{"title":"Penerapan Virtual Laboratory untuk Mereduksi Jumlah Mahasiswa Calon Guru Fisika yang Mengalami Miskonsepsi Tentang Efek Foto Listrik","authors":"Hamdani Hamdani","doi":"10.20527/jipf.v6i2.4810","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini menggunakan virtual laboratory untuk mereduksi jumlah mahasiswa calon guru fisika yang mengalami miskonsepsi tentang efek foto listrik. One group pretest-posttest design digunakan sebagai rancangan penelitian. Ada 45 mahasiswa yang terlibat dalam menjawab 12 soal tes diagnostik berbentuk pilihan dengan alasan terbuka yang digunakan sebagai alat pengumpul data. Hasil penelitian menunjukkan terjadi perubahan konseptual mahasiswa tentang efek foto listrik yang signifikan setelah pembelajaran menggunakan virtual laboratory diterapkan yang ditandai dengan rata-rata 15x2\"> hitung (10,51) > 15x2\"> tabel(3,84) pada semua indikator; rata-rata persentase reduksi jumlah mahasiswa yang miskonsepsi setelah penerapan virtual laboratory sebesar 21,35%. Virtual laboratory diharapkan dapat dijadikan sebagai solusi untuk mereduksi jumlah mahasiswa yang mengalami miskonsepsi pada materi yang lain terlebih di masa pandemi dimana eksperimen secara langsung sulit dilakukan.This research uses a virtual lab to reduce the number of pre-service physics teacher misconceptions about the photoelectric effect. One group pretest-posttest design was used as the research design. There were 45 students involved in answering 12 selected diagnostic test questions for open reasons, which were used as a data collection. The results showed a significant students' conceptual change in photoelectric effect after learning using the virtual lab, marked with 15x2\"> count > 15x2\"> table on all indicators; the average percentage reduction in the number of students with misconceptions after the virtual lab was applied was 21.35%. Virtual labs are expected to be used to reduce the number of misconceptions students have on other subject matter, especially during a pandemic where real experiments are difficult to do. ","PeriodicalId":31460,"journal":{"name":"Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika AlBiruni","volume":"58 1","pages":""},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-06-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika AlBiruni","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.20527/jipf.v6i2.4810","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
Abstract
Penelitian ini menggunakan virtual laboratory untuk mereduksi jumlah mahasiswa calon guru fisika yang mengalami miskonsepsi tentang efek foto listrik. One group pretest-posttest design digunakan sebagai rancangan penelitian. Ada 45 mahasiswa yang terlibat dalam menjawab 12 soal tes diagnostik berbentuk pilihan dengan alasan terbuka yang digunakan sebagai alat pengumpul data. Hasil penelitian menunjukkan terjadi perubahan konseptual mahasiswa tentang efek foto listrik yang signifikan setelah pembelajaran menggunakan virtual laboratory diterapkan yang ditandai dengan rata-rata 15x2"> hitung (10,51) > 15x2"> tabel(3,84) pada semua indikator; rata-rata persentase reduksi jumlah mahasiswa yang miskonsepsi setelah penerapan virtual laboratory sebesar 21,35%. Virtual laboratory diharapkan dapat dijadikan sebagai solusi untuk mereduksi jumlah mahasiswa yang mengalami miskonsepsi pada materi yang lain terlebih di masa pandemi dimana eksperimen secara langsung sulit dilakukan.This research uses a virtual lab to reduce the number of pre-service physics teacher misconceptions about the photoelectric effect. One group pretest-posttest design was used as the research design. There were 45 students involved in answering 12 selected diagnostic test questions for open reasons, which were used as a data collection. The results showed a significant students' conceptual change in photoelectric effect after learning using the virtual lab, marked with 15x2"> count > 15x2"> table on all indicators; the average percentage reduction in the number of students with misconceptions after the virtual lab was applied was 21.35%. Virtual labs are expected to be used to reduce the number of misconceptions students have on other subject matter, especially during a pandemic where real experiments are difficult to do.