{"title":"Membangun Sense Of Belonging Masyarakat Melalui Pemanenan Air Hujan Dalam Telaah Ecology Citizenship","authors":"Dewi Gunawati","doi":"10.20961/PKNP.V15I1.44903","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Tulisan ini beranjak dari pencermatan destruksi lingkungan yang berbentuk kekeringan, banjir, penurunan muka air tanah yang terus mengalami peningkatan, kualitas penurunan air tanah, kebutuhan air yang meningkat, kebakaran hutan yang terus berlangsung. Air merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat dibutuhkan seluruh makluk hidup. Krisis air memaksa manusia untuk meredefinisi ulang implementasi konsep keadilan antar generasi dalam pemanfaatan sumber daya alam. Krisis air memaksa munculnya sebuah gerakan masyarakat secara ” pentahelijk” untuk menemukan alternatif sumber air bagi kebutuhan hidup. Gerakan itu disebut dengan Gerakan Memanen Hujan yang sudah eksis dan berkembang diberbagai daerah di Indonesia. Tujuan tulisan : Membangun sense of belonging masyarakat melalui pemanenan air hujan dalam telaah ecologi citizenship. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah penelusuran data kepustakaan , yang didukung dengan dokumentasi, wawancara dan observasi. Sumber data adalah Pendiri dan pengurus Komunitas Pemanenan Air Hujan ”Banyu Bening” di Sleman. Pembahasan : Gerakan memanen air hujan merupakan kegiatan untuk menampung air hujan, memanfaatakan secara maksimal,meresapkan kedalam tanah dan mengalirkannya kembali. Kegiatan ini merupakan salah satu alternatif dalam mitigasi lingkungan, dalam telaah Ecological Citizenship diistilahkan dengan “memikirkan kewarganegaraan dengan cara-cara agak baru” yang dikaitkan dengan hak dan kewajiban warga negara dalam mencapai lingkungan yang bersih dan sehat. Kata kunci: rekonstruksi, air hujan, ecologi.","PeriodicalId":287611,"journal":{"name":"PKn Progresif: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Kewarganegaraan","volume":"31 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2020-06-01","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"1","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"PKn Progresif: Jurnal Pemikiran dan Penelitian Kewarganegaraan","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.20961/PKNP.V15I1.44903","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 1
摘要
本文从pencermatan destruksi干旱、洪水的环境,减少地下水的脸继续增长,地下水质量下降,水的需求增加,持续的森林火灾。水是所有生物赖以生存的自然资源之一。实施水资源危机迫使人类重新meredefinisi概念中两代人之间公平利用自然资源。水资源危机迫使pentahelijk”出现一场社会运动为生活必需品找到替代水源。这叫做运动运动收获的雨已经存在和发展了印尼地区。写作目的:建立了sense of belonging通过社会学习中收获雨水ecologi citizenship。所使用的数据收集方法是通过文件、采访和观察支持的数据跟踪。数据来源是斯莱曼“透明班尤”雨水收集社区的创始人和管理人员。讨论:雨水收获运动是为了收集雨水,memanfaatakan活动最多,meresapkan进土地,它直接回去。这种活动是环境减轻的替代方案之一,在生态公民协会的例子中,它被称为“以一种全新的方式看待公民身份”,这种公民在实现清洁和健康环境方面的权利和义务。关键词:重建,雨水,生态系统。
Membangun Sense Of Belonging Masyarakat Melalui Pemanenan Air Hujan Dalam Telaah Ecology Citizenship
Tulisan ini beranjak dari pencermatan destruksi lingkungan yang berbentuk kekeringan, banjir, penurunan muka air tanah yang terus mengalami peningkatan, kualitas penurunan air tanah, kebutuhan air yang meningkat, kebakaran hutan yang terus berlangsung. Air merupakan salah satu sumber daya alam yang sangat dibutuhkan seluruh makluk hidup. Krisis air memaksa manusia untuk meredefinisi ulang implementasi konsep keadilan antar generasi dalam pemanfaatan sumber daya alam. Krisis air memaksa munculnya sebuah gerakan masyarakat secara ” pentahelijk” untuk menemukan alternatif sumber air bagi kebutuhan hidup. Gerakan itu disebut dengan Gerakan Memanen Hujan yang sudah eksis dan berkembang diberbagai daerah di Indonesia. Tujuan tulisan : Membangun sense of belonging masyarakat melalui pemanenan air hujan dalam telaah ecologi citizenship. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah penelusuran data kepustakaan , yang didukung dengan dokumentasi, wawancara dan observasi. Sumber data adalah Pendiri dan pengurus Komunitas Pemanenan Air Hujan ”Banyu Bening” di Sleman. Pembahasan : Gerakan memanen air hujan merupakan kegiatan untuk menampung air hujan, memanfaatakan secara maksimal,meresapkan kedalam tanah dan mengalirkannya kembali. Kegiatan ini merupakan salah satu alternatif dalam mitigasi lingkungan, dalam telaah Ecological Citizenship diistilahkan dengan “memikirkan kewarganegaraan dengan cara-cara agak baru” yang dikaitkan dengan hak dan kewajiban warga negara dalam mencapai lingkungan yang bersih dan sehat. Kata kunci: rekonstruksi, air hujan, ecologi.