KESANTUNAN TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM INTERAKSI DI LINGKUNGAN GRIA DI KABUPATEN BULELENG KAJIAN SOSIOPRAGMATIK

I. Wibawa, I. Suandi, I. K. Paramarta
{"title":"KESANTUNAN TINDAK TUTUR DIREKTIF DALAM INTERAKSI DI LINGKUNGAN GRIA DI KABUPATEN BULELENG KAJIAN SOSIOPRAGMATIK","authors":"I. Wibawa, I. Suandi, I. K. Paramarta","doi":"10.23887/jurnal_bahasa.v10i2.669","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk-bentuk kesantunan dan ketaksantunan berbicara di lingkungan Gria di Kabupaten Buleleng, (2) mendeskripsikan prinsip-prinsip dan strategi kesantunan yang diterapkan oleh penutur di lingkungan Gria di Kabupaten Buleleng, dan (3) mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi kesantunan dan ketaksantunan berbahasa di lingkungan Gria di Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan rancangan kualitatif. Subjek penelitian adalah warga di lingkungan Gria di Kabupaten Buleleng. Data dikumpulkan melalui observasi langsung ke lapangan. Analisis data dilakukan melalui tahapan; identifikasi data, klasifikasi, deskripsi, dan analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) adanya tuturan kesantunan dan ketaksantunan warga di lingkungan Gria di Kabupaten Buleleng dalam berkomunikasi sehari-hari. Kesantunan berbahasa lebih sering digunakan oleh anak-anak dibandingkan dengan orang tua. (2) Warga di lingkungan Gria juga menerapkan prinsip-prinsip dan strategi kesantunan untuk menjaga tuturan tetap santun dan tidak menyinggung perasaan mitra tutur. (3) Kesantunan dan ketaksantunan berbicara warga Gria di Kabupaten Buleleng dipengaruhi oleh dua faktor yaitu, faktor kebahasaan dan faktor nonkebahasaan. Menyikapi fanomena tersebut, khususnya warga di lingkungan Gria di Kabupaten Buleleng perlu mempertahankan kesantunan berbicara baik dalam lingkup formal maupun informal. Dengan demikian kesantunan berbicara dapat terjaga dalam kondisi dan situasi tutur apapun.","PeriodicalId":299663,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia","volume":"131 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-12-03","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Bahasa Indonesia","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.23887/jurnal_bahasa.v10i2.669","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan bentuk-bentuk kesantunan dan ketaksantunan berbicara di lingkungan Gria di Kabupaten Buleleng, (2) mendeskripsikan prinsip-prinsip dan strategi kesantunan yang diterapkan oleh penutur di lingkungan Gria di Kabupaten Buleleng, dan (3) mendeskripsikan faktor-faktor yang memengaruhi kesantunan dan ketaksantunan berbahasa di lingkungan Gria di Kabupaten Buleleng. Penelitian ini menggunakan rancangan kualitatif. Subjek penelitian adalah warga di lingkungan Gria di Kabupaten Buleleng. Data dikumpulkan melalui observasi langsung ke lapangan. Analisis data dilakukan melalui tahapan; identifikasi data, klasifikasi, deskripsi, dan analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) adanya tuturan kesantunan dan ketaksantunan warga di lingkungan Gria di Kabupaten Buleleng dalam berkomunikasi sehari-hari. Kesantunan berbahasa lebih sering digunakan oleh anak-anak dibandingkan dengan orang tua. (2) Warga di lingkungan Gria juga menerapkan prinsip-prinsip dan strategi kesantunan untuk menjaga tuturan tetap santun dan tidak menyinggung perasaan mitra tutur. (3) Kesantunan dan ketaksantunan berbicara warga Gria di Kabupaten Buleleng dipengaruhi oleh dua faktor yaitu, faktor kebahasaan dan faktor nonkebahasaan. Menyikapi fanomena tersebut, khususnya warga di lingkungan Gria di Kabupaten Buleleng perlu mempertahankan kesantunan berbicara baik dalam lingkup formal maupun informal. Dengan demikian kesantunan berbicara dapat terjaga dalam kondisi dan situasi tutur apapun.
查看原文
分享 分享
微信好友 朋友圈 QQ好友 复制链接
本刊更多论文
本研究旨在礼貌形式(1)描述Gria环境在县和ketaksantunan Buleleng礼貌,(2)描述的原则和策略应用的母语在县Buleleng Gria环境,(3)描述的因素影响了礼貌语和ketaksantunan在县Buleleng Gria环境。这项研究采用定性设计。该研究对象是布雷区格里亚社区的一名居民。数据是通过直接观察到现场收集的。数据分析是按阶段进行的;数据识别、分类、描述和分析。这项研究表明(1)布列冷区格里亚社区的居民在日常交流中表现出了礼貌和不尊重。语言礼貌比父母更常被孩子使用。(2)格里亚社区的居民也运用原则和礼仪策略来保持良好的举止,不冒犯说话的伙伴。布勒冷区的格里亚人的语言和非语言因素受到两种因素的影响。对于法努梅纳,特别是布雷区的格里亚社区的居民,需要在正式和非正式的环境中保持礼貌。因此,说话的礼貌可以在任何情况下和环境中保持。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 去求助
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
期刊最新文献
REPRESENTASI MORFEM DALAM GRAFEM AKSARA BALI PADA KAMUS BALI-INDONESIA BERAKSARA LATIN DAN BALI TAHUN 2016 PENGUASAAN KALIMAT BAHASA INDONESIA PADA ANAK USIA 3 TAHUN STRATEGI PENCIPTAAN HUMOR INDRA FRIMAWAN DALAM SEGMEN NAMANYA JUGA ORANG PADA KANAL YOUTUBE VINDES ANALISIS JENIS DAN MAKNA PRAGMATIK UJARAN KEBENCIAN DI DALAM MEDIA SOSIAL TWITTER MAKNA KIDUNG SINGGAH-SINGGAH PADA RITUAL BEDHOL PUSAKA SATU SURO DI PONOROGO
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
已复制链接
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
×
扫码分享
扫码分享
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1