Kandungan Nutrisi Setiap Fase Siklus Black Soldier Fly (BSF) yang Dibudidaya Menggunakan Sampah Organik

D. K. Purnamasari, Erwan, Syamsuhaidi, Sumiati, I. Wiryawan, V. Maslami, Kurniyati
{"title":"Kandungan Nutrisi Setiap Fase Siklus Black Soldier Fly (BSF) yang Dibudidaya Menggunakan Sampah Organik","authors":"D. K. Purnamasari, Erwan, Syamsuhaidi, Sumiati, I. Wiryawan, V. Maslami, Kurniyati","doi":"10.29303/jitpi.v9i2.182","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kandungan nutrisi setiap fase siklus Black Soldier Fly (BSF) yang dibudidaya menggunakan sampah organik. Media sampah organik yang digunakan terdiri dari sampah buah, sampah sayur, dan kotoran ayam+ampas tahu (KA+AT). Penelitian dilakukan dalam dua tahap, yaitu pemeliharaan maggot dan analisis kandungan nutrisi maggot setiap fase siklus hidup BSF. Tahap pemeliharaan terbagi dalam 3 perlakuan, yaitu (P1) media sampah buah sebanyak 5 kg, (P2) media sampah sayur sebanyak 5 kg, dan (P3) media KA+AT, masing-masing 2,5 kg. Pemeliharaan diawali dengan proses penetasan telur hingga pemeliharaan lalat (45 hari). Tahap analisis, sampel masing-masing perlakuan dan fase hidup diambil seberat 10 g untuk dilakukan analisis kualitas nutrisi menggunakan metode analisis proksimat.   Variabel yang diamati yaitu kadar air, kadar abu, protein kasar, lemak kasar, dan serat kasar. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan nutrisi pada fase telur tidak dibedakan berdasarkan media, sedangkan pada fase larva, prepupa, pupa, dan lalat berdasarkan media yang digunakan.  Fase telur memiliki kandungan nutrisi yang tinggi terutama protein 42,64% dan terjadi peningkatan protein pada fase larva pada media sampah (48,77%) dan KA+AT (52,08%), fase prepupa tertinggi pada media KA+AT (44,58%). Kandungan protein hampir merata pada ketiga media di fase pupa yaitu berkisar 40,68-47,45% dan capaian protein yang tertinggi adalah pada fase lalat yaitu media KA+AT (61,60%).   Perbedaan media pakan yang digunakan pada pembesaran maggot memberikan pengaruh pada kandungan nutrisi fase selanjutnya dan akan berpengaruh terhadap kualitas bibit yang dihasilkan.  Media terbaik adalah kotoran ayam ditambah ampas tahu.","PeriodicalId":510247,"journal":{"name":"Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology)","volume":"59 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-12-08","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Indonesia (JITPI) Indonesian Journal of Animal Science and Technology)","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.29303/jitpi.v9i2.182","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kandungan nutrisi setiap fase siklus Black Soldier Fly (BSF) yang dibudidaya menggunakan sampah organik. Media sampah organik yang digunakan terdiri dari sampah buah, sampah sayur, dan kotoran ayam+ampas tahu (KA+AT). Penelitian dilakukan dalam dua tahap, yaitu pemeliharaan maggot dan analisis kandungan nutrisi maggot setiap fase siklus hidup BSF. Tahap pemeliharaan terbagi dalam 3 perlakuan, yaitu (P1) media sampah buah sebanyak 5 kg, (P2) media sampah sayur sebanyak 5 kg, dan (P3) media KA+AT, masing-masing 2,5 kg. Pemeliharaan diawali dengan proses penetasan telur hingga pemeliharaan lalat (45 hari). Tahap analisis, sampel masing-masing perlakuan dan fase hidup diambil seberat 10 g untuk dilakukan analisis kualitas nutrisi menggunakan metode analisis proksimat.   Variabel yang diamati yaitu kadar air, kadar abu, protein kasar, lemak kasar, dan serat kasar. Data yang terkumpul dianalisis secara deskriptif kuantitatif.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa kandungan nutrisi pada fase telur tidak dibedakan berdasarkan media, sedangkan pada fase larva, prepupa, pupa, dan lalat berdasarkan media yang digunakan.  Fase telur memiliki kandungan nutrisi yang tinggi terutama protein 42,64% dan terjadi peningkatan protein pada fase larva pada media sampah (48,77%) dan KA+AT (52,08%), fase prepupa tertinggi pada media KA+AT (44,58%). Kandungan protein hampir merata pada ketiga media di fase pupa yaitu berkisar 40,68-47,45% dan capaian protein yang tertinggi adalah pada fase lalat yaitu media KA+AT (61,60%).   Perbedaan media pakan yang digunakan pada pembesaran maggot memberikan pengaruh pada kandungan nutrisi fase selanjutnya dan akan berpengaruh terhadap kualitas bibit yang dihasilkan.  Media terbaik adalah kotoran ayam ditambah ampas tahu.
查看原文
分享 分享
微信好友 朋友圈 QQ好友 复制链接
本刊更多论文
使用有机废物栽培的黑兵蝇(BSF)周期各阶段的营养成分含量
本研究的目的是确定利用有机废物培养黑兵蝇(BSF)周期各阶段的营养成分。使用的有机废物培养基包括水果废物、蔬菜废物和鸡粪+豆腐渣(KA+AT)。研究分两个阶段进行,即蛆虫饲养和 BSF 生命周期各阶段蛆虫营养成分分析。饲养阶段分为 3 个处理,即(P1)水果废料培养基,每种 5 千克;(P2)蔬菜废料培养基,每种 5 千克;(P3)KA+AT 培养基,每种 2.5 千克。维护从卵孵化过程开始,直到苍蝇饲养完成(45 天)。在分析阶段,对每种处理和每个生活阶段取 10 克样品,用近似分析法分析营养质量。 观察的变量包括水分含量、灰分含量、粗蛋白、粗脂肪和粗纤维。对收集到的数据进行了描述性定量分析。 结果表明,卵期的营养成分没有因培养基而异,而幼虫期、前蛹期、蛹期和飞翔期的营养成分则因所使用的培养基而异。 卵期的营养成分含量较高,尤其是蛋白质含量为 42.64%,幼虫期在废料培养基(48.77%)和 KA + AT 培养基(52.08%)上的蛋白质含量有所增加,蛹期在 KA + AT 培养基(44.58%)上的蛋白质含量最高。蛹期蛋白质含量在三种培养基中几乎均匀分布,范围在 40.68-47.45% 之间,蛋白质含量最高的是蝇蛆期,即 KA+AT 培养基(61.60%)。 饲养蝇蛆所使用的饲料培养基不同,会影响下一阶段的营养成分,也会影响所培育幼苗的质量。 最好的培养基是鸡粪加豆腐浆。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
求助全文
约1分钟内获得全文 去求助
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
期刊最新文献
Persepsi Peternak Tentang Lamtoro Taramba Sebagai Pakan Sapi Penggemukan di Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat (NTB) Keberadaan Bakteri E. coli dan Salmonella spp. Berdasarkan Bagian-bagian Usus Broiler di Pasar Payakumbuh Kecernaan Nutrisi Secara In vivo dan In Vitro Pada Kambing Peranakan Etawah (PE) Yang Diberikan Ransum Komplit Berbasis Limbah Agroindustri Yang Difermentasi Dengan Fermentor Yang Berbeda Pengaruh Lama Penyimpanan dan Metode Pasteurisasi Terhadap Karateristik Fisikokimia Susu Kambing PE di Desa Mujur Deteksi Parasit Darah pada Sapi Bali di Balai Pembibitan Ternak dan Hijauan Makanan Ternak di Pulau Sumbawa
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
已复制链接
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
×
扫码分享
扫码分享
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1