{"title":"MEMBANGUN TEOLOGI PUBLIK DALAM KONTEKS MASYARAKAT KEPULAUAN: CONTOH KASUS GEREJA MASEHI INJILI DI TIMOR","authors":"Binsar Jonathan Pakpahan","doi":"10.24071/jt.v12i01.5272","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Konsep berteologi publik apa yang sesuai dengan masyarakat kepulauan juga harus disesuaikan dengan konteks spesifik tersebut. Penelitian ini akan membangun sebuah argumen untuk sebuah teologi publik bagi masyarakat kepulauan berdasarkan pilihan model berteologi yang ada. Melalui penelitian kepustakaan, makalah memperlihatkan beberapa model berteologi dari E. Harold Breitenberg Jr. dan Eneida Jacobsen. Breitenberg berargumen bahwa teologi di ruang publik harusnya bersifat komunal, dan Jacobsen memberi beberapa model cara teologi hadir di ruang publik: disclosure (secara jelas menunjukkan bahasa teologis), universal (berbahasa yang dipahami publik, namun tidak menunjukkan secara kuat latar belakang teologisnya), dan factual (berkarya secara nyata). Melalui penelusuran konteks Gereja Masehi Injili di Timor yang berada di kepulauan provinsi Nusa Tenggara Timur, makalah ini menunjukkan bahwa model berteologi di konteks kepulauan adalah model komunal yang menampilkan teologinya secara nyata (disclosure) dan pada saat yang sama juga mengerjakan karya nyata di jemaat (factual). Gereja Masehi Injili di Timor sudah memiliki landasan teologi yang kuat dalam Pokok-pokok Eklesiologi GMIT yang mendorong mereka untuk terlibat dalam percakapan mengenai kemiskinan dan membangun percakapan lebih serius mengenai ekoteologi.","PeriodicalId":33647,"journal":{"name":"Veritas Jurnal Teologi dan Pelayanan","volume":"22 3","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-04-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Veritas Jurnal Teologi dan Pelayanan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24071/jt.v12i01.5272","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
Abstract
Konsep berteologi publik apa yang sesuai dengan masyarakat kepulauan juga harus disesuaikan dengan konteks spesifik tersebut. Penelitian ini akan membangun sebuah argumen untuk sebuah teologi publik bagi masyarakat kepulauan berdasarkan pilihan model berteologi yang ada. Melalui penelitian kepustakaan, makalah memperlihatkan beberapa model berteologi dari E. Harold Breitenberg Jr. dan Eneida Jacobsen. Breitenberg berargumen bahwa teologi di ruang publik harusnya bersifat komunal, dan Jacobsen memberi beberapa model cara teologi hadir di ruang publik: disclosure (secara jelas menunjukkan bahasa teologis), universal (berbahasa yang dipahami publik, namun tidak menunjukkan secara kuat latar belakang teologisnya), dan factual (berkarya secara nyata). Melalui penelusuran konteks Gereja Masehi Injili di Timor yang berada di kepulauan provinsi Nusa Tenggara Timur, makalah ini menunjukkan bahwa model berteologi di konteks kepulauan adalah model komunal yang menampilkan teologinya secara nyata (disclosure) dan pada saat yang sama juga mengerjakan karya nyata di jemaat (factual). Gereja Masehi Injili di Timor sudah memiliki landasan teologi yang kuat dalam Pokok-pokok Eklesiologi GMIT yang mendorong mereka untuk terlibat dalam percakapan mengenai kemiskinan dan membangun percakapan lebih serius mengenai ekoteologi.
什么样的公共行为符合群岛人的概念也必须适应特定的环境。这项研究将基于现有的主题为群岛社区的公共神学构建一个论点。通过研究文献,这篇论文展示了E. Harold Breitenberg Jr.和Eneida Jacobsen的论文论文。布里特伯格认为,公共神学应该是公共的,雅各布森提供了一些神学在公共空间存在的方式的模型:disclosure(清晰地指出神学语言)、普遍性(一种公共理解的语言,但没有明确地指出其神学背景)和事实事实。通过研究东帝汶东努萨省东南方基督教会的语境,这篇论文指出,该群岛语境中的演讲模型是一种以内容为特色的公文模型,同时也在会众中进行实际工作。东帝汶共同福音教会已经在GMIT的外部神学基础上建立了强大的神学基础,鼓励他们参与与贫困的对话,并建立更严肃的神学对话。