{"title":"Hardening pada baja aisi C 1045.","authors":"A. Ismy","doi":"10.30811/jpl.v3i2.1450","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Sifat mekanik suatu logam tidak hanya tergantung dari komposisi kimia; tetapi juga pada struktur mikro dan proses perlakuan akhir. Pengerasan (hardening) adalah salah satu bentuk perlakuan panas dimana pengerasan dilakukan dengan memanaskan baja di daerah austenit, kemudian didinginkan cepat. Untuk itu telah disiapkan 15 buah. material uji baja AISI CI045 dengan pengaruh perbedaan temperature austeniusasi 800,850, 900, 950, 1000° C dan media pendingin air, oli SAE 20/40 dan emulsi Satu bual: material yang tidak dikeraskan digunakan sebagai pembanding peningkaian kekerasan. Komposisi karbon pada baja AISI CI045 adalah 0,43 - 0,50%. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kecenderungan peningkatan kekerasan terjadi tidak hanya dipengaruhi oleh naiknya temperature pemanasan tetapi juga laju pendinginan, dimana kekerasan optimum diperoleh pada temperature 850°C, holding time 15 menit dan pendinginan air, yaitu HV = 572,2. Kekerasan maksimum dengan media pendingin emulsi diperoleh nilai kekerasan HV = 427,8 juga pada temperature 950° C.","PeriodicalId":166128,"journal":{"name":"Jurnal POLIMESIN","volume":"17 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2019-09-29","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal POLIMESIN","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.30811/jpl.v3i2.1450","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Sifat mekanik suatu logam tidak hanya tergantung dari komposisi kimia; tetapi juga pada struktur mikro dan proses perlakuan akhir. Pengerasan (hardening) adalah salah satu bentuk perlakuan panas dimana pengerasan dilakukan dengan memanaskan baja di daerah austenit, kemudian didinginkan cepat. Untuk itu telah disiapkan 15 buah. material uji baja AISI CI045 dengan pengaruh perbedaan temperature austeniusasi 800,850, 900, 950, 1000° C dan media pendingin air, oli SAE 20/40 dan emulsi Satu bual: material yang tidak dikeraskan digunakan sebagai pembanding peningkaian kekerasan. Komposisi karbon pada baja AISI CI045 adalah 0,43 - 0,50%. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa kecenderungan peningkatan kekerasan terjadi tidak hanya dipengaruhi oleh naiknya temperature pemanasan tetapi juga laju pendinginan, dimana kekerasan optimum diperoleh pada temperature 850°C, holding time 15 menit dan pendinginan air, yaitu HV = 572,2. Kekerasan maksimum dengan media pendingin emulsi diperoleh nilai kekerasan HV = 427,8 juga pada temperature 950° C.