{"title":"STRATEGI PENGEMBANGAN PASAR SROWOLAN SEBAGAI DAYA TARIK WISATA DI KABUPATEN SLEMAN YOGYAKARTA","authors":"A. M. Lagalo","doi":"10.31314/TULIP.2.2.86-96.2019","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Marketing plan yang di rancang dalam penelitian ini bertujuan sebagai pedoman stakeholder dalam menentukan langkah-langkah strategis program-program pengembangan pasar. Pasar tradisional merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli serta ditandai dengan adanya transaksi penjual pembeli secara langsung dan biasanya ada proses tawar-menawar, bangunan biasanya terdiri dari kios-kios atau gerai, los dan dasaran terbuka yang dibuka oleh penjual maupun suatu pengelola pasar. Kebanyakan menjual kebutuhan sehari-hari seperti bahan-bahan makanan berupa ikan, buah, sayur-sayuran, telur, daging, kain, pakaian barang elektronik, jasa dan lain-lain. Selain itu, ada pula yang menjual kue-kue dan barang-barang lainnya. Pasar seperti ini masih banyak ditemukan di Indonesia, dan umumnya terletak dekat kawasan perumahan agar memudahkan pembeli untuk mencapai pasar. Beberapa pasar tradisional yang \"legendaris\" antara lain adalah pasar Beringharjo di Yogyakarta, pasar Klewer di Solo, pasar Johar di Semarang, serta Pasar Srowolan yang memiliki nilai sejarah perjuangan pada masa penjajahan kolonial belanda.","PeriodicalId":275610,"journal":{"name":"Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP)","volume":"41 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2020-12-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Tulisan Ilmiah Pariwisata (TULIP)","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31314/TULIP.2.2.86-96.2019","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Marketing plan yang di rancang dalam penelitian ini bertujuan sebagai pedoman stakeholder dalam menentukan langkah-langkah strategis program-program pengembangan pasar. Pasar tradisional merupakan tempat bertemunya penjual dan pembeli serta ditandai dengan adanya transaksi penjual pembeli secara langsung dan biasanya ada proses tawar-menawar, bangunan biasanya terdiri dari kios-kios atau gerai, los dan dasaran terbuka yang dibuka oleh penjual maupun suatu pengelola pasar. Kebanyakan menjual kebutuhan sehari-hari seperti bahan-bahan makanan berupa ikan, buah, sayur-sayuran, telur, daging, kain, pakaian barang elektronik, jasa dan lain-lain. Selain itu, ada pula yang menjual kue-kue dan barang-barang lainnya. Pasar seperti ini masih banyak ditemukan di Indonesia, dan umumnya terletak dekat kawasan perumahan agar memudahkan pembeli untuk mencapai pasar. Beberapa pasar tradisional yang "legendaris" antara lain adalah pasar Beringharjo di Yogyakarta, pasar Klewer di Solo, pasar Johar di Semarang, serta Pasar Srowolan yang memiliki nilai sejarah perjuangan pada masa penjajahan kolonial belanda.