Mural sebagai Media Sosialisasi Lingkungan Sekolah Hijau Bersih dan Indah

Darma Cendekia Pub Date : 2023-06-30 DOI:10.60012/dc.v2i1.55
Rizki Saga Putra, Diana Handayani, Ndaru Ranuhandoko
{"title":"Mural sebagai Media Sosialisasi Lingkungan Sekolah Hijau Bersih dan Indah","authors":"Rizki Saga Putra, Diana Handayani, Ndaru Ranuhandoko","doi":"10.60012/dc.v2i1.55","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Permasalahan kebersihan lingkungan, kurangnya kesadaran dalam menanam pohon, dan ketidakpedulian manusia dalam merawat keindahan alam menjadi tugas kita bersama. Sekolah adalah salah satu lembaga yang dapat mengurangi permasalahan tersebut dengan pendidikan karakternya. Membangun kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga lingkungan, menanam pohon serta bagaimanakah peran sekolah dalam membangun karakter peduli terhadap lingkungan menjadi tanggungjawab kita bersama. Mural merupakan salah satu seni gambar yang menggunakan tembok sebagai medianya. Seni mural merupakan media komunikasi antara seniman dan khalayak umum, menjadi alternatif untuk penyampain nilai-nilai estetis dan etis. Mural menjadi sentral peranannya ketika berada pada ruang publik, karena ruang publik menjadi salah satu sentral interaksi sosial bagi masyarakat khususnya perkotaan. Mural juga bisa digunakan sebagai media edukasi bagi para siswa. Dalam mural terdapat suatu pesan yang ingin disampaikan oleh seniman kepada khalayak yang melihatnya. Pelaksana Abdimas merancang sebuah konsep tentang bagaimana mensosialisasikan lingkungan yang hijau, bersih dan indah, dengan mural pada tembok bagian depan sekolah yang di depannya ditanami tanaman hijau. Bidang yang dimural seakan hidup karena pohon yang tumbuh di depan tembok tidak di tebang melainkan menjadi lebih hidup dengan gambar bunga matahari menggunakan warna yang kontras. Teknik mural dirancang dengan perspaktif sederhana dari warna gelap ke warna terang dan dibentuk dari besar ke kecil. Supaya tidak terlihat menyeramkan karena warna gelap maka warna gelap tersebut dibuat menggunakan gradasi berwarna biru.","PeriodicalId":272823,"journal":{"name":"Darma Cendekia","volume":"134 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-06-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Darma Cendekia","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.60012/dc.v2i1.55","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Permasalahan kebersihan lingkungan, kurangnya kesadaran dalam menanam pohon, dan ketidakpedulian manusia dalam merawat keindahan alam menjadi tugas kita bersama. Sekolah adalah salah satu lembaga yang dapat mengurangi permasalahan tersebut dengan pendidikan karakternya. Membangun kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga lingkungan, menanam pohon serta bagaimanakah peran sekolah dalam membangun karakter peduli terhadap lingkungan menjadi tanggungjawab kita bersama. Mural merupakan salah satu seni gambar yang menggunakan tembok sebagai medianya. Seni mural merupakan media komunikasi antara seniman dan khalayak umum, menjadi alternatif untuk penyampain nilai-nilai estetis dan etis. Mural menjadi sentral peranannya ketika berada pada ruang publik, karena ruang publik menjadi salah satu sentral interaksi sosial bagi masyarakat khususnya perkotaan. Mural juga bisa digunakan sebagai media edukasi bagi para siswa. Dalam mural terdapat suatu pesan yang ingin disampaikan oleh seniman kepada khalayak yang melihatnya. Pelaksana Abdimas merancang sebuah konsep tentang bagaimana mensosialisasikan lingkungan yang hijau, bersih dan indah, dengan mural pada tembok bagian depan sekolah yang di depannya ditanami tanaman hijau. Bidang yang dimural seakan hidup karena pohon yang tumbuh di depan tembok tidak di tebang melainkan menjadi lebih hidup dengan gambar bunga matahari menggunakan warna yang kontras. Teknik mural dirancang dengan perspaktif sederhana dari warna gelap ke warna terang dan dibentuk dari besar ke kecil. Supaya tidak terlihat menyeramkan karena warna gelap maka warna gelap tersebut dibuat menggunakan gradasi berwarna biru.
查看原文
分享 分享
微信好友 朋友圈 QQ好友 复制链接
本刊更多论文
一幅壁画,作为一个干净美丽的绿色学校环境社会化媒体
环境清洁问题、植树意识缺失、人类对维护自然美景的漠视成为我们共同的责任。学校是为数不多的能够减轻品格教育问题的机构之一。培养学生对环保、植树的重要性的认识,以及学校在培养对环境的关爱方面的作用如何成为我们共同的责任。壁画是一种艺术形式,使用墙壁作为媒介。创作艺术是艺术家与公众之间的交流媒介,而不是美学和伦理价值的传递。在公共空间中,壁画成为了公共空间的中心,因为公共空间成为主要城市社会的社会互动中心之一。壁画也可以用作教育学生的媒介。在壁画中,艺术家想要向观众传达一个信息。Abdimas的执法者设计了一个如何社会化一个绿色、干净、美丽的环境的概念,学校前面的墙上挂着一幅绿色植物的壁画。墙上生长的那棵树不是砍下来的,而是用一种不同颜色的向日葵的图案更生动。一种简单的手工制作的壁画,从深色到浅色,从大到小。为了不让它看起来很恐怖,所以它是用蓝色的色调来制作的。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 去求助
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
期刊最新文献
Sosialisasi Melestarikan Kearifan Lokal Budaya Betawi di SMA Negeri 51 Jakarta Melalui Media Mural Strengthening the Profile of Pancasila Students in the Independent Curriculum at SMP Muhammadiyah Cisalak for Teachers Mural sebagai Media Peningkatan Kesadaran Siswa SMA akan Pentingnya Merawat Tanaman Pelatihan Pembelajaran Koorperatif Metode Jigsaw di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Muhammadiyah 17 Ciputat Timur Tangerang Selatan Perancangan Desain Kemasan, Logo dan Konten Media Sosial sebagai Bentuk Promosi UMKM “Warung Bu Riri”
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
已复制链接
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
×
扫码分享
扫码分享
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:604180095
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1