{"title":"Edukasi dan Pendampingan Edukasi Tanaman Bernilai Ekonomi Tinggi Pada Masyarakat di Madyapuro Melalui Budidaya Bonsai","authors":"Setyo Sulistyono Wahyu Sulistyono, Firdha Aksari Anindyntha","doi":"10.29407/ja.v7i3.17683","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Sektor ekonomi dihadapkan dengan banyak persoalan akibat pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease 2019). Salah satunya adalah penurunan aktivitas ekonomi secara langsung yang mempengaruhi ekonomi rumah tangga, sehingga mengarah pada upaya untuk menciptakan kegiatan ekonomi baru di masyarakat. Dongkel merupakan aktivitas deplisi yatu pengambilan SDA secara besar-besaran demi keterseidaan bahan mentag dengan mengesampingkan ekosistem demi memperoleh manfaat ekonomi. Hal tersebut harus ditekan melalui konversi aktivitas ekonomi lain, melalui pendekatan nilai ekonomi dan manajemen usaha. Program pengabdian masyarakat ini berusaha memberi kesadaran masyarakat atas kegiatan budaya dongkel yang cenderung bersifat pasif atas nilai ekonomi sosial dan lingkungan. Dimana permasalah mitra yaitu kegiatan mendongkel tanaman dari alam yang sifatnya merusak dan diupayakan untuk kegiatan konversi budidaya Langkah pertama pelaksanaan program adalah melakukan edukasi tentang bahaya deplisi bagi kehidupan sosial ekonomi dan lingkungan. Kedua dengan mendorong warga masyarakat di wilayah RW 004, Kelurahan Madyapuro untuk menginisiasi konversi kegiatan mendongkel dengan budidaya tanaman bernilai ekonomi tinggi, yaitu bonsai. Ketiga dengan melakukan pelatihan membonsai sebagai kegiatan aktivitas penunjang ekonomi rumah tangga di masyarakat. Keempat dengan memberi pelatihan pemasaran untuk menjual produk tanaman bonsai. Harapannya, hasil dari program pengabdian ini adalah terbentuknya kesadaran masyarakat dalam budidaya tanaman bonsai sebagai momentum peningkatan konservasi alam serta juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di era pandemi.","PeriodicalId":250784,"journal":{"name":"Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara","volume":"38 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-07-14","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal ABDINUS : Jurnal Pengabdian Nusantara","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.29407/ja.v7i3.17683","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Sektor ekonomi dihadapkan dengan banyak persoalan akibat pandemi Covid-19 (Corona Virus Disease 2019). Salah satunya adalah penurunan aktivitas ekonomi secara langsung yang mempengaruhi ekonomi rumah tangga, sehingga mengarah pada upaya untuk menciptakan kegiatan ekonomi baru di masyarakat. Dongkel merupakan aktivitas deplisi yatu pengambilan SDA secara besar-besaran demi keterseidaan bahan mentag dengan mengesampingkan ekosistem demi memperoleh manfaat ekonomi. Hal tersebut harus ditekan melalui konversi aktivitas ekonomi lain, melalui pendekatan nilai ekonomi dan manajemen usaha. Program pengabdian masyarakat ini berusaha memberi kesadaran masyarakat atas kegiatan budaya dongkel yang cenderung bersifat pasif atas nilai ekonomi sosial dan lingkungan. Dimana permasalah mitra yaitu kegiatan mendongkel tanaman dari alam yang sifatnya merusak dan diupayakan untuk kegiatan konversi budidaya Langkah pertama pelaksanaan program adalah melakukan edukasi tentang bahaya deplisi bagi kehidupan sosial ekonomi dan lingkungan. Kedua dengan mendorong warga masyarakat di wilayah RW 004, Kelurahan Madyapuro untuk menginisiasi konversi kegiatan mendongkel dengan budidaya tanaman bernilai ekonomi tinggi, yaitu bonsai. Ketiga dengan melakukan pelatihan membonsai sebagai kegiatan aktivitas penunjang ekonomi rumah tangga di masyarakat. Keempat dengan memberi pelatihan pemasaran untuk menjual produk tanaman bonsai. Harapannya, hasil dari program pengabdian ini adalah terbentuknya kesadaran masyarakat dalam budidaya tanaman bonsai sebagai momentum peningkatan konservasi alam serta juga dapat meningkatkan ekonomi masyarakat di era pandemi.