{"title":"CONTEXTUAL DESIGN: PENDEKATAN KEARIFAN LOKAL DALAM KONSEP PERANCANGAN DIGITAL START-UP VALLEY PIYUNGAN, YOGYAKARTA","authors":"Ahmad Ibrahim Rahmani","doi":"10.46964/jkdpia.v11i2.380","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"This article discusses how the contextual approach of local wisdom values can be considered in determining project design concepts. In this case the concept of digital start-up valley Piyungan applies the contextual division of zones into 3 parts that follow the pattern of the existing space in the location, namely the Education Zone, namely the public zone for Campus IT education. The second zone is a digital park area which is bounded by natural tributaries on a maintained site to give a recreational impression. And the third zone which is in the most private area is designated as the digital office area as the digital start-up valley office location. This article is the result of an exploration of design concepts that produce a conceptual approach that is also embodied in applying the concept of campus digital modern learning activities which are accommodated in traditional building concepts that adopt local wisdom principles from the local culture
 
 Artikel ini membahas bagaimana pendekatan kontekstual dari nilai-nilai kearifan lokal dapat dipertimbangkan dalam menetukan konsep perancangan proyek. Dalam hal ini konsep digital start-up valley Piyungan mengaplikasikan kontekstual pembagian zona dalam 3 bagian yang mengikuti pola ruang eksisting yang telah ada dilokasi yaitu Zona edukasi yakni zona publik untuk pendidikan IT Campus. Zona kedua berupa area digital park yang dibatasi oleh anak sungai alami pada tapak yang dipertahankan untuk memberi kesan rekreatif. Dan zona ketiga yang berada pada area paling privat diperuntukan sebagai area digital office sebagai lokasi perkantoran digital start-up valley. Artikel ini merupakan hasil eksplorasi konsep desain yang menghasilkan pendekatan konseptual juga diwujudkan dalam mengaplikasikan konsep kegiatan pembelajaran modern digital kampus yang diakomodasi dalam konsep bangunan tradisional yang mengadopsi prinsip-prinsip kearifal lokal dari budaya setempat..","PeriodicalId":484423,"journal":{"name":"Kreatif: Jurnal Desain Produk Industri dan Arsitektur","volume":"30 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-09-17","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Kreatif: Jurnal Desain Produk Industri dan Arsitektur","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.46964/jkdpia.v11i2.380","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
This article discusses how the contextual approach of local wisdom values can be considered in determining project design concepts. In this case the concept of digital start-up valley Piyungan applies the contextual division of zones into 3 parts that follow the pattern of the existing space in the location, namely the Education Zone, namely the public zone for Campus IT education. The second zone is a digital park area which is bounded by natural tributaries on a maintained site to give a recreational impression. And the third zone which is in the most private area is designated as the digital office area as the digital start-up valley office location. This article is the result of an exploration of design concepts that produce a conceptual approach that is also embodied in applying the concept of campus digital modern learning activities which are accommodated in traditional building concepts that adopt local wisdom principles from the local culture
Artikel ini membahas bagaimana pendekatan kontekstual dari nilai-nilai kearifan lokal dapat dipertimbangkan dalam menetukan konsep perancangan proyek. Dalam hal ini konsep digital start-up valley Piyungan mengaplikasikan kontekstual pembagian zona dalam 3 bagian yang mengikuti pola ruang eksisting yang telah ada dilokasi yaitu Zona edukasi yakni zona publik untuk pendidikan IT Campus. Zona kedua berupa area digital park yang dibatasi oleh anak sungai alami pada tapak yang dipertahankan untuk memberi kesan rekreatif. Dan zona ketiga yang berada pada area paling privat diperuntukan sebagai area digital office sebagai lokasi perkantoran digital start-up valley. Artikel ini merupakan hasil eksplorasi konsep desain yang menghasilkan pendekatan konseptual juga diwujudkan dalam mengaplikasikan konsep kegiatan pembelajaran modern digital kampus yang diakomodasi dalam konsep bangunan tradisional yang mengadopsi prinsip-prinsip kearifal lokal dari budaya setempat..
本文讨论了在确定项目设计概念时如何考虑当地智慧价值的语境方法。在这个案例中,数字创业谷Piyungan的概念将区域的文脉划分为三个部分,遵循场地现有空间的模式,即教育区,即校园IT教育的公共区域。第二个区域是一个数字公园区域,它由自然支流环绕,在一个维护完好的场地上给人一种娱乐的印象。第三个区域是最私密的区域,被指定为数字办公区域,作为数字创业谷的办公地点。本文是对设计理念的探索,产生了一种概念性的方法,这种方法也体现在应用校园数字化现代学习活动的概念上,这种概念被容纳在传统的建筑理念中,采用来自当地文化的地方智慧原则
& # x0D;Artikel ini成员bagaimana pendekatan kontekstual dari nilai-nilai kearifan local dapat dipertimbangkan dalam menettukan konsep perancangan proyek。大连大连数码创业谷Piyungan, mengaplikasikan, kontekstual, pembagian zone, Dalam, 3, bagian, yang, mengikuti, pola ruang,成立,yang, ada, dilokasi, yitu, edukasi, yakni, zone,公共untuk, pendidikan IT Campus。Zona kedua berupa区数字公园yang dibatasi oleh anak sungai alami padak yang dipertahankan untuk成员kesan代表。Dan zona ketiga yang berada pada area paling私人diperuntukan sebagai地区数字办公室sebagai lokasi perkantoran数字创业谷。现代数字校园,现代数字校园,现代数字校园,现代数字校园,现代数字校园,现代数字校园,现代数字校园,现代数字校园