{"title":"《情感和精神运动方面评估指南》,主题为PJOK与混合学习方法在SMP NEGERI 1 BANJARBARU","authors":"Munasya Nur Awalin, Rahmadi Rahmadi, Abdul Hamid","doi":"10.20527/mpj.v3i1.1546","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah guru PJOK memiliki panduan penilaian aspek afektif dan aspek psikomotor pada mata pelajaran pjok dengan metode hybrid-learning. Penelitian ini memakai metode penelitian kuantitatif. Sampelnya ialah guru PJOK SMP Negeri 1 Banjarbaru sebanyak 4 orang. Analisis data menggunakan statistik deskriptif yang disajikan dalam presentase. Teknik Sampel yang digunakan adalah Total Sampling. Dari kesimpulan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa guru PJOK di SMP Negeri 1 Banjarbaru sudah memiliki panduan penilaian aspek afektif dan aspek psikomotor saat pembelajaran dengan metode hybrid-learning, tetapi guru masih belum bisa membuktikan secara autentik terhadap dokumentasi tersebut.","PeriodicalId":325973,"journal":{"name":"STABILITAS: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga","volume":"19 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-10-16","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"PANDUAN PENILAIAN ASPEK AFEKTIF DAN ASPEK PSIKOMOTOR PADA MATA PELAJARAN PJOK DENGAN METODE HYBRID-LEARNING DI SMP NEGERI 1 BANJARBARU\",\"authors\":\"Munasya Nur Awalin, Rahmadi Rahmadi, Abdul Hamid\",\"doi\":\"10.20527/mpj.v3i1.1546\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah guru PJOK memiliki panduan penilaian aspek afektif dan aspek psikomotor pada mata pelajaran pjok dengan metode hybrid-learning. Penelitian ini memakai metode penelitian kuantitatif. Sampelnya ialah guru PJOK SMP Negeri 1 Banjarbaru sebanyak 4 orang. Analisis data menggunakan statistik deskriptif yang disajikan dalam presentase. Teknik Sampel yang digunakan adalah Total Sampling. Dari kesimpulan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa guru PJOK di SMP Negeri 1 Banjarbaru sudah memiliki panduan penilaian aspek afektif dan aspek psikomotor saat pembelajaran dengan metode hybrid-learning, tetapi guru masih belum bisa membuktikan secara autentik terhadap dokumentasi tersebut.\",\"PeriodicalId\":325973,\"journal\":{\"name\":\"STABILITAS: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga\",\"volume\":\"19 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2022-10-16\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"STABILITAS: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.20527/mpj.v3i1.1546\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"STABILITAS: Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.20527/mpj.v3i1.1546","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
PANDUAN PENILAIAN ASPEK AFEKTIF DAN ASPEK PSIKOMOTOR PADA MATA PELAJARAN PJOK DENGAN METODE HYBRID-LEARNING DI SMP NEGERI 1 BANJARBARU
Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui apakah guru PJOK memiliki panduan penilaian aspek afektif dan aspek psikomotor pada mata pelajaran pjok dengan metode hybrid-learning. Penelitian ini memakai metode penelitian kuantitatif. Sampelnya ialah guru PJOK SMP Negeri 1 Banjarbaru sebanyak 4 orang. Analisis data menggunakan statistik deskriptif yang disajikan dalam presentase. Teknik Sampel yang digunakan adalah Total Sampling. Dari kesimpulan penelitian ini dapat disimpulkan bahwa guru PJOK di SMP Negeri 1 Banjarbaru sudah memiliki panduan penilaian aspek afektif dan aspek psikomotor saat pembelajaran dengan metode hybrid-learning, tetapi guru masih belum bisa membuktikan secara autentik terhadap dokumentasi tersebut.