新冠肺炎新闻对社会的认知和影响

A. Hafidzi, S. Sahir, Ixsir Eliya, Fitri Ariani Siregar, Budi A. Sudarmanto
{"title":"新冠肺炎新闻对社会的认知和影响","authors":"A. Hafidzi, S. Sahir, Ixsir Eliya, Fitri Ariani Siregar, Budi A. Sudarmanto","doi":"10.14421/pjk.v14i1.2015","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui reaksi masyarakat terhadap informasi pandemi Covid yang disampaikan oleh media massa. Penyampaian berbagai berita atau hal yang sejenisnya secara berkali-kali membuat masyarakat mudah faham, dan memiliki dampak ketidakpercayaan jika tidak sesuai dengan faktanya. Penelitian ini mencoba untuk mengungkap dan menemukan bahwa media massa secara simultan dapat meningkatkan kepercayaan tentang covid-19 atau sebaliknya. Penelitian ini berbeda dengan yang lainnya, dikarenakan bahwa media yang secara simultan malah membuat ketidakpercayaan secara penuh terhadap pemberitaan yang disampaikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif secara pusposive sampling terhadap para mahasiswa yang sekarang lagi belajar secara daring dan selalu dekat dengan berita di media sosial. Responden dalam penelitian ini adalah 300 mahasiswa yang terdiri dari tujuh kampus di Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. Berdasarkan hasil temuan, penelitian ini menyimpulkan bahwa informasi yang disampaikan berulang kali tentang Covid akhirnya membuat masyarakat kurang peduli terhadap Covid. Hal ini dibuktikan dengan munculnya fakta terbalik dari berita dari berbagai media massa.Kata kunci: Persepsi, media, fakta, simultan, masyarakat AbstractThis study aims to determine the public's reaction to the Covid pandemic information conveyed by the mass media. Repeatedly conveying various news or similar things makes it easy for the public to understand, and has an impact of distrust if it is not by the facts. This study tries to uncover and find that mass media can simultaneously increase beliefs about Covid-19 or vice versa. This study is different from the others because the media simultaneously make complete distrust of the news delivered. The method used in this research is descriptive quantitative by purposive sampling of students who are currently studying online and are always close to the news on social media. Respondents in this study were 300 students from seven campuses in South Kalimantan Province, Indonesia. Based on the findings, this study concluded that the information that was repeatedly conveyed about Covid ultimately made the public less concerned about Covid. This is evidenced by the emergence of upside-down facts from the news from various mass media.Keywords: Perception, media, facts, simultaneous, society","PeriodicalId":143543,"journal":{"name":"Profetik: Jurnal Komunikasi","volume":"96 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2021-08-18","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"3","resultStr":"{\"title\":\"THE PERCEPTION AND IMPACT OF COVID-19 NEWS ON THE SOCIETY\",\"authors\":\"A. Hafidzi, S. Sahir, Ixsir Eliya, Fitri Ariani Siregar, Budi A. Sudarmanto\",\"doi\":\"10.14421/pjk.v14i1.2015\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui reaksi masyarakat terhadap informasi pandemi Covid yang disampaikan oleh media massa. Penyampaian berbagai berita atau hal yang sejenisnya secara berkali-kali membuat masyarakat mudah faham, dan memiliki dampak ketidakpercayaan jika tidak sesuai dengan faktanya. Penelitian ini mencoba untuk mengungkap dan menemukan bahwa media massa secara simultan dapat meningkatkan kepercayaan tentang covid-19 atau sebaliknya. Penelitian ini berbeda dengan yang lainnya, dikarenakan bahwa media yang secara simultan malah membuat ketidakpercayaan secara penuh terhadap pemberitaan yang disampaikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif secara pusposive sampling terhadap para mahasiswa yang sekarang lagi belajar secara daring dan selalu dekat dengan berita di media sosial. Responden dalam penelitian ini adalah 300 mahasiswa yang terdiri dari tujuh kampus di Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. Berdasarkan hasil temuan, penelitian ini menyimpulkan bahwa informasi yang disampaikan berulang kali tentang Covid akhirnya membuat masyarakat kurang peduli terhadap Covid. Hal ini dibuktikan dengan munculnya fakta terbalik dari berita dari berbagai media massa.Kata kunci: Persepsi, media, fakta, simultan, masyarakat AbstractThis study aims to determine the public's reaction to the Covid pandemic information conveyed by the mass media. Repeatedly conveying various news or similar things makes it easy for the public to understand, and has an impact of distrust if it is not by the facts. This study tries to uncover and find that mass media can simultaneously increase beliefs about Covid-19 or vice versa. This study is different from the others because the media simultaneously make complete distrust of the news delivered. The method used in this research is descriptive quantitative by purposive sampling of students who are currently studying online and are always close to the news on social media. Respondents in this study were 300 students from seven campuses in South Kalimantan Province, Indonesia. Based on the findings, this study concluded that the information that was repeatedly conveyed about Covid ultimately made the public less concerned about Covid. This is evidenced by the emergence of upside-down facts from the news from various mass media.Keywords: Perception, media, facts, simultaneous, society\",\"PeriodicalId\":143543,\"journal\":{\"name\":\"Profetik: Jurnal Komunikasi\",\"volume\":\"96 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2021-08-18\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"3\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Profetik: Jurnal Komunikasi\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.14421/pjk.v14i1.2015\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Profetik: Jurnal Komunikasi","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.14421/pjk.v14i1.2015","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 3

摘要

这个AbstrakPenelitian旨在探讨社会反应的流行病Covid信息媒体。传递各种消息或类似的事情一再地让公众容易理解,有不信任的影响,如果不符合事实。这项研究试图揭开,媒体发现,同时可以提高关于covid-19信仰,反之亦然。这项研究与其他的不同,由于媒体的同时,反而使完全不信任所传达的宣讲。描述性研究中使用的方法是定量抽样pusposive对学生的现在又在网上学习和社交媒体上的新闻总是在附近。受访者的对照研究中,这是七大学组成的300名学生在印度尼西亚南加里曼丹省。基于这一研究结果,得出这样的结论:反复传达的信息Covid终于使社会缺乏关心Covid。这与出现颠倒事实证明从各种新闻媒体。关键词:感知、媒体的事实,同时,AbstractThis study aims to个重大社会公共的反应Covid流行资讯网conveyed》由《大众媒体。重复conveying不同新闻或类似的东西让它变得容易for the public to明白,and an impact of distrust了顺便说一下如果这不是事实。这个研究tries to uncover和大众媒体的找到那个可以simultaneously增加信仰关于Covid-19还是风云亦然。这个研究是来自《其他人的不同,因为simultaneously让媒体完整distrust》新闻交付。《这个研究方法以前是descriptive quantitative由purposive采样的学生是谁目前在线studying和总是接近的是社交媒体上的新闻。Respondents in this study是300名学生从七campuses》和印度尼西亚南加里曼丹省。改编自《findings,这个研究结论那资讯网重复那是conveyed关于Covid ultimately让《公共关心每少Covid。这是evidenced by the emergence of倒立的来自大众媒体的新闻》从不同的事实。安装:知觉、媒体事实,全球同时,协会
本文章由计算机程序翻译,如有差异,请以英文原文为准。
查看原文
分享 分享
微信好友 朋友圈 QQ好友 复制链接
本刊更多论文
THE PERCEPTION AND IMPACT OF COVID-19 NEWS ON THE SOCIETY
AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui reaksi masyarakat terhadap informasi pandemi Covid yang disampaikan oleh media massa. Penyampaian berbagai berita atau hal yang sejenisnya secara berkali-kali membuat masyarakat mudah faham, dan memiliki dampak ketidakpercayaan jika tidak sesuai dengan faktanya. Penelitian ini mencoba untuk mengungkap dan menemukan bahwa media massa secara simultan dapat meningkatkan kepercayaan tentang covid-19 atau sebaliknya. Penelitian ini berbeda dengan yang lainnya, dikarenakan bahwa media yang secara simultan malah membuat ketidakpercayaan secara penuh terhadap pemberitaan yang disampaikan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kuantitatif secara pusposive sampling terhadap para mahasiswa yang sekarang lagi belajar secara daring dan selalu dekat dengan berita di media sosial. Responden dalam penelitian ini adalah 300 mahasiswa yang terdiri dari tujuh kampus di Provinsi Kalimantan Selatan, Indonesia. Berdasarkan hasil temuan, penelitian ini menyimpulkan bahwa informasi yang disampaikan berulang kali tentang Covid akhirnya membuat masyarakat kurang peduli terhadap Covid. Hal ini dibuktikan dengan munculnya fakta terbalik dari berita dari berbagai media massa.Kata kunci: Persepsi, media, fakta, simultan, masyarakat AbstractThis study aims to determine the public's reaction to the Covid pandemic information conveyed by the mass media. Repeatedly conveying various news or similar things makes it easy for the public to understand, and has an impact of distrust if it is not by the facts. This study tries to uncover and find that mass media can simultaneously increase beliefs about Covid-19 or vice versa. This study is different from the others because the media simultaneously make complete distrust of the news delivered. The method used in this research is descriptive quantitative by purposive sampling of students who are currently studying online and are always close to the news on social media. Respondents in this study were 300 students from seven campuses in South Kalimantan Province, Indonesia. Based on the findings, this study concluded that the information that was repeatedly conveyed about Covid ultimately made the public less concerned about Covid. This is evidenced by the emergence of upside-down facts from the news from various mass media.Keywords: Perception, media, facts, simultaneous, society
求助全文
通过发布文献求助,成功后即可免费获取论文全文。 去求助
来源期刊
自引率
0.00%
发文量
0
期刊最新文献
VISUAL RHETORIC OF ‘GUS’ AS POLITICAL IMAGE: ISLAM-NATIONALIST OR COMMODIFYING ISLAM DISCLOSING BEHIND MOSQUE AND MUSALLA LOUDSPEAKER POLICY REPORT: ANALYSIS OF KOMPAS.COM AND DETIK.COM ENQUIRE OF THE IMPLEMENTATION OF EDUCATIONAL FUNCTION ON TELEVISI REPUBLIK INDONESIA (TVRI) AS A PUBLIC BROADCASTING INSTITUTION REPRESENTATION OF FEMALE MASCULINITY IN NETFLIX SERIES’ SWEET HOME BRIDGING CULTURES: INTERCULTURAL COMMUNICATION IN PUBLIC RELATIONS FOR JAKARTA PRACTITIONERS
×
引用
GB/T 7714-2015
复制
MLA
复制
APA
复制
导出至
BibTeX EndNote RefMan NoteFirst NoteExpress
×
×
提示
您的信息不完整,为了账户安全,请先补充。
现在去补充
×
提示
您因"违规操作"
具体请查看互助需知
我知道了
×
提示
现在去查看 取消
×
提示
确定
0
微信
客服QQ
Book学术公众号 扫码关注我们
反馈
×
意见反馈
请填写您的意见或建议
请填写您的手机或邮箱
已复制链接
已复制链接
快去分享给好友吧!
我知道了
×
扫码分享
扫码分享
Book学术官方微信
Book学术文献互助
Book学术文献互助群
群 号:481959085
Book学术
文献互助 智能选刊 最新文献 互助须知 联系我们:info@booksci.cn
Book学术提供免费学术资源搜索服务,方便国内外学者检索中英文文献。致力于提供最便捷和优质的服务体验。
Copyright © 2023 Book学术 All rights reserved.
ghs 京公网安备 11010802042870号 京ICP备2023020795号-1