{"title":"公证从业人员是一名教师,可以培养有能力的初学毕业生与初学项目有关的关系","authors":"Benny Djaja","doi":"10.24912/jbmi.v5i1.18353","DOIUrl":null,"url":null,"abstract":"One of the requirements for Public Notary appointment according to UUJN is the completion of a graduate studyprogram in notary education. The growing number of universities of ering the Notary Masters Study Program(MKn) gives rise to some problems: the absence of curriculum standards, the lack of competence of the teachingstaf s to produce professional Notaries, and the increasing number of graduates not in proportion to the availablequota for new appointments. Making available adequate legal instruments and professionals in accordance with thewritten regulations to respond to the needs of the community requires good cooperation between legal institutionsand education institutions, in this case particularly the MKn program. The elaborations in this writing aims tounderstand the responsibilities of notary as public of icer especially in light of the Professional OrganizationRegulation, as well as the necessity to incorporate practitioners as part of the lecturers board in the MKn StudyProgram, in line with the Government program Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM). MKn Program aimsto produce professional and competent Notary candidates pursuant to the Notary Association Regulation. Followingtheir graduation, ef orts to achieve said aims are resumed through the obligations of prospective notaries toparticipate in individual internship, communal internship, as well as seminars/ conferences and socializations.Hereunder, the authors describe a community service activity carried out in the form of empowerment andsocialization, targeted to improve the understanding of candidate notaries in an event called Special MembersSelection Briefing organized by the West Jakarta Regional Management of the Indonesian Notary Association.Following the dissemination of materials concerning Notaries as part of the legal profession and a public of icerpursuant to UUJN, Notaries as professional educator within Prodi MKn, and their responsibilities, these activitiesare wrapped up with a Q&A session and evaluation. The intended outcome of these activities are scientificpublications in an ISSN-registered journal and a selected mass media outlet.\n \nABSTRAK:\nPersyaratan untuk dapat diangkat menjadi Notaris sesuai dengan UUJN salah satunya yaitu telah menyelesaikanpendidikan spesialis Kenotariatan. Banyaknya Perguruan Tinggi penyelenggara program studi MagisterKenotariatan (Prodi MKn) menimbulkan permasalahan, antara lain tidak adanya standar kurikulum, kurangnyakompetensi pengajar untuk melahirkan Notaris yang profesional, dan meningkatnya jumlah lulusan pendidikanNotaris yang tidak seimbang dengan jumlah formasi pengangkatan Notaris. Untuk mendukung terciptanya perangkatatau profesi hukum yang sesuai dengan aturan tertulis dan menjawab kebutuhan masyarakat, diperlukan kerjasamayang harmonis antara institusi hukum dengan lembaga pendidikan hukum, yaitu Prodi MKn. Penelitian ini bertujuanuntuk memahami pertanggungjawaban Notaris sebagai pejabat publik, khususnya terkait Peraturan PerkumpulanNotaris, dan pentingnya kehadiran praktisi Notaris sebagai bagian dari tim pengajar di Prodi MKn sesuai dengantujuan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan Pemerintah untuk perguruan tinggi.Prodi MKn bertujuan untuk membentuk calon Notaris yang profesional dan mempunyai kompetensi mumpunisesuai dengan Peraturan Perkumpulan organisasi Notaris, yaitu Ikatan Notaris Indonesia (INI). Pasca kelulusan,tujuan tersebut dilanjutkan melalui kewajiban magang (perorangan), magang bersama, serta mengikutiseminar/penyuluhan hukum. Dalam tulisan ini, Penulis menguraikan pelaksanaan pengabdian masyarakat dalambentuk penyuluhan dan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman para calon Notaris dalam Pembekalan SeleksiAnggota Luar Biasa Wilayah Jakarta Barat. Setelah pemberian materi mengenai Notaris sebagai bagian dari profesihukum dan pejabat publik sesuai dengan UUJN, Notaris sebagai pendidik profesional dalam Prodi MKn, dantanggung jawab Notaris, kegiatan ini diakhiri dengan tanya jawab dan evaluasi. Rencana luaran yang dihasilkan darikegiatan ini berupa publikasi ilmiah pada jurnal ber-ISSN dan media massa.","PeriodicalId":127539,"journal":{"name":"Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia","volume":"45 1","pages":"0"},"PeriodicalIF":0.0000,"publicationDate":"2022-08-23","publicationTypes":"Journal Article","fieldsOfStudy":null,"isOpenAccess":false,"openAccessPdf":"","citationCount":"0","resultStr":"{\"title\":\"PRAKTISI NOTARIS SEBAGAI PENGAJAR UNTUK MELAHIRKAN LULUSAN YANG MUMPUNI KAITANNYA DENGAN PROGRAM MBKM\",\"authors\":\"Benny Djaja\",\"doi\":\"10.24912/jbmi.v5i1.18353\",\"DOIUrl\":null,\"url\":null,\"abstract\":\"One of the requirements for Public Notary appointment according to UUJN is the completion of a graduate studyprogram in notary education. The growing number of universities of ering the Notary Masters Study Program(MKn) gives rise to some problems: the absence of curriculum standards, the lack of competence of the teachingstaf s to produce professional Notaries, and the increasing number of graduates not in proportion to the availablequota for new appointments. Making available adequate legal instruments and professionals in accordance with thewritten regulations to respond to the needs of the community requires good cooperation between legal institutionsand education institutions, in this case particularly the MKn program. The elaborations in this writing aims tounderstand the responsibilities of notary as public of icer especially in light of the Professional OrganizationRegulation, as well as the necessity to incorporate practitioners as part of the lecturers board in the MKn StudyProgram, in line with the Government program Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM). MKn Program aimsto produce professional and competent Notary candidates pursuant to the Notary Association Regulation. Followingtheir graduation, ef orts to achieve said aims are resumed through the obligations of prospective notaries toparticipate in individual internship, communal internship, as well as seminars/ conferences and socializations.Hereunder, the authors describe a community service activity carried out in the form of empowerment andsocialization, targeted to improve the understanding of candidate notaries in an event called Special MembersSelection Briefing organized by the West Jakarta Regional Management of the Indonesian Notary Association.Following the dissemination of materials concerning Notaries as part of the legal profession and a public of icerpursuant to UUJN, Notaries as professional educator within Prodi MKn, and their responsibilities, these activitiesare wrapped up with a Q&A session and evaluation. The intended outcome of these activities are scientificpublications in an ISSN-registered journal and a selected mass media outlet.\\n \\nABSTRAK:\\nPersyaratan untuk dapat diangkat menjadi Notaris sesuai dengan UUJN salah satunya yaitu telah menyelesaikanpendidikan spesialis Kenotariatan. Banyaknya Perguruan Tinggi penyelenggara program studi MagisterKenotariatan (Prodi MKn) menimbulkan permasalahan, antara lain tidak adanya standar kurikulum, kurangnyakompetensi pengajar untuk melahirkan Notaris yang profesional, dan meningkatnya jumlah lulusan pendidikanNotaris yang tidak seimbang dengan jumlah formasi pengangkatan Notaris. Untuk mendukung terciptanya perangkatatau profesi hukum yang sesuai dengan aturan tertulis dan menjawab kebutuhan masyarakat, diperlukan kerjasamayang harmonis antara institusi hukum dengan lembaga pendidikan hukum, yaitu Prodi MKn. Penelitian ini bertujuanuntuk memahami pertanggungjawaban Notaris sebagai pejabat publik, khususnya terkait Peraturan PerkumpulanNotaris, dan pentingnya kehadiran praktisi Notaris sebagai bagian dari tim pengajar di Prodi MKn sesuai dengantujuan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan Pemerintah untuk perguruan tinggi.Prodi MKn bertujuan untuk membentuk calon Notaris yang profesional dan mempunyai kompetensi mumpunisesuai dengan Peraturan Perkumpulan organisasi Notaris, yaitu Ikatan Notaris Indonesia (INI). Pasca kelulusan,tujuan tersebut dilanjutkan melalui kewajiban magang (perorangan), magang bersama, serta mengikutiseminar/penyuluhan hukum. Dalam tulisan ini, Penulis menguraikan pelaksanaan pengabdian masyarakat dalambentuk penyuluhan dan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman para calon Notaris dalam Pembekalan SeleksiAnggota Luar Biasa Wilayah Jakarta Barat. Setelah pemberian materi mengenai Notaris sebagai bagian dari profesihukum dan pejabat publik sesuai dengan UUJN, Notaris sebagai pendidik profesional dalam Prodi MKn, dantanggung jawab Notaris, kegiatan ini diakhiri dengan tanya jawab dan evaluasi. Rencana luaran yang dihasilkan darikegiatan ini berupa publikasi ilmiah pada jurnal ber-ISSN dan media massa.\",\"PeriodicalId\":127539,\"journal\":{\"name\":\"Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia\",\"volume\":\"45 1\",\"pages\":\"0\"},\"PeriodicalIF\":0.0000,\"publicationDate\":\"2022-08-23\",\"publicationTypes\":\"Journal Article\",\"fieldsOfStudy\":null,\"isOpenAccess\":false,\"openAccessPdf\":\"\",\"citationCount\":\"0\",\"resultStr\":null,\"platform\":\"Semanticscholar\",\"paperid\":null,\"PeriodicalName\":\"Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia\",\"FirstCategoryId\":\"1085\",\"ListUrlMain\":\"https://doi.org/10.24912/jbmi.v5i1.18353\",\"RegionNum\":0,\"RegionCategory\":null,\"ArticlePicture\":[],\"TitleCN\":null,\"AbstractTextCN\":null,\"PMCID\":null,\"EPubDate\":\"\",\"PubModel\":\"\",\"JCR\":\"\",\"JCRName\":\"\",\"Score\":null,\"Total\":0}","platform":"Semanticscholar","paperid":null,"PeriodicalName":"Jurnal Bakti Masyarakat Indonesia","FirstCategoryId":"1085","ListUrlMain":"https://doi.org/10.24912/jbmi.v5i1.18353","RegionNum":0,"RegionCategory":null,"ArticlePicture":[],"TitleCN":null,"AbstractTextCN":null,"PMCID":null,"EPubDate":"","PubModel":"","JCR":"","JCRName":"","Score":null,"Total":0}
引用次数: 0
摘要
根据ujn,公证人任命的要求之一是完成公证教育的研究生学习计划。开设公证员硕士课程(MKn)的大学越来越多,这带来了一些问题:缺乏课程标准,教师缺乏培养专业公证员的能力,以及越来越多的毕业生与新任命的可用配额不成比例。根据书面规定,提供足够的法律文书和专业人员,以满足社区的需求,这需要法律机构和教育机构之间的良好合作,在这种情况下,特别是MKn计划。本文的阐述旨在理解公证员作为公职人员的责任,特别是根据专业组织条例,以及根据政府计划Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM),将从业者纳入MKn研究计划讲师委员会的必要性。MKn计划旨在根据公证协会条例培养专业和称职的公证员候选人。毕业后,未来的公证员通过参加个人实习、社区实习、研讨会/会议和社交活动的义务,继续努力实现上述目标。在此,作者描述了一项以赋权和社会化形式开展的社区服务活动,旨在提高对印度尼西亚公证协会西雅加达地区管理组织的“特别成员选拔简报会”中候选公证员的了解。根据ujn的规定,公证员作为法律职业的一部分,在公证员作为Prodi MKn的专业教育者,以及他们的职责方面,这些活动将以问答环节和评估结束。这些活动的预期结果是在issn注册的期刊和选定的大众媒体上发表科学出版物。摘要:Persyaratan untuk dapat diangkat menjadi Notaris sesuai dengan ujn salah satunya yitu telah menyelesaikanpendidikan specialis kenotarian。Banyaknya perguran Tinggi penyelenggara program studi magisterkenotarian (Prodi MKn) menimbulkan permasalahan, antara lain tidak adanya standard kurikulum, kurangnyakompetensi pengajar untuk melahirkan noteris yang professional, dan meningkatnya jumlah lulusan pendidikantaris yang tidak seimbang dengan jumlah formasi pengangkatan noteris。Untuk mendukung terciptanya perangkatatau教授hukum yang sesuai dengan aturan tertuis dan menjawab kebutuhan masyarakat, diperlukan kerjasamayang harmonis antara institui hukum dengan lembaga pendidikan hukum, yitu Prodi MKn。Penelitian ini bertujuanuntuk meahami pertanggungjawaban公公化,khususnya terkait Peraturan perkumpulantaris, danpentingnya kehadiran praktisi公公化,公公化,公公化,公公化,公公化,公公化,公公化,公公化,公公化,公公化,公公化,公公化,公公化,公公化,公公化,公公化,公公化,公公化,公公化,公公化,公公化,公公化,公公化,公公化,公公化,公公化,公公化,公公化Prodi MKn bertujuan untuk membentuk calon noteris yang professional dan mempunyai kompetensi mumpunisesuai dengan Perkumpulan organisasi noteris, yitu Ikatan noteris Indonesia (INI)。Pasca kelulusan,tujuan tersebut dilanjutkan melalui kewajiban magang (perorangan), magang bersama, serta mengikutiseminar/penyuluhan hukum。我是说,我的女儿,我的女儿,我的女儿,我的女儿,我的女儿,我的女儿,我的女儿,我的女儿中文翻译:中文翻译:中文翻译:中文翻译:中文翻译:中文翻译:中文翻译:中文翻译:中文翻译:中文翻译:中文翻译:中文翻译:中文翻译:中文翻译:[2]中国科学院学报,中国科学院学报,中国科学院学报。
PRAKTISI NOTARIS SEBAGAI PENGAJAR UNTUK MELAHIRKAN LULUSAN YANG MUMPUNI KAITANNYA DENGAN PROGRAM MBKM
One of the requirements for Public Notary appointment according to UUJN is the completion of a graduate studyprogram in notary education. The growing number of universities of ering the Notary Masters Study Program(MKn) gives rise to some problems: the absence of curriculum standards, the lack of competence of the teachingstaf s to produce professional Notaries, and the increasing number of graduates not in proportion to the availablequota for new appointments. Making available adequate legal instruments and professionals in accordance with thewritten regulations to respond to the needs of the community requires good cooperation between legal institutionsand education institutions, in this case particularly the MKn program. The elaborations in this writing aims tounderstand the responsibilities of notary as public of icer especially in light of the Professional OrganizationRegulation, as well as the necessity to incorporate practitioners as part of the lecturers board in the MKn StudyProgram, in line with the Government program Merdeka Belajar, Kampus Merdeka (MBKM). MKn Program aimsto produce professional and competent Notary candidates pursuant to the Notary Association Regulation. Followingtheir graduation, ef orts to achieve said aims are resumed through the obligations of prospective notaries toparticipate in individual internship, communal internship, as well as seminars/ conferences and socializations.Hereunder, the authors describe a community service activity carried out in the form of empowerment andsocialization, targeted to improve the understanding of candidate notaries in an event called Special MembersSelection Briefing organized by the West Jakarta Regional Management of the Indonesian Notary Association.Following the dissemination of materials concerning Notaries as part of the legal profession and a public of icerpursuant to UUJN, Notaries as professional educator within Prodi MKn, and their responsibilities, these activitiesare wrapped up with a Q&A session and evaluation. The intended outcome of these activities are scientificpublications in an ISSN-registered journal and a selected mass media outlet.
ABSTRAK:
Persyaratan untuk dapat diangkat menjadi Notaris sesuai dengan UUJN salah satunya yaitu telah menyelesaikanpendidikan spesialis Kenotariatan. Banyaknya Perguruan Tinggi penyelenggara program studi MagisterKenotariatan (Prodi MKn) menimbulkan permasalahan, antara lain tidak adanya standar kurikulum, kurangnyakompetensi pengajar untuk melahirkan Notaris yang profesional, dan meningkatnya jumlah lulusan pendidikanNotaris yang tidak seimbang dengan jumlah formasi pengangkatan Notaris. Untuk mendukung terciptanya perangkatatau profesi hukum yang sesuai dengan aturan tertulis dan menjawab kebutuhan masyarakat, diperlukan kerjasamayang harmonis antara institusi hukum dengan lembaga pendidikan hukum, yaitu Prodi MKn. Penelitian ini bertujuanuntuk memahami pertanggungjawaban Notaris sebagai pejabat publik, khususnya terkait Peraturan PerkumpulanNotaris, dan pentingnya kehadiran praktisi Notaris sebagai bagian dari tim pengajar di Prodi MKn sesuai dengantujuan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang dicanangkan Pemerintah untuk perguruan tinggi.Prodi MKn bertujuan untuk membentuk calon Notaris yang profesional dan mempunyai kompetensi mumpunisesuai dengan Peraturan Perkumpulan organisasi Notaris, yaitu Ikatan Notaris Indonesia (INI). Pasca kelulusan,tujuan tersebut dilanjutkan melalui kewajiban magang (perorangan), magang bersama, serta mengikutiseminar/penyuluhan hukum. Dalam tulisan ini, Penulis menguraikan pelaksanaan pengabdian masyarakat dalambentuk penyuluhan dan sosialisasi untuk meningkatkan pemahaman para calon Notaris dalam Pembekalan SeleksiAnggota Luar Biasa Wilayah Jakarta Barat. Setelah pemberian materi mengenai Notaris sebagai bagian dari profesihukum dan pejabat publik sesuai dengan UUJN, Notaris sebagai pendidik profesional dalam Prodi MKn, dantanggung jawab Notaris, kegiatan ini diakhiri dengan tanya jawab dan evaluasi. Rencana luaran yang dihasilkan darikegiatan ini berupa publikasi ilmiah pada jurnal ber-ISSN dan media massa.