{"title":"利用基于WEB PIDIE区的地理信息系统模拟洪水区域","authors":"Masyitah Hanum, Laila Qadriah, Muhammad Rizal","doi":"10.47647/jrr.v5i1.1126","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Kabupaten Pidie merupakan sebuah bagian dari propinsi Aceh yang berada di utara selat malaka yang memiliki iklim subtropis dengan tingkat curah hujan yang sangat tinggi setiap tahunnya terutama bagian dataran tinggi sehingga menyebabkan luapan air yang akan menerjang daerah rendah yang menyebabkan banjir. Selain faktor alam ini juga di latar belakangi oleh kecerobohan manusia seperti penebangan hutan, penambangan liar, irigasi yang tidak mampu menahan debit air, luapan sungai dan sebagainya. Menurut berita dari laman website rri.co.id, Terdapat enam kecamatan di kabupaten Pidie yang sering terendam banjir yaitu, kecamatan Pidie, kecamatan Padang Tiji, kecamatan Mila, kecamatan Indra Jaya, kecamatan Delima, kecamatan Tiro Truseb. Permasalahan yang terjadi dilapangan saat banjir datang adalah tidak siapnya warga yang terkena imbas dan pemerintah dalam distribusi penyaluran bantuan maupun rescue. Sistem prediksi bajir untuk tahap awal sangat diperlukan dalam hal ini mengingat belum adanya sebuah web sistem berbasis GIS dalam memberikan informasi akan prediksi wilayah-wilayah yang akan berpotensi banjir. Data yang digunakan diperoleh dari data sekunder misalnya data dari instansi terkait dan aplikasi Google Earth Universal Map Downloader yang kemudian diolah kedalam aplikasi arcGis dan aplikasi surfer. Untuk peta sendiri menggunakan peta dari google maps dengan memanfaatkan API (Application Programming Interface) yang disediakan oleh Google untuk menggunakan peta Google (Google Map) dalam aplikasi yang kita bangun. Google Maps API memungkinkan kita memodifikasi peta dan informasi yang ada di dalamnyaKata kunci : Kabupaten Pidie, , GIS, Google Maps, API, Website","PeriodicalId":325947,"journal":{"name":"Jurnal Real Riset","volume":"35 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2023-01-28","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"SIMULASI DAERAH BANJIR MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KABUPATEN PIDIE BERBASIS WEB\",\"authors\":\"Masyitah Hanum, Laila Qadriah, Muhammad Rizal\",\"doi\":\"10.47647/jrr.v5i1.1126\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Kabupaten Pidie merupakan sebuah bagian dari propinsi Aceh yang berada di utara selat malaka yang memiliki iklim subtropis dengan tingkat curah hujan yang sangat tinggi setiap tahunnya terutama bagian dataran tinggi sehingga menyebabkan luapan air yang akan menerjang daerah rendah yang menyebabkan banjir. Selain faktor alam ini juga di latar belakangi oleh kecerobohan manusia seperti penebangan hutan, penambangan liar, irigasi yang tidak mampu menahan debit air, luapan sungai dan sebagainya. Menurut berita dari laman website rri.co.id, Terdapat enam kecamatan di kabupaten Pidie yang sering terendam banjir yaitu, kecamatan Pidie, kecamatan Padang Tiji, kecamatan Mila, kecamatan Indra Jaya, kecamatan Delima, kecamatan Tiro Truseb. Permasalahan yang terjadi dilapangan saat banjir datang adalah tidak siapnya warga yang terkena imbas dan pemerintah dalam distribusi penyaluran bantuan maupun rescue. Sistem prediksi bajir untuk tahap awal sangat diperlukan dalam hal ini mengingat belum adanya sebuah web sistem berbasis GIS dalam memberikan informasi akan prediksi wilayah-wilayah yang akan berpotensi banjir. Data yang digunakan diperoleh dari data sekunder misalnya data dari instansi terkait dan aplikasi Google Earth Universal Map Downloader yang kemudian diolah kedalam aplikasi arcGis dan aplikasi surfer. Untuk peta sendiri menggunakan peta dari google maps dengan memanfaatkan API (Application Programming Interface) yang disediakan oleh Google untuk menggunakan peta Google (Google Map) dalam aplikasi yang kita bangun. Google Maps API memungkinkan kita memodifikasi peta dan informasi yang ada di dalamnyaKata kunci : Kabupaten Pidie, , GIS, Google Maps, API, Website\",\"PeriodicalId\":325947,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Real Riset\",\"volume\":\"35 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2023-01-28\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Real Riset\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.47647/jrr.v5i1.1126\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Real Riset","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.47647/jrr.v5i1.1126","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
SIMULASI DAERAH BANJIR MENGGUNAKAN SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS DI KABUPATEN PIDIE BERBASIS WEB
Kabupaten Pidie merupakan sebuah bagian dari propinsi Aceh yang berada di utara selat malaka yang memiliki iklim subtropis dengan tingkat curah hujan yang sangat tinggi setiap tahunnya terutama bagian dataran tinggi sehingga menyebabkan luapan air yang akan menerjang daerah rendah yang menyebabkan banjir. Selain faktor alam ini juga di latar belakangi oleh kecerobohan manusia seperti penebangan hutan, penambangan liar, irigasi yang tidak mampu menahan debit air, luapan sungai dan sebagainya. Menurut berita dari laman website rri.co.id, Terdapat enam kecamatan di kabupaten Pidie yang sering terendam banjir yaitu, kecamatan Pidie, kecamatan Padang Tiji, kecamatan Mila, kecamatan Indra Jaya, kecamatan Delima, kecamatan Tiro Truseb. Permasalahan yang terjadi dilapangan saat banjir datang adalah tidak siapnya warga yang terkena imbas dan pemerintah dalam distribusi penyaluran bantuan maupun rescue. Sistem prediksi bajir untuk tahap awal sangat diperlukan dalam hal ini mengingat belum adanya sebuah web sistem berbasis GIS dalam memberikan informasi akan prediksi wilayah-wilayah yang akan berpotensi banjir. Data yang digunakan diperoleh dari data sekunder misalnya data dari instansi terkait dan aplikasi Google Earth Universal Map Downloader yang kemudian diolah kedalam aplikasi arcGis dan aplikasi surfer. Untuk peta sendiri menggunakan peta dari google maps dengan memanfaatkan API (Application Programming Interface) yang disediakan oleh Google untuk menggunakan peta Google (Google Map) dalam aplikasi yang kita bangun. Google Maps API memungkinkan kita memodifikasi peta dan informasi yang ada di dalamnyaKata kunci : Kabupaten Pidie, , GIS, Google Maps, API, Website