al -模块集成e -模块使用X - SMA/MA级物理与能源的Sigil软件

Wahyu Supriati, Venny Haris
{"title":"al -模块集成e -模块使用X - SMA/MA级物理与能源的Sigil软件","authors":"Wahyu Supriati, Venny Haris","doi":"10.31958/je.v1i2.4557","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"The background of this research is the balance between intellectual and spiritual abilities which causes the younger generation to tend to prioritize general knowledge that triggers current technological developments and ignore religious knowledge, so that there is an imbalance between intellectual and spiritual. At the time of the COVID-19 pandemic, there was a lack of learning resources used by educators to teach, so that students had difficulty understanding the materials and concepts provided by educators. Therefore, it is necessary to provide learning resources that students can use independently and attract students' interest in learning. In this case, the researcher designed an e-module using Sigil Software on the material of work and energy. This study uses the type of 4-D development (define), design (design), develop (development), and desseminate. This research instrument uses a validation sheet, a practical sheet and a test instrument. This e-module was validated by 3 validators, namely 2 physics lecturers, 1 lecturer in Al-Quran science. In the process of practicality and effectiveness of the physics e-module, 34 students of class X IPA 1 SMA SMAN 1 Kinali were tested. The results showed that: 1) the results of the validity of the Al-Qur'an integrated e-module using Sigil Software obtained were 82.01% with a very valid category, 2) the practical results of the AlQur'an integrated e-module Using Sigil Software were obtained from the results of the student response questionnaire that is 91% while the results of the teacher response questionnaire are 87.16% with a very practical category, and the increase in pretest and posttest scores is analyzed using the N-gain test, which is 0.80 in the high category. With this, it can be concluded that the e-module integrated with the Qur'an using Sigil Software is valid, practical, and effective. Key Word: E-Modul, Integrasi Al-Quran, Software Sigil 1. Pendahulauan Berdasarkan kutipan “pusdiklat kemdikbud.go.id” menjelaskan Permendikmud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) bahwasanya sistem pembelajaran dilakukan dari rumah melalui pembelajaran daring dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik yang menuntut peserta didik belajar dirumah dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar yang terhubung dengan koneksi jaringan internet (Permendikbud, 2020). Dalam kondisi tersebut membuat setiap orang yang berkepentingan dalam ranah pendidikan memerlukan sebuah pembaharuan dan pengembangan dalam memaksimalkan peran untuk mencerdaskan generasi muda Indonesia, tidak lain adalah peserta didik baik itu dari SD sampai dengan SMA. Dalam usaha ini tidak terlepas dari usaha setiap calon ataupun yang telah berperan aktif sebagai pendidik di dunia pendidikan. Salah satu contoh keilmuan yang mesti dikembangakan pada masa sekarang itu adalah ilmu alam, baik materi yang disajikan ataupun cara penyajiannya. Bisa kita fokuskan pada salah satu mata pelajaran yang ditakuti dan tidak dipahami peserta didik sekarang yaitu Fisika. Fisika merupakan cabang IPA yang bersangkutan dengan alam dan konsep hidup, serta perkembangan teknologi. Fisika Vol 1 No 2, Desember 2021 Edusainstika : Jurnal Pembelajaran MIPA 97 sendiri terdiri dari berbagai kajian yang dilakukan oleh ilmuan untuk berbagai objek di alam ini dengan berbagai kejadian atau peristiwa alam. Tujuan dari pembelajaran Fisika di SMA diantaranya untuk menumbuhkan sikap yang positif, melatih sikap ilmiah, dan juga melatih beranalisis, induktif, serta deduktif yang didasari prinsip-prinsip fisika serta konsep-konsep yang ada dalam menjabarkan berbagai penyelesaian masalah, baik secara kualitatif maupun kuantitatif dan peristiwa alam yang ada, serta menurut siswa harus memiliki keahlian mengembangkan ilmu pengetahuan dan juga teknologi yang dimiliki. Selain itu ada satu hal yang terlupakan oleh seorang pendidik yang seharusnya sangat penting ditanamkan pada seorang peserta didik yaitu mengaitkan keilmuan fisika dengan nilainilai yang terdapat dalam Al-Qur’an. Seperti yang kita ketahui di dalam Al-Qur’an tersurat jelas keterkaitan ilmu alam yang satu ini, salah satu contoh buku yang diterbitkan dari penelitian dan pengakuan seorang ahli yang bernama Albert Einsten baik dari kajiannya mengenai gaya, energy, usaha, atom, erupsi dan lain-lain. Oleh karena itu dalam memahami materi fisika diperlukan pemikiran dan penalaran agar mampu menyelesaikan masalah Fisika bukan hanya mengenai persamaan-persamaan maupun konsep-konsep yang dituntut dihafalkan. Namun juga pengkaitan secara lansung dengan nilai-nilai integritas Al-Qur’an. Dengan demikian perlu pengembangan dalam penanaman konsep dan prinsip dalam pembelajaran fisika pada saat pandemi COVID-19 dilakukan secara daring. Sebuah pembaharuan dari pendidik keilmuan ini akan menjadi sangat menarik jika dikaitkan dengan IPTEK yang berlandaskan Al-Qur’an. Karena Al-Qur’an tidak hanya sebuah kitap suci dan pedoman umat islam, namun juga sumber keilmuan seluruh makhluk. Pengintegrasian Al-Qur’an dalam mata pelajaran fisika sesuai dengan program Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat tentang penguatan pendidikan karakter melalui pengintegrasian nilai-nilai Al-Qur’an pada semua mata pelajaran ditingkat SMA/MA/SMK. Sehingga perlu adanya penginterasian nilai-nilai Al-Qur’an untuk dapat berfikir kritis yang bernuansa keislaman. Dengan hal tersebut, maka perlu merancang bahan ajar untuk membangun pengetahuan siswa dengan cara membaca dan menulis. Hal ini membuat peserta didik belajar mandiri tanpa ada pendidik, sehingga bahan ajar ini mampu membimbing siswa dalam memahami materi ataupun konsep yang dipelajari siswa. Modul adalah salah satu bahan ajar yang mampu mengembangkan pengetahuan siswa dalam belajar. Dengan berkembangnya IPTEK, maka siswa dapat mempergunakan dengan baik secara mandiri khususnya E-modul yang masih jarang digunakan sekarang. E-modul adalah sesuatu paket pembelajaran fisika dengan tampilkan memakai device elektronik berupa computer atau handphone. Dalam menggunakan emodul ini memerlukan sigil sebagai wadahnya (Alperi, 2019). Sigil merupakan salah satu software editor e-pub yang bersifat open source dan pemograman bisa diketahui dengan petunjuk yang diberikan. Penggunaannya bisa dibilang cukup mudah dan bisa di download di http://code.google.com/p/sigil/ (Maharani et al., 2015). Peserta didik sebagai bahan ajar dirumah. Oleh sebab itu, kehadiran modul elektronik atau e-modul bisa memenuhi pendidik dan peserta didik. Kesadaran pentingnya pengembangan media pembelajaran dirasa perlu adanya suatu upaya untuk menciptakan media yang menarik diwaktu yang akan datang. Pendidik berusaha untuk meningkatkan potensi dari peserta didik, meningkatkan keterampilan menciptakan media yang berbeda, efektif dan efisien. Berdasarkan beberapa alasan di atas, maka peneliti mencoba mengembangkan sebuah modul elektronik yang diharapkan untuk menambah wawasan dari peserta didik secara menarik dan inovatif. E-modul ini dibuat memakai sebuah aplikasi bernama Sigil pada Materi Usaha dan Energi. Sehingga dapat berguna bagi pendidik serta peserta didik. 2. Metode Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Penelitian ini bertujuan ini untuk mengembangkan e-modul berintegrasi AlVol 1 No 2, Desember 2021 Edusainstika : Jurnal Pembelajaran MIPA 98 Qur’an menggunakan software sigil melalui langkah-langkah yang sistematis untuk kemudian diuji kelayakan dari segi materi, media, penafsiran serta kemenarikannya bagi peserta didik. Model pengembangan pada penelitian ini mengacu pada teori yang dikemukakan oleh Thiagarajan dengan model 4-D yaitu; Define (Tahap Pendefinisian), Design (Tahap Perancangan) , Develop (Tahap Pengembangan), dan Desseminate (Tahap Penyebaran) (Trianto, 2010). Namun prosedur pelaksanaan model pengembangan yang peneliti lakukan hanya ada tiga tahapan yakni : Define, Design, dan Develop. Hal ini karena beberapa keterbatan peneliti dalam pengembangan e-modul berintegrasi Al-Qur’an menggunakan software sigil seperti biaya dan waktu pelaksanaan. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi, lembar praktikalitas, dan instrument tes dengan melaksanakan hasil belajar peserta didik meliputi tes pretest dan posttest. Subjek penelitian meliputi peserta didik kelas X IPA 1 SMAN 1 Kinali. Jumlah peserta didik kelas X IPA 1 ada 36 orang. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis validitas, analisis praktikalitas, dan analisis evektivitas. Dengan menggunakan jenis data kualitatif adalah data yang diambil dari hasil validasi dari validator berupa saran dan masukan dari validator, observasi, wawancara dengan pendidik fisika, sedangkan data kuantitatif adalah data dari penilaian e-modul berintegrasi Al-Qur’an menggunakan software sigil dari validator, serta dari data angket praktikalitas peserta didik dan pendidik, serta hasil dari tes pretest dan posttest. 3. Hasil Dan Pembahasan Pada bagian ini akan diuraikan prosedur pelaksanaan penelitian meliputi, tahap pendefenisian (Define), perancangan (Design), dan tahap pengembangan (Develop). Pada tahap pendefenisian (Define) meliputi observasi dan wawancara pendidik, analisis silabus, analisis bahan ajar fisika kelas X, analisis peserta didik. Pada tahap perancangan (Design) meliputi Pembuatan Garis Besar Program Media (GBPM), pembuatan Flowchart (bagan alur), story board, mengumpulkan semua objek yang berkaitan seperti; materi, soal, jawaban, animasi, video dan gambar, yang terakhir programing. Pada tahap pengembangan (Develop) meliputi validasi emodul, validasi angket respon peserta didik dan pendidik, validasi soal, validasi RPP, hasil analisis praktikalitas peserta didik dan pendidik, dan hasil analisis efektivitas e-modul berintegrasi Al-Qur’an menggunakan software sigil. Hasil tahap pendefenisian (Define) bahwasanya bahan ajar yang digunakan pendidik berupa buku paket ","PeriodicalId":244772,"journal":{"name":"Edusainstika: Jurnal Pembelajaran MIPA","volume":"10 5","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-12-31","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"Pengembangan E-modul Berintegrasi Al-Qur’an Menggunakan Software Sigil pada materi Usaha dan Energi Fisika Kelas X SMA/MA\",\"authors\":\"Wahyu Supriati, Venny Haris\",\"doi\":\"10.31958/je.v1i2.4557\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"The background of this research is the balance between intellectual and spiritual abilities which causes the younger generation to tend to prioritize general knowledge that triggers current technological developments and ignore religious knowledge, so that there is an imbalance between intellectual and spiritual. At the time of the COVID-19 pandemic, there was a lack of learning resources used by educators to teach, so that students had difficulty understanding the materials and concepts provided by educators. Therefore, it is necessary to provide learning resources that students can use independently and attract students' interest in learning. In this case, the researcher designed an e-module using Sigil Software on the material of work and energy. This study uses the type of 4-D development (define), design (design), develop (development), and desseminate. This research instrument uses a validation sheet, a practical sheet and a test instrument. This e-module was validated by 3 validators, namely 2 physics lecturers, 1 lecturer in Al-Quran science. In the process of practicality and effectiveness of the physics e-module, 34 students of class X IPA 1 SMA SMAN 1 Kinali were tested. The results showed that: 1) the results of the validity of the Al-Qur'an integrated e-module using Sigil Software obtained were 82.01% with a very valid category, 2) the practical results of the AlQur'an integrated e-module Using Sigil Software were obtained from the results of the student response questionnaire that is 91% while the results of the teacher response questionnaire are 87.16% with a very practical category, and the increase in pretest and posttest scores is analyzed using the N-gain test, which is 0.80 in the high category. With this, it can be concluded that the e-module integrated with the Qur'an using Sigil Software is valid, practical, and effective. Key Word: E-Modul, Integrasi Al-Quran, Software Sigil 1. Pendahulauan Berdasarkan kutipan “pusdiklat kemdikbud.go.id” menjelaskan Permendikmud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) bahwasanya sistem pembelajaran dilakukan dari rumah melalui pembelajaran daring dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik yang menuntut peserta didik belajar dirumah dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar yang terhubung dengan koneksi jaringan internet (Permendikbud, 2020). Dalam kondisi tersebut membuat setiap orang yang berkepentingan dalam ranah pendidikan memerlukan sebuah pembaharuan dan pengembangan dalam memaksimalkan peran untuk mencerdaskan generasi muda Indonesia, tidak lain adalah peserta didik baik itu dari SD sampai dengan SMA. Dalam usaha ini tidak terlepas dari usaha setiap calon ataupun yang telah berperan aktif sebagai pendidik di dunia pendidikan. Salah satu contoh keilmuan yang mesti dikembangakan pada masa sekarang itu adalah ilmu alam, baik materi yang disajikan ataupun cara penyajiannya. Bisa kita fokuskan pada salah satu mata pelajaran yang ditakuti dan tidak dipahami peserta didik sekarang yaitu Fisika. Fisika merupakan cabang IPA yang bersangkutan dengan alam dan konsep hidup, serta perkembangan teknologi. Fisika Vol 1 No 2, Desember 2021 Edusainstika : Jurnal Pembelajaran MIPA 97 sendiri terdiri dari berbagai kajian yang dilakukan oleh ilmuan untuk berbagai objek di alam ini dengan berbagai kejadian atau peristiwa alam. Tujuan dari pembelajaran Fisika di SMA diantaranya untuk menumbuhkan sikap yang positif, melatih sikap ilmiah, dan juga melatih beranalisis, induktif, serta deduktif yang didasari prinsip-prinsip fisika serta konsep-konsep yang ada dalam menjabarkan berbagai penyelesaian masalah, baik secara kualitatif maupun kuantitatif dan peristiwa alam yang ada, serta menurut siswa harus memiliki keahlian mengembangkan ilmu pengetahuan dan juga teknologi yang dimiliki. Selain itu ada satu hal yang terlupakan oleh seorang pendidik yang seharusnya sangat penting ditanamkan pada seorang peserta didik yaitu mengaitkan keilmuan fisika dengan nilainilai yang terdapat dalam Al-Qur’an. Seperti yang kita ketahui di dalam Al-Qur’an tersurat jelas keterkaitan ilmu alam yang satu ini, salah satu contoh buku yang diterbitkan dari penelitian dan pengakuan seorang ahli yang bernama Albert Einsten baik dari kajiannya mengenai gaya, energy, usaha, atom, erupsi dan lain-lain. Oleh karena itu dalam memahami materi fisika diperlukan pemikiran dan penalaran agar mampu menyelesaikan masalah Fisika bukan hanya mengenai persamaan-persamaan maupun konsep-konsep yang dituntut dihafalkan. Namun juga pengkaitan secara lansung dengan nilai-nilai integritas Al-Qur’an. Dengan demikian perlu pengembangan dalam penanaman konsep dan prinsip dalam pembelajaran fisika pada saat pandemi COVID-19 dilakukan secara daring. Sebuah pembaharuan dari pendidik keilmuan ini akan menjadi sangat menarik jika dikaitkan dengan IPTEK yang berlandaskan Al-Qur’an. Karena Al-Qur’an tidak hanya sebuah kitap suci dan pedoman umat islam, namun juga sumber keilmuan seluruh makhluk. Pengintegrasian Al-Qur’an dalam mata pelajaran fisika sesuai dengan program Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat tentang penguatan pendidikan karakter melalui pengintegrasian nilai-nilai Al-Qur’an pada semua mata pelajaran ditingkat SMA/MA/SMK. Sehingga perlu adanya penginterasian nilai-nilai Al-Qur’an untuk dapat berfikir kritis yang bernuansa keislaman. Dengan hal tersebut, maka perlu merancang bahan ajar untuk membangun pengetahuan siswa dengan cara membaca dan menulis. Hal ini membuat peserta didik belajar mandiri tanpa ada pendidik, sehingga bahan ajar ini mampu membimbing siswa dalam memahami materi ataupun konsep yang dipelajari siswa. Modul adalah salah satu bahan ajar yang mampu mengembangkan pengetahuan siswa dalam belajar. Dengan berkembangnya IPTEK, maka siswa dapat mempergunakan dengan baik secara mandiri khususnya E-modul yang masih jarang digunakan sekarang. E-modul adalah sesuatu paket pembelajaran fisika dengan tampilkan memakai device elektronik berupa computer atau handphone. Dalam menggunakan emodul ini memerlukan sigil sebagai wadahnya (Alperi, 2019). Sigil merupakan salah satu software editor e-pub yang bersifat open source dan pemograman bisa diketahui dengan petunjuk yang diberikan. Penggunaannya bisa dibilang cukup mudah dan bisa di download di http://code.google.com/p/sigil/ (Maharani et al., 2015). Peserta didik sebagai bahan ajar dirumah. Oleh sebab itu, kehadiran modul elektronik atau e-modul bisa memenuhi pendidik dan peserta didik. Kesadaran pentingnya pengembangan media pembelajaran dirasa perlu adanya suatu upaya untuk menciptakan media yang menarik diwaktu yang akan datang. Pendidik berusaha untuk meningkatkan potensi dari peserta didik, meningkatkan keterampilan menciptakan media yang berbeda, efektif dan efisien. Berdasarkan beberapa alasan di atas, maka peneliti mencoba mengembangkan sebuah modul elektronik yang diharapkan untuk menambah wawasan dari peserta didik secara menarik dan inovatif. E-modul ini dibuat memakai sebuah aplikasi bernama Sigil pada Materi Usaha dan Energi. Sehingga dapat berguna bagi pendidik serta peserta didik. 2. Metode Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Penelitian ini bertujuan ini untuk mengembangkan e-modul berintegrasi AlVol 1 No 2, Desember 2021 Edusainstika : Jurnal Pembelajaran MIPA 98 Qur’an menggunakan software sigil melalui langkah-langkah yang sistematis untuk kemudian diuji kelayakan dari segi materi, media, penafsiran serta kemenarikannya bagi peserta didik. Model pengembangan pada penelitian ini mengacu pada teori yang dikemukakan oleh Thiagarajan dengan model 4-D yaitu; Define (Tahap Pendefinisian), Design (Tahap Perancangan) , Develop (Tahap Pengembangan), dan Desseminate (Tahap Penyebaran) (Trianto, 2010). Namun prosedur pelaksanaan model pengembangan yang peneliti lakukan hanya ada tiga tahapan yakni : Define, Design, dan Develop. Hal ini karena beberapa keterbatan peneliti dalam pengembangan e-modul berintegrasi Al-Qur’an menggunakan software sigil seperti biaya dan waktu pelaksanaan. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi, lembar praktikalitas, dan instrument tes dengan melaksanakan hasil belajar peserta didik meliputi tes pretest dan posttest. Subjek penelitian meliputi peserta didik kelas X IPA 1 SMAN 1 Kinali. Jumlah peserta didik kelas X IPA 1 ada 36 orang. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis validitas, analisis praktikalitas, dan analisis evektivitas. Dengan menggunakan jenis data kualitatif adalah data yang diambil dari hasil validasi dari validator berupa saran dan masukan dari validator, observasi, wawancara dengan pendidik fisika, sedangkan data kuantitatif adalah data dari penilaian e-modul berintegrasi Al-Qur’an menggunakan software sigil dari validator, serta dari data angket praktikalitas peserta didik dan pendidik, serta hasil dari tes pretest dan posttest. 3. Hasil Dan Pembahasan Pada bagian ini akan diuraikan prosedur pelaksanaan penelitian meliputi, tahap pendefenisian (Define), perancangan (Design), dan tahap pengembangan (Develop). Pada tahap pendefenisian (Define) meliputi observasi dan wawancara pendidik, analisis silabus, analisis bahan ajar fisika kelas X, analisis peserta didik. Pada tahap perancangan (Design) meliputi Pembuatan Garis Besar Program Media (GBPM), pembuatan Flowchart (bagan alur), story board, mengumpulkan semua objek yang berkaitan seperti; materi, soal, jawaban, animasi, video dan gambar, yang terakhir programing. Pada tahap pengembangan (Develop) meliputi validasi emodul, validasi angket respon peserta didik dan pendidik, validasi soal, validasi RPP, hasil analisis praktikalitas peserta didik dan pendidik, dan hasil analisis efektivitas e-modul berintegrasi Al-Qur’an menggunakan software sigil. Hasil tahap pendefenisian (Define) bahwasanya bahan ajar yang digunakan pendidik berupa buku paket \",\"PeriodicalId\":244772,\"journal\":{\"name\":\"Edusainstika: Jurnal Pembelajaran MIPA\",\"volume\":\"10 5\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2021-12-31\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Edusainstika: Jurnal Pembelajaran MIPA\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.31958/je.v1i2.4557\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Edusainstika: Jurnal Pembelajaran MIPA","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.31958/je.v1i2.4557","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0

摘要

因为古兰经不仅是穆斯林的圣书和指南,也是所有生物科学的源泉。伊斯兰教在物理学科中的融合与西苏门答腊省教育服务计划一致,通过将古兰经的价值观融合到高中/MA/SMK的所有科目,加强了人物教育。因此,必须相互干扰古兰经的价值观,才能进行理性的批判思考。有了这些,就需要设计教学材料来通过阅读和写作来建立学生的知识。这使得学习者能够在没有教育工作者的情况下独立学习,从而引导学生理解学生所学的材料或概念。模块是能够培养学生学习知识的教学材料之一。随着科学技术的发展,学生可以很好地独立使用,特别是目前很少使用的e模块。e模块是一个物理学习包,通过使用计算机或手机的电子设备进行演示。使用此表情符号需要徽章作为容器(Alperi, 2019)。Sigil是e-pub的开放资源和编程软件编辑之一使用应该很简单,可以在http://code.google.com/p/sigil/ (Maharani et al., 2015)下载。学习者作为家庭教师。因此,电子模块或e模块的存在可能会让教育工作者和学习者感到满足。认识到学习媒体发展的重要性,需要努力创造吸引未来的媒体。教育工作者努力提高学习者的潜力,提高创造不同、有效和有效媒体的技能。基于上述原因,研究人员正试图开发一个电子模块,以吸引和创新的方式让学习者更有见识。e -模块是用一个叫做尝试和能量物质Sigil的应用程序创建的。使教育工作者和学习者受益。2. 本研究方法采用研发方法。本研究旨在于2021年12月,开发AlVol 1号第2号的e模块AlVol - 2: MIPA 98古兰经学习杂志通过系统步骤使用sigil软件,然后在材料、媒体、对学习者的解释和指导方面测试其价值。本研究的发展模型是指Thiagarajan提出的理论,它是4-D模型;定义阶段,设计,Develop和Desseminate(2010年,Trianto)。但是研究人员执行的开发模型只有三个阶段:定义、设计和Develop。这是因为伊斯兰教e模块整合中的一些研究人员使用了成本和执行时间等sigil软件。本研究使用的工具是验证表、实践表和测试仪器,对学习者进行包括前测试和后测试在内的学习结果进行测试。研究对象包括X班首席科学1号基纳利。X科学1班的学生人数为36人。数据分析技术使用的是有效性分析、实用性分析和激励分析。用定性数据类型是数据取自validator的验证结果的建议和validator的投入、观察采访物理教育家,而评估的定量数据是数据e-modul伊斯兰教融入'an使用validator的徽章,以及软件的数据angket praktikalitas学习者和教育者,以及前测和posttest测试的结果。3. 本节的结果和讨论将概述研究执行过程,包括分解阶段、设计阶段和发展阶段。定义阶段包括教育工作者的观察和采访、教学大纲分析、X级物理材料分析、学习者分析。在设计阶段,包括创建媒体程序大纲(GBPM)、绘图图(凹槽图)、故事板,收集所有相关的对象,如:内容,问题,答案,动画,视频和图片,最后一个节目。发展阶段包括表情符号验证、学习者和教育工作者反应验证、问题验证、RPP验证、学习者和教育者实际分析的结果,以及使用sigil软件对可兰经集成e-模块的有效分析。
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
查看原文
分享 分享
微信好友 朋友圈 QQ好友 复制链接
本刊更多论文
Pengembangan E-modul Berintegrasi Al-Qur’an Menggunakan Software Sigil pada materi Usaha dan Energi Fisika Kelas X SMA/MA
The background of this research is the balance between intellectual and spiritual abilities which causes the younger generation to tend to prioritize general knowledge that triggers current technological developments and ignore religious knowledge, so that there is an imbalance between intellectual and spiritual. At the time of the COVID-19 pandemic, there was a lack of learning resources used by educators to teach, so that students had difficulty understanding the materials and concepts provided by educators. Therefore, it is necessary to provide learning resources that students can use independently and attract students' interest in learning. In this case, the researcher designed an e-module using Sigil Software on the material of work and energy. This study uses the type of 4-D development (define), design (design), develop (development), and desseminate. This research instrument uses a validation sheet, a practical sheet and a test instrument. This e-module was validated by 3 validators, namely 2 physics lecturers, 1 lecturer in Al-Quran science. In the process of practicality and effectiveness of the physics e-module, 34 students of class X IPA 1 SMA SMAN 1 Kinali were tested. The results showed that: 1) the results of the validity of the Al-Qur'an integrated e-module using Sigil Software obtained were 82.01% with a very valid category, 2) the practical results of the AlQur'an integrated e-module Using Sigil Software were obtained from the results of the student response questionnaire that is 91% while the results of the teacher response questionnaire are 87.16% with a very practical category, and the increase in pretest and posttest scores is analyzed using the N-gain test, which is 0.80 in the high category. With this, it can be concluded that the e-module integrated with the Qur'an using Sigil Software is valid, practical, and effective. Key Word: E-Modul, Integrasi Al-Quran, Software Sigil 1. Pendahulauan Berdasarkan kutipan “pusdiklat kemdikbud.go.id” menjelaskan Permendikmud Nomor 4 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) bahwasanya sistem pembelajaran dilakukan dari rumah melalui pembelajaran daring dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi peserta didik yang menuntut peserta didik belajar dirumah dengan memanfaatkan berbagai sumber belajar yang terhubung dengan koneksi jaringan internet (Permendikbud, 2020). Dalam kondisi tersebut membuat setiap orang yang berkepentingan dalam ranah pendidikan memerlukan sebuah pembaharuan dan pengembangan dalam memaksimalkan peran untuk mencerdaskan generasi muda Indonesia, tidak lain adalah peserta didik baik itu dari SD sampai dengan SMA. Dalam usaha ini tidak terlepas dari usaha setiap calon ataupun yang telah berperan aktif sebagai pendidik di dunia pendidikan. Salah satu contoh keilmuan yang mesti dikembangakan pada masa sekarang itu adalah ilmu alam, baik materi yang disajikan ataupun cara penyajiannya. Bisa kita fokuskan pada salah satu mata pelajaran yang ditakuti dan tidak dipahami peserta didik sekarang yaitu Fisika. Fisika merupakan cabang IPA yang bersangkutan dengan alam dan konsep hidup, serta perkembangan teknologi. Fisika Vol 1 No 2, Desember 2021 Edusainstika : Jurnal Pembelajaran MIPA 97 sendiri terdiri dari berbagai kajian yang dilakukan oleh ilmuan untuk berbagai objek di alam ini dengan berbagai kejadian atau peristiwa alam. Tujuan dari pembelajaran Fisika di SMA diantaranya untuk menumbuhkan sikap yang positif, melatih sikap ilmiah, dan juga melatih beranalisis, induktif, serta deduktif yang didasari prinsip-prinsip fisika serta konsep-konsep yang ada dalam menjabarkan berbagai penyelesaian masalah, baik secara kualitatif maupun kuantitatif dan peristiwa alam yang ada, serta menurut siswa harus memiliki keahlian mengembangkan ilmu pengetahuan dan juga teknologi yang dimiliki. Selain itu ada satu hal yang terlupakan oleh seorang pendidik yang seharusnya sangat penting ditanamkan pada seorang peserta didik yaitu mengaitkan keilmuan fisika dengan nilainilai yang terdapat dalam Al-Qur’an. Seperti yang kita ketahui di dalam Al-Qur’an tersurat jelas keterkaitan ilmu alam yang satu ini, salah satu contoh buku yang diterbitkan dari penelitian dan pengakuan seorang ahli yang bernama Albert Einsten baik dari kajiannya mengenai gaya, energy, usaha, atom, erupsi dan lain-lain. Oleh karena itu dalam memahami materi fisika diperlukan pemikiran dan penalaran agar mampu menyelesaikan masalah Fisika bukan hanya mengenai persamaan-persamaan maupun konsep-konsep yang dituntut dihafalkan. Namun juga pengkaitan secara lansung dengan nilai-nilai integritas Al-Qur’an. Dengan demikian perlu pengembangan dalam penanaman konsep dan prinsip dalam pembelajaran fisika pada saat pandemi COVID-19 dilakukan secara daring. Sebuah pembaharuan dari pendidik keilmuan ini akan menjadi sangat menarik jika dikaitkan dengan IPTEK yang berlandaskan Al-Qur’an. Karena Al-Qur’an tidak hanya sebuah kitap suci dan pedoman umat islam, namun juga sumber keilmuan seluruh makhluk. Pengintegrasian Al-Qur’an dalam mata pelajaran fisika sesuai dengan program Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Barat tentang penguatan pendidikan karakter melalui pengintegrasian nilai-nilai Al-Qur’an pada semua mata pelajaran ditingkat SMA/MA/SMK. Sehingga perlu adanya penginterasian nilai-nilai Al-Qur’an untuk dapat berfikir kritis yang bernuansa keislaman. Dengan hal tersebut, maka perlu merancang bahan ajar untuk membangun pengetahuan siswa dengan cara membaca dan menulis. Hal ini membuat peserta didik belajar mandiri tanpa ada pendidik, sehingga bahan ajar ini mampu membimbing siswa dalam memahami materi ataupun konsep yang dipelajari siswa. Modul adalah salah satu bahan ajar yang mampu mengembangkan pengetahuan siswa dalam belajar. Dengan berkembangnya IPTEK, maka siswa dapat mempergunakan dengan baik secara mandiri khususnya E-modul yang masih jarang digunakan sekarang. E-modul adalah sesuatu paket pembelajaran fisika dengan tampilkan memakai device elektronik berupa computer atau handphone. Dalam menggunakan emodul ini memerlukan sigil sebagai wadahnya (Alperi, 2019). Sigil merupakan salah satu software editor e-pub yang bersifat open source dan pemograman bisa diketahui dengan petunjuk yang diberikan. Penggunaannya bisa dibilang cukup mudah dan bisa di download di http://code.google.com/p/sigil/ (Maharani et al., 2015). Peserta didik sebagai bahan ajar dirumah. Oleh sebab itu, kehadiran modul elektronik atau e-modul bisa memenuhi pendidik dan peserta didik. Kesadaran pentingnya pengembangan media pembelajaran dirasa perlu adanya suatu upaya untuk menciptakan media yang menarik diwaktu yang akan datang. Pendidik berusaha untuk meningkatkan potensi dari peserta didik, meningkatkan keterampilan menciptakan media yang berbeda, efektif dan efisien. Berdasarkan beberapa alasan di atas, maka peneliti mencoba mengembangkan sebuah modul elektronik yang diharapkan untuk menambah wawasan dari peserta didik secara menarik dan inovatif. E-modul ini dibuat memakai sebuah aplikasi bernama Sigil pada Materi Usaha dan Energi. Sehingga dapat berguna bagi pendidik serta peserta didik. 2. Metode Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development). Penelitian ini bertujuan ini untuk mengembangkan e-modul berintegrasi AlVol 1 No 2, Desember 2021 Edusainstika : Jurnal Pembelajaran MIPA 98 Qur’an menggunakan software sigil melalui langkah-langkah yang sistematis untuk kemudian diuji kelayakan dari segi materi, media, penafsiran serta kemenarikannya bagi peserta didik. Model pengembangan pada penelitian ini mengacu pada teori yang dikemukakan oleh Thiagarajan dengan model 4-D yaitu; Define (Tahap Pendefinisian), Design (Tahap Perancangan) , Develop (Tahap Pengembangan), dan Desseminate (Tahap Penyebaran) (Trianto, 2010). Namun prosedur pelaksanaan model pengembangan yang peneliti lakukan hanya ada tiga tahapan yakni : Define, Design, dan Develop. Hal ini karena beberapa keterbatan peneliti dalam pengembangan e-modul berintegrasi Al-Qur’an menggunakan software sigil seperti biaya dan waktu pelaksanaan. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah lembar validasi, lembar praktikalitas, dan instrument tes dengan melaksanakan hasil belajar peserta didik meliputi tes pretest dan posttest. Subjek penelitian meliputi peserta didik kelas X IPA 1 SMAN 1 Kinali. Jumlah peserta didik kelas X IPA 1 ada 36 orang. Teknik analisis data yang digunakan yaitu analisis validitas, analisis praktikalitas, dan analisis evektivitas. Dengan menggunakan jenis data kualitatif adalah data yang diambil dari hasil validasi dari validator berupa saran dan masukan dari validator, observasi, wawancara dengan pendidik fisika, sedangkan data kuantitatif adalah data dari penilaian e-modul berintegrasi Al-Qur’an menggunakan software sigil dari validator, serta dari data angket praktikalitas peserta didik dan pendidik, serta hasil dari tes pretest dan posttest. 3. Hasil Dan Pembahasan Pada bagian ini akan diuraikan prosedur pelaksanaan penelitian meliputi, tahap pendefenisian (Define), perancangan (Design), dan tahap pengembangan (Develop). Pada tahap pendefenisian (Define) meliputi observasi dan wawancara pendidik, analisis silabus, analisis bahan ajar fisika kelas X, analisis peserta didik. Pada tahap perancangan (Design) meliputi Pembuatan Garis Besar Program Media (GBPM), pembuatan Flowchart (bagan alur), story board, mengumpulkan semua objek yang berkaitan seperti; materi, soal, jawaban, animasi, video dan gambar, yang terakhir programing. Pada tahap pengembangan (Develop) meliputi validasi emodul, validasi angket respon peserta didik dan pendidik, validasi soal, validasi RPP, hasil analisis praktikalitas peserta didik dan pendidik, dan hasil analisis efektivitas e-modul berintegrasi Al-Qur’an menggunakan software sigil. Hasil tahap pendefenisian (Define) bahwasanya bahan ajar yang digunakan pendidik berupa buku paket
求助全文
通过发布文献求助,成功后即可免费获取论文全文。 去求助
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
期刊最新文献
Innovative Teaching Tools: Creating a Guided Inquiry Chemistry E-Module with FLIP PDF Support for Understanding Atom Developmentand the Periodic System of Elements Peningkatan Kemampuan Literasi Matematis Siswa melalui Problem Based Instruction (PBI) Validasi Modul Elektronik Gejala Pemanasan Global Terintegrasi Al-Qur’an dengan Model Contextual Teaching Learning (CTL) untuk Siswa Kelas XI SMA/MA Pengembangan Modul Biologi Berbasis Learning Cycle 7E Materi Sistem Ekskresi Penerapan Model Pembelajaran Resource Based Learning (RBL) Pada Hasil Belajar Biologi Kelas X SMA
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
已复制链接
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
×
扫码分享
扫码分享
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1