Pidana Pembayaran Uang Pengganti Sebagai Pidana Tambahan dalam Tindak Pidana Korupsi

Basir Rohromana
{"title":"Pidana Pembayaran Uang Pengganti Sebagai Pidana Tambahan dalam Tindak Pidana Korupsi","authors":"Basir Rohromana","doi":"10.25105/prio.v6i1.1889","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Sanksi Pidana  Pembayaran Uang Pengganti (PUP) dalam Tindak Pidana Korupsi (TPK),  sebetulnya berstelsel  sebagai Pidana Tambahan yang berkarakter fakultatif terhadap pidana pokok. Meskipun sebagai berstelsel Pidana Tambahan, namun dalam  konstruksi normatif maupun  penerapan empiriknya, PUP berpeluang dapat diterapkan mendekati bahkan sama dengan  pidana pokok (dalam hal ini ancaman pidana penjara) sesuai pasal TPK yang diancamkan, dan PUP yang demikian disebutkan secara tegas dalam putusan hakim. Di samping itu ada sikap yang berbeda yang ditunjukkan antara Hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap perlakuan PUP. Hakim berpandangan PUP hanya bisa dikenakan manakala terdakwa merugikan keuangan negara secara real loose state. Rasionalisasi pandangan Hakim, bahwa tidak wajar pelaku TPK yang tidak secara nyata mengambil keuangan negara yang bersifat potensiil secara melawan hukum dikenakan PUP. Sementara JPU bersikap bahwa tidak ada pembatasan secara normatif  apalagi halangan empirik tentang bentuk kerugian negara apakah real loose state  maupun potensiil  loose state untuk mengenakan PUP. Rasionalisasi pandangan JPU diantaranya berorientasi pada tujuan dari pemberantasan korupsi sebagai upaya konkrit mengembalikan kerugian negara, dan tidak sekedar menjerakan pelaku TPK. Kata kunci: Pidana Uang Pengganti, Tindak Pidana Korupsi.","PeriodicalId":335820,"journal":{"name":"Jurnal Hukum PRIORIS","volume":"2 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2017-06-15","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"3","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Hukum PRIORIS","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.25105/prio.v6i1.1889","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 3

Abstract

Sanksi Pidana  Pembayaran Uang Pengganti (PUP) dalam Tindak Pidana Korupsi (TPK),  sebetulnya berstelsel  sebagai Pidana Tambahan yang berkarakter fakultatif terhadap pidana pokok. Meskipun sebagai berstelsel Pidana Tambahan, namun dalam  konstruksi normatif maupun  penerapan empiriknya, PUP berpeluang dapat diterapkan mendekati bahkan sama dengan  pidana pokok (dalam hal ini ancaman pidana penjara) sesuai pasal TPK yang diancamkan, dan PUP yang demikian disebutkan secara tegas dalam putusan hakim. Di samping itu ada sikap yang berbeda yang ditunjukkan antara Hakim dan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap perlakuan PUP. Hakim berpandangan PUP hanya bisa dikenakan manakala terdakwa merugikan keuangan negara secara real loose state. Rasionalisasi pandangan Hakim, bahwa tidak wajar pelaku TPK yang tidak secara nyata mengambil keuangan negara yang bersifat potensiil secara melawan hukum dikenakan PUP. Sementara JPU bersikap bahwa tidak ada pembatasan secara normatif  apalagi halangan empirik tentang bentuk kerugian negara apakah real loose state  maupun potensiil  loose state untuk mengenakan PUP. Rasionalisasi pandangan JPU diantaranya berorientasi pada tujuan dari pemberantasan korupsi sebagai upaya konkrit mengembalikan kerugian negara, dan tidak sekedar menjerakan pelaku TPK. Kata kunci: Pidana Uang Pengganti, Tindak Pidana Korupsi.
查看原文
分享 分享
微信好友 朋友圈 QQ好友 复制链接
本刊更多论文
用代金券作为腐败行为的额外罪行
将惩罚性赔偿(p)用于惩罚性腐败(TPK)的刑罚,实际上是伯尔塞尔作为主要犯罪系的一个补充。虽然作为额外的犯罪分子,但在其规范结构和经验应用中,小狗可能与主要罪犯(在本例中是监禁的威胁),以及法官裁决中明确规定的幼豹。此外,法官和检察官对小狗的治疗有不同的态度。法官认为小狗只有在被告真正放松州财政损失时才会被起诉。法官的观点合理化了,一个不太可能接受州政府财务的人在法律上被扔进了小狗。尽管日本央行表示,没有任何规范限制,更不用说任何可以从真正loose state到潜在损失状态的经验障碍了。合理化的观点以消除腐败为具体努力,以减轻国家损失为目标为中心,而不仅仅是消除TPK的影响。关键词:替代货币犯罪,腐败犯罪。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 去求助
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
期刊最新文献
ELEMEN-ELEMEN DASAR KEJAHATAN TERHADAP KEMANUSIAAN KEDUDUKAN HUKUM PELAKU USAHA ASING DALAM PRINSIP EXTRATERRITORIALITY JURISDICTION PADA PERSAINGAN USAHA DI INDONESIA KEDUDUKAN HUKUM PENGURUS PERSEROAN SEBAGAI PENANGGUNG PAJAK DAMPAK KEBIJAKAN SURAT PERNYATAAN TANGGUNG JAWAB MUTLAK PERATURAN MENTERI DALAM NEGERI NOMOR 9 TAHUN 2016 TERHADAP PENCATATAN PERKAWINAN KEPASTIAN HUKUM WILAYAH KERJA PENGUSAHAAN PANAS BUMI EX KONTRAK OPERASI BERSAMA DIENG DAN PATUHA DALAM KERANGKA PERIZINAN PANAS BUMI DI INDONESIA
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
已复制链接
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
×
扫码分享
扫码分享
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1