{"title":"Pengaruh Model Discovery Learning Terhadap Kemampuan Kolaborasi Siswa Pada Mata Pelajaran Akidah Akhlak Kelas VIII Mts Cijawura Kota Bandung","authors":"Siti Sopiah, Hani Hadiati Pujawardani","doi":"10.54801/ijed.v2i2.214","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini dilatar belakangi oleh kemampuan kolaborasi siswa yang masih tergolong rendah. Hal tersebut terlihat dari banyaknya siswa yang aktif hanya itu-itu saja, kurang mampu menyatukan pendapat, saling mengandalkan temannya untuk presentasi, dan sering memilah dalam menentukan anggota kelompok. Tujuan dalam penelitian ini yaitu, 1) untuk mengetahui model discovery learning kelas VIII di MTs Cijawura Kota Bandung 2) untuk mengetahui realitas kemampuan kolaborasi kelas VIII di MTs Cijawura Kota Bandung 3) untuk mengetahui pengaruh model discovery learning terhadap kemampuan kolaborasi siswa pada mata pelajaran akidah akhlak kelas VIII di MTs Cijawura Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan penelitian ini adalah analisis deskriptif. Populasi sampel adalah seluruh siswa kelas VIII di Mts Cijawura Kota Bandung yang berjumlah 75 siswa.data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis instrumen, uji asumsi klasik, uji statistik deskriptif, dan pengujian hipotesis uji t, dan analisis reagresi sederhana. Hasil dalam penelitian ini yakni 1) hasil analisis deskriptif diperoleh sebesar 3,60. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model discovery learning kelas VIII di MTs Cijawura Kota Bandung termasuk “baik”. 2) hasil analisis deskriptif diperoleh sebesar 3,46. Maka dapat disimpulkan bahwa realitas kemampuan kolaborasi kelas VIII di MTs Cijawura Kota Bandung termasuk “baik”. Model pembelajaran discovery learning berpengaruh signifikan terhadap kemampuan kolaborasi siswa dengan nilai signifikansi pada tabel coeffisiens sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran discovery learning dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pengembangan kemampuan kolaborasi.","PeriodicalId":31455,"journal":{"name":"Jurnal Pendidikan Agama Islam Journal of Islamic Education Studies","volume":"31 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-09-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Pendidikan Agama Islam Journal of Islamic Education Studies","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.54801/ijed.v2i2.214","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kemampuan kolaborasi siswa yang masih tergolong rendah. Hal tersebut terlihat dari banyaknya siswa yang aktif hanya itu-itu saja, kurang mampu menyatukan pendapat, saling mengandalkan temannya untuk presentasi, dan sering memilah dalam menentukan anggota kelompok. Tujuan dalam penelitian ini yaitu, 1) untuk mengetahui model discovery learning kelas VIII di MTs Cijawura Kota Bandung 2) untuk mengetahui realitas kemampuan kolaborasi kelas VIII di MTs Cijawura Kota Bandung 3) untuk mengetahui pengaruh model discovery learning terhadap kemampuan kolaborasi siswa pada mata pelajaran akidah akhlak kelas VIII di MTs Cijawura Kota Bandung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Metode yang digunakan penelitian ini adalah analisis deskriptif. Populasi sampel adalah seluruh siswa kelas VIII di Mts Cijawura Kota Bandung yang berjumlah 75 siswa.data yang terkumpul dianalisis menggunakan analisis instrumen, uji asumsi klasik, uji statistik deskriptif, dan pengujian hipotesis uji t, dan analisis reagresi sederhana. Hasil dalam penelitian ini yakni 1) hasil analisis deskriptif diperoleh sebesar 3,60. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan model discovery learning kelas VIII di MTs Cijawura Kota Bandung termasuk “baik”. 2) hasil analisis deskriptif diperoleh sebesar 3,46. Maka dapat disimpulkan bahwa realitas kemampuan kolaborasi kelas VIII di MTs Cijawura Kota Bandung termasuk “baik”. Model pembelajaran discovery learning berpengaruh signifikan terhadap kemampuan kolaborasi siswa dengan nilai signifikansi pada tabel coeffisiens sebesar 0,000 lebih kecil dari 0,05. Maka dapat disimpulkan bahwa model pembelajaran discovery learning dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif pengembangan kemampuan kolaborasi.