi.v19i2.4820","DOIUrl":"https://doi.org/10.32722/epi.v19i2.4820","url":null,"abstract":"The difficulty of teaching passive voice has caused several researchers to conduct research on applying various strategies or methods to increase students' understanding of passive voice. Some have succeeded in increasing the effectiveness of passive voice learning although there is still a weakness. This is because the effectiveness of passive voice learning is also influenced by various things, including the level of education of the studied population. Specific strategies may be required for each education level. This study is intended to recapitulate research related to passive voice teaching and analyze the advantages and weaknesses of those methods so that teachers can better adapt to their classroom conditions. This research was conducted by reviewing research journals related to passive voice teaching and analyzing the advantages and disadvantages of the used method. The result of this study is a recapitulation of conducted research regarding passive voice learning for the last 5 five years, completing the advantages and disadvantages of each method. So that, later the English teacher can choose which method is the most appropriate for their students. On the other hand, other researchers can also choose which method needs further research.","PeriodicalId":255238,"journal":{"name":"EPIGRAM (e-journal)","volume":"38 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"124590542","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Dina Fikri Hayati, Kadunci Kadunci, Titik Purwinarti
Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan mekanisme penerepan model Compliance Risk Manangement fungsi pengawasan dan tingkat keberhasilannya terhadap penerimaan pajak badan di KPP Pratama Jakarta Cakung. Lingkungan DJP hingga setiap wilayah KPP terus melakukan peningkatan pengawasan, dengan salah satunya penyempurnaan alat bantu bernama Compliance Risk Management dengan Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor SE-39/PJ/2021. Dalam meningkatkan penerimaan pajak, fungsi pengawasan penting untuk mengetahui lebih dalam Wajib Pajak yang perlu diteliti. Maka dari itu, dibutuhkan sebuah gambaran Peta Risiko Kepatuhan yang menampilkan keseluruhan WP Badan dengan mengkategorikannya kedalam beberapa tingkat risikonya. Hal ini diharapkan dapat memberikan keadilan dan pemerataan fungsi pengawasan yang dilakukan oleh petugas pajak terhadap seluruh Wajib Pajaknya. Teknik pengumpulan data menggunakan 3 (tiga metode yaitu wawancara mendalam semi struktur, observasi nonpartisipatif, dan dokumentasi. Intrepretasi data dilakukan secara bertahap mulai dari mengumpulkan data, mereduksi data, hingga kesimpulan akhir. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan CRM dilingkungan KPP Pratama Jakarta Cakung memberikan dampak kemudahan terutama dalam melaksanakan fungsi pengawasan secara maksimal bagi petugas pajak. namun di sisi lain, penerimaan pajak sejak tahun 2020 hingga 2021 masih jauh mencapai target penerimaan yang diharapkan. Hal ini menunjukan perlunya pengkajian ulang mengenai permasalahan yang terus dihadapi KPP Pratama Jakarta Cakung, dan meningkatkan fungsi CRM lainnya untuk dapat berjalan secara seimbang dan menghasilkan hasil yang lebih baik.
{"title":"ANALISIS FUNGSI PENGAWASAN COMPLIANCE RISK MANAGEMENT MELALUI APPROWEB TERHADAP PENERIMAAN PAJAK BADAN KPP PRATAMA JAKARTA CAKUNG","authors":"Dina Fikri Hayati, Kadunci Kadunci, Titik Purwinarti","doi":"10.32722/epi.v19i2.4891","DOIUrl":"https://doi.org/10.32722/epi.v19i2.4891","url":null,"abstract":"Artikel ini bertujuan untuk mendeskripsikan mekanisme penerepan model Compliance Risk Manangement fungsi pengawasan dan tingkat keberhasilannya terhadap penerimaan pajak badan di KPP Pratama Jakarta Cakung. Lingkungan DJP hingga setiap wilayah KPP terus melakukan peningkatan pengawasan, dengan salah satunya penyempurnaan alat bantu bernama Compliance Risk Management dengan Surat Edaran Dirjen Pajak Nomor SE-39/PJ/2021. Dalam meningkatkan penerimaan pajak, fungsi pengawasan penting untuk mengetahui lebih dalam Wajib Pajak yang perlu diteliti. Maka dari itu, dibutuhkan sebuah gambaran Peta Risiko Kepatuhan yang menampilkan keseluruhan WP Badan dengan mengkategorikannya kedalam beberapa tingkat risikonya. Hal ini diharapkan dapat memberikan keadilan dan pemerataan fungsi pengawasan yang dilakukan oleh petugas pajak terhadap seluruh Wajib Pajaknya. Teknik pengumpulan data menggunakan 3 (tiga metode yaitu wawancara mendalam semi struktur, observasi nonpartisipatif, dan dokumentasi. Intrepretasi data dilakukan secara bertahap mulai dari mengumpulkan data, mereduksi data, hingga kesimpulan akhir. Hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan CRM dilingkungan KPP Pratama Jakarta Cakung memberikan dampak kemudahan terutama dalam melaksanakan fungsi pengawasan secara maksimal bagi petugas pajak. namun di sisi lain, penerimaan pajak sejak tahun 2020 hingga 2021 masih jauh mencapai target penerimaan yang diharapkan. Hal ini menunjukan perlunya pengkajian ulang mengenai permasalahan yang terus dihadapi KPP Pratama Jakarta Cakung, dan meningkatkan fungsi CRM lainnya untuk dapat berjalan secara seimbang dan menghasilkan hasil yang lebih baik.","PeriodicalId":255238,"journal":{"name":"EPIGRAM (e-journal)","volume":"87 16 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"126299270","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Penelitian ini fokus pada pemeriksaan indeks kemiripan dari skripsi berbahasa Inggris dengan Turnitin. Tujuan dari penelitian yang fokus pada tulisan akademik mahasiswa adalah menghitung nilai rata-rata dan median dari persentase indeks kemiripan yang diidentifikasi oleh Turnitin; memeriksa sumber utama kemiripan yang ditemukan; dan mengidentifikasi bentuk kemiripan tersebut dari sumber utama tertinggi. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata dan median dari indeks kemiripan keduanya berada di bawah 30%; dan sumber utama kemiripan sebagian besar berasal dari situs web. Bentuk kemiripan tersebut adalah kalimat dan bahkan paragraf penuh. Kemiripan yang diidentifikasi Turnitin tidak dapat seluruhnya dikatakan sebagai aksi penjiplakan, karena Turnitin hanya menemukan sumber-sumber dari repositori digital yang terlihat serupa. Turnitin bermanfaat sebagai langkah awal untuk menjaga integritas akademik dalam penulisan karya ilmiah di sebuah institusi.
{"title":"PEMERIKSAAN INDEKS KEMIRIPAN DARI SKRIPSI BERBAHASA INGGRIS DENGAN TURNITIN UNTUK INTEGRITAS AKADEMIK","authors":"Y. Putri","doi":"10.32722/epi.v19i2.4828","DOIUrl":"https://doi.org/10.32722/epi.v19i2.4828","url":null,"abstract":"Penelitian ini fokus pada pemeriksaan indeks kemiripan dari skripsi berbahasa Inggris dengan Turnitin. Tujuan dari penelitian yang fokus pada tulisan akademik mahasiswa adalah menghitung nilai rata-rata dan median dari persentase indeks kemiripan yang diidentifikasi oleh Turnitin; memeriksa sumber utama kemiripan yang ditemukan; dan mengidentifikasi bentuk kemiripan tersebut dari sumber utama tertinggi. Studi ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata dan median dari indeks kemiripan keduanya berada di bawah 30%; dan sumber utama kemiripan sebagian besar berasal dari situs web. Bentuk kemiripan tersebut adalah kalimat dan bahkan paragraf penuh. Kemiripan yang diidentifikasi Turnitin tidak dapat seluruhnya dikatakan sebagai aksi penjiplakan, karena Turnitin hanya menemukan sumber-sumber dari repositori digital yang terlihat serupa. Turnitin bermanfaat sebagai langkah awal untuk menjaga integritas akademik dalam penulisan karya ilmiah di sebuah institusi.","PeriodicalId":255238,"journal":{"name":"EPIGRAM (e-journal)","volume":"38 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"128870261","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Pandemi Covid-19 terjadi sejak tahun 2020 yang menyebabkan dampak bagi perekonomian Indonesia, salah satunya ialah bisnis properti. Perusahaan harus menerapkan sistem bekerja dari rumah untuk menekan penyebaran virus Covid-19. Hal ini membuat banyak perubahan kebiasaan kerja bagi karyawan, sehingga karyawan harus mampu beradaptasi dengan baik untuk menunjang kompetensinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh career adaptability terhadap kompetensi karyawan di PT Bulisu Properti Cendekia pada masa pandemi dan mengetahui seberapa besar pengaruh tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan sampel jenuh yang melibatkan seluruh karyawan PT Bulisu Properti Cendekia sebanyak 25 orang. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner secara langsung dan melalui google form. Uji instrumen yang dilakukan yaitu uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana, analisis korelasi sederhana (r), koefisien determinasi (R2) dan uji T menggunakan SPSS versi 23. Hasil analisis regresi sederhana pada penelitian ini adalah Y = 26,271 + 1,241X. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa career adaptability berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi karyawan di PT Bulisu Properti Cendekia pada masa Pandemi Covid-19 sebesar 32,1%.
{"title":"ANALISIS PENGARUH CAREER ADAPTABILITY TERHADAP KOMPETENSI KARYAWAN DI PT BULISU PROPERTI CENDEKIA PADA MASA PANDEMI COVID-19","authors":"Rindi Antika, Azwar Azwar, Erlyn Rosalina","doi":"10.32722/epi.v19i2.4896","DOIUrl":"https://doi.org/10.32722/epi.v19i2.4896","url":null,"abstract":"Pandemi Covid-19 terjadi sejak tahun 2020 yang menyebabkan dampak bagi perekonomian Indonesia, salah satunya ialah bisnis properti. Perusahaan harus menerapkan sistem bekerja dari rumah untuk menekan penyebaran virus Covid-19. Hal ini membuat banyak perubahan kebiasaan kerja bagi karyawan, sehingga karyawan harus mampu beradaptasi dengan baik untuk menunjang kompetensinya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh career adaptability terhadap kompetensi karyawan di PT Bulisu Properti Cendekia pada masa pandemi dan mengetahui seberapa besar pengaruh tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan sampel jenuh yang melibatkan seluruh karyawan PT Bulisu Properti Cendekia sebanyak 25 orang. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner secara langsung dan melalui google form. Uji instrumen yang dilakukan yaitu uji validitas dan reliabilitas. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear sederhana, analisis korelasi sederhana (r), koefisien determinasi (R2) dan uji T menggunakan SPSS versi 23. Hasil analisis regresi sederhana pada penelitian ini adalah Y = 26,271 + 1,241X. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa career adaptability berpengaruh positif dan signifikan terhadap kompetensi karyawan di PT Bulisu Properti Cendekia pada masa Pandemi Covid-19 sebesar 32,1%.","PeriodicalId":255238,"journal":{"name":"EPIGRAM (e-journal)","volume":"89 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"130786772","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
This review study identified factors that instructors of English as an additional language (EAL) could consider when designing peer interaction-based activities to promote learners' use of effective communication strategies (CSs). In addition, we investigated how the identified factors might benefit inclusive EAL classrooms where learners with special needs participate in peer interactions. This review study aimed to equip EAL instructors with information that could be considered to promote the use of effective CSs by learners in the classroom. To follow the guidelines of the narrative literature review method outlined by Green et al., (2006), articles were extracted from the ERIC, Linguistics, Education, and Arts and Humanities databases, and the information from the articles was reviewed to answer two research questions. Our review identified two factors that EAL instructors should consider: the personal factors of learners and the types of tasks. The first factor includes learners' levels of proficiency, level of anxiety, as well as self-efficacy, learning attitude, and gender, while the second factor suggested three types of tasks that could elicit the use of CSs in classrooms: information gap, reasoning gap, and opinion gap activities. Our discussion led to the conclusion that assigning peers to college/post-secondary learners with autism, based on their personal profiles and elaborating on the instructions for assigned tasks, would better prepare them to participate in peer interaction-based activities in the EAL classroom. In addition, it was suggested that future research investigate inclusive EAL classrooms that include learners with special needs.
{"title":"FACTORS INFLUENCING THE USE OF COMMUNICATION STRATEGIES BY ENGLISH AS AN ADDITIONAL LANGUAGE LEARNERS: A NARRATIVE REVIEW","authors":"Afifah Muharikah","doi":"10.32722/epi.v19i2.4962","DOIUrl":"https://doi.org/10.32722/epi.v19i2.4962","url":null,"abstract":"This review study identified factors that instructors of English as an additional language (EAL) could consider when designing peer interaction-based activities to promote learners' use of effective communication strategies (CSs). In addition, we investigated how the identified factors might benefit inclusive EAL classrooms where learners with special needs participate in peer interactions. This review study aimed to equip EAL instructors with information that could be considered to promote the use of effective CSs by learners in the classroom. To follow the guidelines of the narrative literature review method outlined by Green et al., (2006), articles were extracted from the ERIC, Linguistics, Education, and Arts and Humanities databases, and the information from the articles was reviewed to answer two research questions. Our review identified two factors that EAL instructors should consider: the personal factors of learners and the types of tasks. The first factor includes learners' levels of proficiency, level of anxiety, as well as self-efficacy, learning attitude, and gender, while the second factor suggested three types of tasks that could elicit the use of CSs in classrooms: information gap, reasoning gap, and opinion gap activities. Our discussion led to the conclusion that assigning peers to college/post-secondary learners with autism, based on their personal profiles and elaborating on the instructions for assigned tasks, would better prepare them to participate in peer interaction-based activities in the EAL classroom. In addition, it was suggested that future research investigate inclusive EAL classrooms that include learners with special needs.","PeriodicalId":255238,"journal":{"name":"EPIGRAM (e-journal)","volume":"21 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"125296244","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
This article aims to demonstrate the methodological approach I took on my research about the sociological term “Stranger” and its expression in literary terms. I deconstruct the term “Stranger”, since it was coined in 1950, analyzing sociological and cultural theories which address the concept: foreigner, immigrant, alien, outsider, pariah, marginal. Although all these deal with the point of view of identity, the definition of Stranger lies primarily in the difference between the “other” versus a group. This binary thinking can be conditioned by geography or bring about discomfort as the Stranger is seen by the group as someone who does not belong to their circle. I found these concepts reflected in post-colonial novels, where notions of identity and the Stranger mingle, in the struggle between the dominant outsider and the submissive colonized people. Since Stranger may be an acquired condition and its status is not rigid, for it is a given characteristic rather than a natural one, I followed a methodological cross-cultural comparison of the term Stranger in both a diachronic and synchronic perspectives. This project deals with cross-cultural identities and contributes to highlight the notion of the Stranger in literature.
{"title":"THE SOCIOLOGICAL CONCEPT OF THE STRANGER AND ITS METHODOLOGICAL USE IN LITERATURE","authors":"Kay K. Cook","doi":"10.32722/epi.v19i2.5093","DOIUrl":"https://doi.org/10.32722/epi.v19i2.5093","url":null,"abstract":"This article aims to demonstrate the methodological approach I took on my research about the sociological term “Stranger” and its expression in literary terms. I deconstruct the term “Stranger”, since it was coined in 1950, analyzing sociological and cultural theories which address the concept: foreigner, immigrant, alien, outsider, pariah, marginal. Although all these deal with the point of view of identity, the definition of Stranger lies primarily in the difference between the “other” versus a group. This binary thinking can be conditioned by geography or bring about discomfort as the Stranger is seen by the group as someone who does not belong to their circle. I found these concepts reflected in post-colonial novels, where notions of identity and the Stranger mingle, in the struggle between the dominant outsider and the submissive colonized people. Since Stranger may be an acquired condition and its status is not rigid, for it is a given characteristic rather than a natural one, I followed a methodological cross-cultural comparison of the term Stranger in both a diachronic and synchronic perspectives. This project deals with cross-cultural identities and contributes to highlight the notion of the Stranger in literature. \u0000 ","PeriodicalId":255238,"journal":{"name":"EPIGRAM (e-journal)","volume":"15 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"121278669","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}
Tujuan penelitian ini adalah untuk memetakan destinasi di bidang Meeting, Incentive Travel, Conference, and Exhibition (MICE) yang ada di Kota Depok. Sebagai salah satu kota yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta, Kota Depok dapat menjadi alternatif para pelaku industri di bidang MICE. Ditambah dengan ragam potensi wisata yang tersebar di Kota Depok, pada dasarnya pariwisata khususnya industri MICE dapat berkembang lebih baik lagi. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif untuk memahami fenomena destinasi MICE di KotaDepok secara menyeluruh. Hasil riset menunjukkan bahwa Setu Tujuh Muara, Gedung Pusdiklat,Gedung Balai Thirta, Alun-Alun Kota Depok, Balai Rakyat, Studio Alam TVRI, Stadion Merpati,D’Kandung Amazing Farm, Setu 7 Muara, Pondok Zidane, Hutan Pinus, Taman rekreasi Wiladatika, Kampung 99, Masjid Kubah Mas, Galeri F. Widiyanto, dan Rumah Kabeda dapat menjadi destinasi MICE.Sementara itu, Taman Gurame dan beberapa setu yang tersebar di Kota Depok memiliki potensi sebagaidestinasi MICE. Pengembangan destinasiMICE ini dapat dilakukan pemerintah Kota Depok dengan menjalinkerjasama secara pentahelix.
{"title":"PEMETAAN DESTINASI MICE DI KOTA DEPOK","authors":"Firman Syah","doi":"10.32722/epi.v19i2.4877","DOIUrl":"https://doi.org/10.32722/epi.v19i2.4877","url":null,"abstract":"Tujuan penelitian ini adalah untuk memetakan destinasi di bidang Meeting, Incentive Travel, Conference, and Exhibition (MICE) yang ada di Kota Depok. Sebagai salah satu kota yang berbatasan langsung dengan DKI Jakarta, Kota Depok dapat menjadi alternatif para pelaku industri di bidang MICE. Ditambah dengan ragam potensi wisata yang tersebar di Kota Depok, pada dasarnya pariwisata khususnya industri MICE dapat berkembang lebih baik lagi. Metode penelitian yang digunakan bersifat kualitatif untuk memahami fenomena destinasi MICE di KotaDepok secara menyeluruh. Hasil riset menunjukkan bahwa Setu Tujuh Muara, Gedung Pusdiklat,Gedung Balai Thirta, Alun-Alun Kota Depok, Balai Rakyat, Studio Alam TVRI, Stadion Merpati,D’Kandung Amazing Farm, Setu 7 Muara, Pondok Zidane, Hutan Pinus, Taman rekreasi Wiladatika, Kampung 99, Masjid Kubah Mas, Galeri F. Widiyanto, dan Rumah Kabeda dapat menjadi destinasi MICE.Sementara itu, Taman Gurame dan beberapa setu yang tersebar di Kota Depok memiliki potensi sebagaidestinasi MICE. Pengembangan destinasiMICE ini dapat dilakukan pemerintah Kota Depok dengan menjalinkerjasama secara pentahelix.","PeriodicalId":255238,"journal":{"name":"EPIGRAM (e-journal)","volume":"1 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0,"publicationDate":"2022-10-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":null,"resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":"131036317","PeriodicalName":null,"FirstCategoryId":null,"ListUrlMain":null,"RegionNum":0,"RegionCategory":"","ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":"","EPubDate":null,"PubModel":null,"JCR":null,"JCRName":null,"Score":null,"Total":0}