R. Y. Prawira. W, Asep Suryana, Hadi Suprapto Arifin
{"title":"Personal branding Ridwan Kamil dalam program Gerakan Pungut Sampah","authors":"R. Y. Prawira. W, Asep Suryana, Hadi Suprapto Arifin","doi":"10.24198/jmk.v6i2.31319","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat besarnya pengaruh personal branding Ridwan Kamil yang terdiri dari roles, standards dan style pada sikap siswa SMA Kota Bandung pada Gerakan Pungut Sampah. Metode penelitian yang digunakan adalah survei eksplanatori, yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan sebab akibat diantara variabel-variabel penelitian dengan pengujian statistik inferensial path analysis. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Kota Bandung yang melakukan dan melaporkan Gerakan Pungut Sampah melalui akun twitter @GPSbdg dan @BDGcleanaction setelah dilakukannya sosialisasi. Sampel diambil dengan menggunakan teknik penarikan sampel cluster random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 102 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel personal branding Ridwan Kamil yang terdiri dari roles, standards dan style secara keseluruhan berpengaruh terhadap sikap siswa SMA Kota Bandung pada Gerakan Pungut Sampah. Hal tersebut menunjukkan bahwa personal branding yang dimiliki oleh Ridwan Kamil mampu menggerakkan dan membentuk sikap siswa SMA Bandung untuk berpartisipasi aktif dalam program Gerakan Pungut Sampah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, hendaknya Ridwan Kamil perlu menjaga dan mengevaluasi personal branding yang dimilikinya. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah personal branding yang melekat pada dirinya sudah efektif dalam menunjang keberhasilan program yang dijalankan. Selain itu, penggunaan personal branding sebaiknya digunakan oleh semua individu dalam kehidupan sehari-hari secara praktis dengan tujuan pengembangan diri. Selanjutnya dimensi personal branding dalam penelitian ini hendaknya mampu dijadikan alat untuk membangun personal branding yang positif pada masing-masing individu.","PeriodicalId":251017,"journal":{"name":"Jurnal Manajemen Komunikasi","volume":"10 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-04-30","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"3","resultStr":null,"platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Manajemen Komunikasi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24198/jmk.v6i2.31319","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
Personal branding Ridwan Kamil dalam program Gerakan Pungut Sampah
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat besarnya pengaruh personal branding Ridwan Kamil yang terdiri dari roles, standards dan style pada sikap siswa SMA Kota Bandung pada Gerakan Pungut Sampah. Metode penelitian yang digunakan adalah survei eksplanatori, yang bertujuan untuk menjelaskan hubungan sebab akibat diantara variabel-variabel penelitian dengan pengujian statistik inferensial path analysis. Populasi dalam penelitian ini adalah siswa SMA Kota Bandung yang melakukan dan melaporkan Gerakan Pungut Sampah melalui akun twitter @GPSbdg dan @BDGcleanaction setelah dilakukannya sosialisasi. Sampel diambil dengan menggunakan teknik penarikan sampel cluster random sampling dengan jumlah sampel sebanyak 102 responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel personal branding Ridwan Kamil yang terdiri dari roles, standards dan style secara keseluruhan berpengaruh terhadap sikap siswa SMA Kota Bandung pada Gerakan Pungut Sampah. Hal tersebut menunjukkan bahwa personal branding yang dimiliki oleh Ridwan Kamil mampu menggerakkan dan membentuk sikap siswa SMA Bandung untuk berpartisipasi aktif dalam program Gerakan Pungut Sampah. Berdasarkan hasil penelitian tersebut, hendaknya Ridwan Kamil perlu menjaga dan mengevaluasi personal branding yang dimilikinya. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah personal branding yang melekat pada dirinya sudah efektif dalam menunjang keberhasilan program yang dijalankan. Selain itu, penggunaan personal branding sebaiknya digunakan oleh semua individu dalam kehidupan sehari-hari secara praktis dengan tujuan pengembangan diri. Selanjutnya dimensi personal branding dalam penelitian ini hendaknya mampu dijadikan alat untuk membangun personal branding yang positif pada masing-masing individu.